Capello Bongkar Masalah AC Milan Saat Dihajar Udinese 0-3
- AC Milan diremuk Udinese 0-3 kala beralih ke formasi 4-3-3. Namun, menurut Fabio Capello masalah Rossoneri bukan soal formasi.
Pekan ke-32 Liga Italia 2025-2026 meninggalkan rasa getir bagi AC Milan. Bermain di kandang sendiri, Stadion San Siro, AC Milan dibabat tiga gol tanpa balas oleh Udinese, Sabtu (11/4/2026).
Perubahan taktik yang dilakukan pelatih AC Milan, Massimilano Allegri, tak berujung dengan hasil sempurna.
Dalam duel melawan Udinese, Milan menanggalkan skema andalan mereka musim ini 3-5-2 dan mengandalkan pakem 4-3-3.
“Saya hanya terkejut sampai batas tertentu,” kata Fabio Capello mengomentari kekalahan AC Milan dari Udinese, dilansir Tuttomercatoweb dari La Gazzetta dello Sport.
Baca juga: Sindiran Chivu untuk AC Milan dan Napoli Usai Perlebar Jarak di Puncak
"Milan terlalu banyak membiarkan serangan balik, meskipun harus dikatakan bahwa beberapa insiden tidak menguntungkan mereka," ucap Capelllo, pelatih legendaris Italia yang pernah membawa AC Milan juara Liga Champions 1993-1994.
Capello menyorot gol pertama Udinese yang terjadi karena antisipasi tak sempurna Davide Bartesaghi untuk tembakan Arthur Atta. Bola berbelok dan susah diantisipasi kiper Milan, Mike Maignan.
Setelah itu, pada awal babak kedua, ketika Udinese sudah memimpin 2-0, Milan sejatinya punya kans apik via sepakan voli Alexis Saelemakers yang hanya menerpa mistar gawang.
Nicolo Zaniolo (kanan) dibayangi Davide Bartesaghi (kiri) dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara AC Milan vs Udinese di Stadion San Siro di Milan pada 11 April 2026. (Foto oleh MARCO BERTORELLO / AFP)
Problem Kecepatan AC Milan
Capello menilai pergantian formasi dari 3-5-2 ke 4-3-3 bukanlah masalah Milan saat kalah dari Udinese.
"Bukan formasi yang penting, tetapi kecepatan, Udinese satu setengah kali lebih cepat," tutur eks pelatih Juventus dan AS Roma tersebut.
Baca juga: Adrien Rabiot Sebut AC Milan Kehabisan Bensin di Putaran Kedua Serie A 2025-2026
Capello juga menyorot problem mentalitas AC Milan yang sejatinya hanya berkompetisi di level domestik musim ini.
"Namun, dengan latar belakang ini, penurunan performa Rossoneri tidak dapat dibenarkan, di musim tanpa kompetisi besar, saya yakin masalahnya berasal dari mentalitas daripada fisik," kata Capello menjelaskan.
Kritik untuk Rafael Leao
Performa AC Milan ketika kalah dari Udinese membuat publik San Siro geram. Bahkan, siulan terdengar dialamatkan pendukung kepada pemain-pemain AC Milan, termasuk Rafael Leao.
"(Adrien) Rabiot benar meminta penonton untuk membantunya, tetapi pemain Portugal itu juga harus sedikit membantu dirinya sendiri," ucap Capello soal Rafael Leao.
"Bagi saya dia tidak meyakinkan sebagai penyerang tengah, tetapi di luar perannya, saya merasa dia tidak lagi memiliki kecepatan seperti dulu."
"Bahkan di babak kedua, sebagai pemain sayap, dia tidak pernah berhasil melewati lawannya, dan bermain lambat," tuturnya menjelaskan.
Capello menyebut Milan mesti segera berbenah jika ingin mempertahankan tempat mereka di empat besar dan lolos ke Liga Champions musim depan.
"Allegri perlu mengembalikan semangat dan kekompakan tim. Tim Milan yang kita lihat saat melawan Udinese akan kesulitan untuk lolos ke Liga Champions," kata Capello.
Tag: #capello #bongkar #masalah #milan #saat #dihajar #udinese