FIFA Guyur Rp14 Triliun untuk Piala Dunia 2026, Negara Peserta Ketiban Durian Runtuh
Ilustrasi Tiket Piala Dunia 2026 [Instagram]
08:24
29 April 2026

FIFA Guyur Rp14 Triliun untuk Piala Dunia 2026, Negara Peserta Ketiban Durian Runtuh

Badan sepak bola dunia, FIFA, resmi meningkatkan total dana finansial untuk seluruh peserta Piala Dunia 2026 sebesar 15 persen.

Keputusan itu disahkan dalam rapat FIFA Council di Vancouver, Kanada, Selasa (28/4/2026) waktu setempat.

Total dana yang akan dibagikan kepada 48 negara peserta kini mencapai 871 juta dolar AS atau sekitar Rp14 triliun.

Dana tersebut mencakup biaya persiapan turnamen, kualifikasi, subsidi delegasi tim, hingga alokasi tiket.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyebut peningkatan ini menjadi bukti kekuatan finansial organisasi yang kini berada dalam posisi terbaik sepanjang sejarah.

“FIFA bangga berada dalam posisi keuangan paling solid sepanjang sejarah, sehingga kami bisa membantu seluruh asosiasi anggota dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ujar Infantino dalam pernyataan resminya.

Jelang drawing Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kennedy Center, Washington D.C. diwarnai kritik tajam soal hubungan antara Presiden AS Donald Trump dengan Presien FIFA, Gianni Infantino. [Instagram Getty Images via BBC]Jelang drawing Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kennedy Center, Washington D.C. diwarnai kritik tajam soal hubungan antara Presiden AS Donald Trump dengan Presien FIFA, Gianni Infantino. [Instagram Getty Images via BBC]

Kenaikan dana ini dilakukan setelah muncul kekhawatiran dari sejumlah federasi nasional, khususnya di Eropa, yang merasa berpotensi merugi jika mengikuti turnamen akibat tingginya biaya operasional.

Sebelumnya, FIFA telah menetapkan hadiah total 727 juta dolar AS untuk Piala Dunia 2026, termasuk 50 juta dolar AS bagi juara turnamen.

Namun angka tersebut kini ditingkatkan signifikan setelah evaluasi internal.

Selain soal dana, FIFA juga menyetujui perubahan regulasi disiplin untuk turnamen nanti.

Kartu kuning akan dihapus setelah fase grup dan kembali direset usai babak perempat final.

Aturan baru ini dibuat menyusul format 48 tim yang menghadirkan lebih banyak pertandingan, sehingga risiko akumulasi kartu meningkat drastis.

Tak hanya itu, FIFA juga memperketat aturan disiplin di lapangan. Pemain yang menutup mulut saat berkonfrontasi dengan lawan dapat dikenai kartu merah, begitu pula pemain atau ofisial yang meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes terhadap keputusan wasit.

Editor: Galih Prasetyo

Tag:  #fifa #guyur #rp14 #triliun #untuk #piala #dunia #2026 #negara #peserta #ketiban #durian #runtuh

KOMENTAR