Sedihnya Mikel Arteta Usai Liam Rosenior Dipecat Chelsea
Pelatih kepala Chelsea asal Inggris, Liam Rosenior, merayakan kemenangan pada laga pekan ke-8 fase liga Liga Champions antara Napoli dan Chelsea di stadion Diego Armando Maradona di Napoli pada 28 Januari 2026.(AFP/ALBERTO PIZZOLI)
05:42
25 April 2026

Sedihnya Mikel Arteta Usai Liam Rosenior Dipecat Chelsea

Chelsea membuat keputusan mengejutkan dengan memecat Liam Rosenior setelah 106 hari menjabat sebagai pelatih kepala.

Melalui Instagram resmi mereka, Chelsea memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Liam Rosenior yang ditunjuk sebagai pengganti Enzo Maresca pada awal 2026 lalu.

Dalam keterangan resminya, keputusan memecat Rosenior tak lain karena hasil buruk yang terus diterima Chelsea di saat musim ini akan segera berakhir.

"Keputusan ini bukanlah keputusan yang diambil Klub dengan mudah, namun hasil dan performa baru-baru ini telah berada di bawah standar yang diperlukan, padahal masih banyak yang harus diperjuangkan musim ini," tulis Chelsea.

Baca juga: Fabregas Masuk Bursa Pelatih Chelsea, Mirwan Suwarso Beri Lampu Hijau

Sebagai pengganti, The Blues menunjuk Calum McFarlane sebagai Pelatih Kepala Interim hingga akhir musim dengan dukungan dari staf pendukung Klub yang ada.

Chelsea saat ini masih berupaya untuk lolos ke kompetisi Eropa musim depan dan menargetkan trofi Piala FA sebagia harapan terakhir mereka musim ini.

Simpati Arteta Untuk Rosenior

Mikel Arteta menyatakan kesedihannya usai Liam Rosenior didepak dari kursi pelatih kepala Chelsea pada Rabu (22/4/2026) lalu.

Sebagai rekan sejawat, Arteta memahami posisi Rosenior yang cukup berat menghadapi tekanan akibat hasil buruk yang terus diterima Chelsea menjelang akhir musim ini.

"Selalu menyedihkan melihat seorang kolega meninggalkan klub, dan terutama ketika kita sudah sangat dekat dengan akhir musim," kata Arteta dikutip dari situs resmi Arsenal.

Baca juga: Reaksi Bos Coventry City soal Rumor Kepulangan Frank Lampard ke Chelsea

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, saat memantau timnya pada laga final Piala Liga Inggris kontra Manchester City di Stadion Wembley, London, pada 22 Maret 2026.AFP/GLYN KIRK Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, saat memantau timnya pada laga final Piala Liga Inggris kontra Manchester City di Stadion Wembley, London, pada 22 Maret 2026.

Meski demikian, ia menghargai keputusan manajemen Chelsea yang memang berusaha agar klub bisa meraih hasil terbaik.

Bagi Arteta, sebagai seorang pelatih pada akhirnya akan dituntut selalu meraih kemenangan di setiap laga.

"Pada akhirnya, klub-klub ada di sini dan mereka mencoba membuat keputusan." 

"Kami tahu pengawasan dan tuntutan pada pekerjaan kami, dan kami tahu bahwa satu-satunya hal yang penting pada akhirnya adalah memenangkan banyak pertandingan," tandasnya.

Baca juga: Arsenal Vs Newcastle, Arteta Pastikan Meriam London Habis-habisan

Masa Depan Chelsea Mengkhawatirkan

Usai memecat Rosenior, Chelsea dalam kondisi yang memprihatinkan menurut sudut pandang sang mantan kapten, John Terry.

Terry mengatakan jika keputusan mendatangkan pelatih baru dengan kualifikasi yang tepat akan sangat sulit dengan kondisi saat ini.

"Saya mengkhawatirkan apa yang akan terjadi dengan klub kami," kata Terry dikutip dari ESPN. 

Baca juga: Superkomputer Jagokan Arsenal Juara, tapi Syaratnya Berat Banget

"Melihat kami membutuhkan manajer setelah akhir pekan, saya tidak yakin kapan pemilik akan membuat keputusan dan mendatangkan manajer baru." 

Melihat kondisi seperti ini, Terry merasa akan sangat sulit bagi Chelsea tampil di kompetisi Eropa musim depan apalagi dalam posisi tanpa pelatih yang sesuai.

"Apakah manajer top sejati akan datang ke Chelsea saat ini dalam posisi kami? Tidak bisa membeli pemain, sepertinya harus menjual pemain, dan itu akan menjadi pemain terbaik kami, yang selalu sulit." 

"Kami tidak akan bermain di kompetisi Eropa, saya harap saya salah," jelasnya.

Tag:  #sedihnya #mikel #arteta #usai #liam #rosenior #dipecat #chelsea

KOMENTAR