Skandal Prostitusi Guncang Serie A, Bintang Inter dan Milan Diduga Terseret
Logo sponsor baru Lega Serie A Eni live tampak dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Genoa vs Inter Milan di Stadion Luigi Ferraris di Genoa, pada 17 Agustus 2024. (Foto oleh MARCO BERTORELLO / AFP)(AFP/MARCO BERTORELLO)
06:39
22 April 2026

Skandal Prostitusi Guncang Serie A, Bintang Inter dan Milan Diduga Terseret

Serie A diterpa isu tak sedap berupa skandal prostitusi yang menyeret sejumlah pemain. Kabarnya, 70 pemain terlibat, termasuk dari Inter dan AC Milan.

Kemunculan skandal ini bersinggungan dengan sebuah perusahaan penyelenggara acara di Milan yang diduga juga bertindak sebagai kedok untuk jaringan prostitusi.

Sejumlah pemain Inter Milan yang tidak disebutkan identitasnya dilaporkan terseret skandal jaringan prostitusi.

Bukan hanya itu, setidaknya 70 atlet dari klub-klub besar termasuk AC Milan dan Juventus, dilaporkan menjadi salah satu kliennya.

Laporan dari ANSA yang dilansir FCInterNews menyebut polisi setempat menangkap empat orang awal pekan ini sebagai bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung.

Baca juga: Hasil Inter Milan Vs Como 3-2: Comeback di Akhir Laga, Nerazzurri ke Final Coppa Italia

Menurut hukum Italia, prostitusi sebenarnya bukanlah kejahatan. Pelanggaran hukum terletak pada pengorganisasian, perantaraan, dan eksploitasi pekerjaan orang lain.

Walau begitu, belum ada satu pun dari pemain yang terlibat dalam skandal ini sedang dalam penyelidikan maupun masuk dalam dakwaan.

Bola resmi Lega Serie A di pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Juventus vs Cagliari di Stadion Allianz di Turin pada 6 Oktober 2024. (Foto oleh MARCO BERTORELLO / AFP)AFP/MARCO BERTORELLO Bola resmi Lega Serie A di pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Juventus vs Cagliari di Stadion Allianz di Turin pada 6 Oktober 2024. (Foto oleh MARCO BERTORELLO / AFP)

Dugaan Pemakaian "Gas Tertawa"

Laporan dari Tuttosport menambahkan, peristiwa tersebut terjadi di Milan dan Pulau Mykonos di Yunani.

Bukan hanya prostitusi, dugaan penyalahgunaan narkoba juga masuk ke dalam daftar penyelidikan.

Para atlet tersebut diduga menggunakan apa yang disebut "gas tertawa", yang bertindak sebagai obat penenang ringan yang menyebabkan euforia.

Baca juga: Hasil HT Inter Milan Vs Como 0-1: Satu Kaki I Lariani di Final Coppa Italia

Kandungan dalam gas tertawa disebut tidak meninggalkan jejak di dalam tubuh, yang mencegahnya terdeteksi dalam tes anti-doping.

Parahnya lagi, aksi tersebut disinyalir secara rutin terjadi selama masa lockdown COVID meskipun ada pembatasan ketat yang diberlakukan pada saat itu.

Sementara itu, penyelenggara acara memasarkan paket-paket tersebut sebagai "paket lengkap" termasuk hiburan malam di kota, hotel mewah, dan layanan khusus.

Untuk saat ini, polisi telah menyita lebih dari 1,2 juta euro (sekitar Rp 24,1 miliar) yang diduga sebagai keuntungan, tetapi penyelidikan baru saja dimulai.

Baca juga: Soal Transfer Bastoni, Inter Minta Barcelona Tak Cuma Bicara

Kejaksaan Milan Mulai Lakukan Penyelidikan

Mengutip dari Yahoo Sports, Kejaksaan Milan telah membuka penyelidikan terhadap sebuah agensi yang diduga menyelenggarakan pesta mewah yang melibatkan prostitusi dan penggunaan "gas tertawa".

Agensi dijalankan oleh pasangan Emanuele Buttini dan Deborah Ronchi di provinsi Cinisello Balsamo.

Hasil investigasi mengungkap bahwa lebih dari 100 perempuan dari beragam negara telah menjadi korban praktik agensi tersebut.

Baca juga: Santiago Gimenez Tersingkir di AC Milan, Dibela Ricardo Kaka

Para korban diwajibkan menetap di kantor pusat perusahaan, menanggung biaya tempat tinggal sendiri, serta menyerahkan separuh dari pendapatan mereka kepada pihak penyelenggara.

Dalam rekaman hasil penyadapan yang dirilis oleh aparat, turut terekam proses negosiasi yang melibatkan seorang perempuan asal Brasil.

Pasangan Buttini dan Ronchi, beserta dua orang rekan mereka, kini telah dikenai tahanan rumah. Mereka akan didakwa atas tuduhan mengatur layanan seksual serta melakukan pencucian uang.

Baca juga: Allegri Sindir Halus Penyerang AC Milan, Hasil Akhir Lebih Penting dari Main Bagus

Keterlibatan sejumlah atlet terungkap setelah pihak kepolisian menelusuri akun Instagram milik agensi tersebut, yang ternyata diikuti oleh beberapa pemain.

Di samping itu, ditemukan pula aliran dana berupa transfer bank antara para tersangka dengan sejumlah figur ternama, termasuk pengusaha besar hingga pebalap Formula 1.

Tag:  #skandal #prostitusi #guncang #serie #bintang #inter #milan #diduga #terseret

KOMENTAR