Cesc Fabregas Pilih Setia di Como 1907 Ketimbang Isi Kursi Pelatih Timnas Italia
Gelandang Como 1907, Maximo Perrone, dan pelatih Cesc Fabregas, bereaksi di akhir pertandingan Serie A Italia antara Como dan Inter Milan di Stadion Giuseppe Sinigaglia di Como, pada 12 April 2026.(AFP/PIERO CRUCIATTI)
10:56
14 April 2026

Cesc Fabregas Pilih Setia di Como 1907 Ketimbang Isi Kursi Pelatih Timnas Italia

Sosok Cesc Fabregas tengah menjadi pusat perhatian di belantika sepak bola Italia menyusul performa impresifnya bersama klub milik pengusaha Indonesia.

Kesuksesan pria asal Spanyol tersebut dalam menakhodai tim membuat namanya mencuat sebagai salah satu kandidat kuat untuk mengisi kekosongan di kursi kepelatihan tim masional Italia.

Namun, Fabregas memberikan jawaban tegas mengenai masa depannya di level manajerial.

Sejak menangani Como 1907, profil Cesc Fabregas sebagai peramu taktik kian melambung.

Setelah berhasil membawa I Lariani finis di peringkat ke-10 pada musim pertama promosi, kini ia membawa timnya merangsek ke persaingan empat besar klasemen Serie A.

Baca juga: Presiden Como Tegaskan Nilai Martabat Usai Cemoohan Lawan Inter Milan

Pencapaian luar biasa di Liga Italia 2025-2026 inilah yang memicu spekulasi bahwa dirinya layak menggantikan Gennaro Gattuso yang baru saja mengundurkan diri dari Gli Azzurri.

Alasan Menolak Tawaran Timnas

Kekosongan posisi pelatih di tim nasional pasca kegagalan melaju ke Piala Dunia 2026 membuat publik mulai melirik Fabregas.

Namun, eks gelandang Chelsea tersebut mengaku belum memiliki keinginan untuk beralih ke kancah internasional dalam waktu dekat.

Bagi dirinya, ritme melatih klub jauh lebih menantang dibandingkan melatih negara.

"Mungkin suatu hari nanti," ucap Fabregas, dikutip dari TuttoMercatoWeb di sela-sela acara penghargaan Enzo Bearzot di Roma.

"Untuk saat ini, saya terlalu terikat dengan peran sebagai pelatih; saya harus berada di lapangan setiap hari."

Baca juga: Mirwan Suwarso Tetap Bangga meski Como 1907 Kalah dari Inter Milan

"Menjadi pelatih tim nasional saat ini akan terasa membosankan bagi saya karena ada terlalu banyak waktu luang," imbuhnya.

Proyek Jangka Panjang di Giuseppe Sinigaglia

Meskipun saat ini menolak, juru taktik berusia 38 tahun tersebut tidak sepenuhnya menutup pintu bagi Gli Azzurri di masa depan.

Bek Como, Mergim Vojvoda, merayakan gol pertama timnya bersama pelatih Cesc Fabregas pada laga Serie A Italia antara Juventus dan Como di stadion Allianz di Turin pada 21 Februari 2026.AFP/ISABELLA BONOTTO Bek Como, Mergim Vojvoda, merayakan gol pertama timnya bersama pelatih Cesc Fabregas pada laga Serie A Italia antara Juventus dan Como di stadion Allianz di Turin pada 21 Februari 2026.

Ia menyadari bahwa seiring berjalannya waktu, perspektifnya mengenai cara melatih mungkin saja akan mengalami perubahan.

"Di masa depan, ketika saya sudah lebih tua, siapa tahu," ujar juru taktik Como tersebut menambahkan.

Baca juga: Mirwan Suwarso Minta Maaf Usai Fan Como Hina Personel Inter Milan

Saat ini, fokus utama Fabregas sepenuhnya tertuju pada pengembangan skuad Nico Paz dkk.

Manajemen Como 1907 sendiri telah memagari sang pelatih dengan kontrak panjang hingga Juni 2028.

Hal ini sejalan dengan ambisi besar klub untuk terus bersaing di papan atas dan mencatatkan sejarah baru dengan menembus kompetisi Liga Champions musim depan.

Tag:  #cesc #fabregas #pilih #setia #como #1907 #ketimbang #kursi #pelatih #timnas #italia

KOMENTAR