Gianni Infantino Sebut Timnas Iran Tetap Berlaga di Piala Dunia 2026
Presiden FIFA, Gianni Infantino, memberikan jaminan bahwa tim nasional Iran bakal tetap berpartisipasi dalam ajang Piala Dunia 2026.
Pernyataan ini sekaligus menepis keraguan yang muncul akibat konflik bersenjata yang sedang berlangsung antara negara tersebut dengan Amerika Serikat.
Berbicara di Forum Invest in America CNBC di Washington, DC, Gianni Infantino menegaskan komitmen badan sepak bola dunia untuk menjaga integritas kompetisi.
Meski sempat ada usulan untuk memindahkan lokasi pertandingan ke Meksiko demi alasan keamanan, Presiden Meksiko, Claudia Scheinbaum, pekan lalu telah mengonfirmasi bahwa permohonan tersebut ditolak oleh pihak otoritas penyelenggara.
Kepastian partisipasi ini menjadi angin segar bagi para penggemar sepak bola, mengingat prestasi Iran sebagai salah satu tim terbaik di Asia yang telah mengamankan tiket kualifikasi sejak Maret 2025.
Baca juga: Eks Manchester United, Carlos Queiroz Latih Ghana di Piala Dunia 2026
Infantino menekankan bahwa hak para pemain untuk berkompetisi tidak boleh terganggu oleh situasi geopolitik yang memanas.
"Tim Iran pasti akan datang," kata Infantino dikutip dari ESPN, Kamis (16/4/2026).
"Kami berharap pada saat itu, tentu saja, situasinya akan damai, itu pasti akan membantu. Tetapi Iran harus datang, tentu saja. Mereka mewakili rakyat mereka. Mereka telah lolos kualifikasi. Para pemain ingin bermain."
Untuk memantau kesiapan tim, ia bahkan menyempatkan diri mengunjungi pemusatan latihan mereka di luar negeri guna memberikan dukungan moril secara langsung kepada para atlet.
"Saya mengunjungi mereka dua minggu lalu, mereka sedang mengadakan kamp pelatihan di Antalya," lanjut Infantino.
"Dan mereka benar-benar ingin bermain. Dan mereka seharusnya bermain -- olahraga seharusnya berada di luar politik."
Tantangan Keamanan dan Respons Donald Trump
Baca juga: Komentar Frans Putros Soal Grup Timnas Irak di Piala Dunia 2026
Kendati demikian, aspek keamanan tetap menjadi perdebatan hangat, terutama karena semua pertandingan babak penyisihan grup Iran dijadwalkan berlangsung di wilayah Amerika Serikat.
Presiden FIFA, Gianni Infantino (depan), usai menandatangani perjanjian kerja sama dengan Board of Peace, Kamis (19/2/2026) di Washington DC, Amerika Serikat. Inisiatif ini bertujuan memulihkan ekosistem sepak bola di Gaza, Palestina.
Presiden AS, Donald Trump, sebelumnya sempat memberikan pernyataan beragam terkait kedatangan tim tamu tersebut.
Meskipun Donald Trump menyatakan tidak terlalu peduli dengan kehadiran mereka, ia juga sempat memperingatkan mengenai risiko keselamatan yang mungkin dihadapi para pemain selama turnamen berlangsung.
Namun, bagi badan sepak bola internasional, menjaga koneksi antar-bangsa melalui turnamen adalah prioritas utama.
"Baiklah, memang kita tidak tinggal di bulan, kita tinggal di planet Bumi, tetapi jika tidak ada orang lain yang percaya pada pembangunan jembatan dan menjaganya tetap utuh dan bersatu, maka kita sedang melakukan itu," tegas Infantino.
Baca juga: Kata Manuel Neuer Soal Peluang Bela Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Jadwal Pertandingan di Amerika Serikat
Delegasi tim tamu dijadwalkan akan mendarat di kamp pelatihan mereka di Tucson, Arizona, paling lambat pada 10 Juni mendatang.
Berdasarkan jadwal resmi, pertandingan perdana mereka akan menghadapi Selandia Baru di Stadion SoFi, California, pada 15 Juni, disusul laga melawan Belgia dan Mesir di lokasi yang berbeda.
Tag: #gianni #infantino #sebut #timnas #iran #tetap #berlaga #piala #dunia #2026