Merasa Persib Dirugikan Wasit, Umuh Muchtar Pertanyakan Fungsi VAR
Persib Bandung terpaksa harus membawa pulang satu poin setelah ditahan imbang Dewa United dengan skor 2-2 dalam laga pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026.
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, meluapkan kekecewaan mendalam terhadap kepemimpinan wasit Yoko Supriyanto yang dinilai banyak merugikan timnya di Banten International Stadium.
Pria yang akrab disapa Pak Haji tersebut secara khusus menyoroti ketidakefektifan teknologi VAR dalam menganalisis gol pembuka tuan rumah yang dianggap sudah tidak sah.
Protes Keras Atas Gol Kontroversial Alex Martins
Manajer Persib Umuh Muchtar kecewa berat dan pertanyakan fungsi VAR usai gol Dewa United disahkan wasit Yoko Supriyanto meski bola diduga sudah keluar lapangan. [Dok. Suara.com/Rahman]Umuh Muchtar menilai kemenangan yang sudah di depan mata sirna akibat keputusan wasit yang mengesahkan gol Alex Martins pada menit ke-24.
Bagi Umuh, bola tersebut sudah keluar dari garis lapangan sebelum akhirnya disambar menjadi gol oleh penyerang asal Brasil tersebut.
"Ya semua orang tahu ya, gol pertama itu bola udah keluar," ujar Umuh Muchtar dengan nada tinggi setelah pertandingan.
Ia menegaskan memiliki bukti visual yang kuat terkait insiden tersebut dan berencana untuk memviralkannya ke ruang publik.
"Ada fotonya. Semua orang, ini saya akan viralkan," tegas pria yang juga menjabat sebagai Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat tersebut.
Umuh Muchtar Pertanyakan Kredibilitas Teknologi VAR
Umuh Muchtar merasa perlu melakukan langkah tegas agar kejadian serupa tidak terus terulang dan merusak sportivitas kompetisi.
"Saya akan kasih tahu, beritakan, dan lihat itu bahwa bola udah jauh keluar ya. Disahkan masuk," sambungnya menunjukkan rasa ketidakpuasan.
Di mata Umuh, pertandingan sebenarnya berjalan sangat menarik dan kedua tim menunjukkan kualitas permainan yang sangat tinggi.
Namun, ia beranggapan bahwa faktor non-teknis dari pengadil lapanganlah yang membuat Persib gagal meraih poin penuh.
"Jadi saya bilang, Persib tidak akan kalah cuma kalahnya sama wasit ya. Bukan karena kita drop ya, tidak," jelasnya.
Misi Bangkit Pangeran Biru Jelang Lawan Arema FC
Umuh juga menyentil kegagalan wasit dalam memanfaatkan fasilitas VAR secara optimal pada momen krusial tersebut.
Ia mempertanyakan esensi keberadaan teknologi mahal tersebut jika kesalahan kasatmata di atas garis lapangan tetap tidak terkoreksi.
"Udah cuma saya cuma di perhitungan yang itu aja, yang bola pertama. Itu buat apa ada VAR gitu kan?" ucap Umuh Muchtar bertanya-tanya.
Kekecewaannya semakin memuncak karena menurut pantauannya, posisi bola sudah sangat jelas keluar dari area permainan.
"Bagaimana semua orang tahu bahwa bola udah bukan nempel di garis, sudah keluar dari garis. Nah ini yang saya sakit ya," ungkapnya.
Isu Perwasitan di Super League
Meskipun merasa dirugikan, Umuh Muchtar meminta seluruh penggawa Maung Bandung untuk segera melupakan hasil imbang yang menyesakkan tersebut.
"Ya tapi apa boleh buat lah semua ya, silakan ya. Mungkin semua akan melihat kejadian seperti itu," pungkasnya memberikan pesan pasrah sekaligus kritik.
Persib Bandung kini harus fokus penuh karena masih menyisakan enam pertandingan sisa yang sangat krusial dalam perebutan gelar juara.
Hasil imbang kontra Dewa United membuat posisi mereka di klasemen masih belum sepenuhnya aman dari kejaran tim-tim di bawahnya.
Sebagai informasi, Persib dijadwalkan akan segera menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat mendatang.
Kontributor : Rahman
Tag: #merasa #persib #dirugikan #wasit #umuh #muchtar #pertanyakan #fungsi