Satu Jaminan yang Diminta Iran sebelum Berangkat ke Piala Dunia 2026
Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, berbicara pada acara peluncuran jersey baru yang akan digunakan oleh timnas Iran di Piala Dunia 2022, di Menara Milad di Teheran, pada 8 November 2022.(AFP/ATTA KENARE)
16:34
7 Mei 2026

Satu Jaminan yang Diminta Iran sebelum Berangkat ke Piala Dunia 2026

– Ketua Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, meminta FIFA memberikan jaminan terkait perlakuan terhadap delegasi Iran sebelum tim nasional mereka berangkat ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.

Permintaan itu muncul setelah delegasi federasi sepak bola Iran batal menghadiri Kongres FIFA di Vancouver, Kanada, pekan lalu akibat cekcok di bagian imigrasi.

Taj mengatakan Iran meminta kepastian bahwa simbol negara, khususnya Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), tidak akan diperlakukan secara tidak hormat selama berada di Amerika Serikat.

“Kami membutuhkan jaminan untuk perjalanan, bahwa mereka tidak berhak menghina simbol sistem kami, terutama IRGC,” ujar Taj kepada televisi pemerintah Iran, IRIB, seperti dikutip dari Reuters.

Delegasi Iran Dipulangkan dari Kanada

Delegasi Timnas Iran, termasuk Taj, sebelumnya memutuskan kembali ke Teheran setelah mengalami masalah di perbatasan Kanada saat hendak menghadiri Kongres FIFA di Vancouver.

Menteri Imigrasi Kanada kemudian mengonfirmasi bahwa visa Taj dibatalkan ketika ia masih berada dalam penerbangan menuju Kanada karena kaitannya dengan IRGC.

Baca juga: Donald Trump Melunak, Izinkan Timnas Iran Tampil di Piala Dunia 2026

Kanada memasukkan IRGC sebagai “entitas teroris” pada 2024, mengikuti langkah Amerika Serikat yang lebih dulu melakukan hal serupa pada 2019.

Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, telah mengirim surat kepada federasi Iran yang menyampaikan penyesalan atas “ketidaknyamanan dan kekecewaan” yang dialami delegasi tersebut.

FIFA juga mengundang federasi Iran ke Zurich pada 20 Mei untuk membahas persiapan Piala Dunia.

Iran Minta Kepastian sebelum Terbang ke AS

Timnas Iran dijadwalkan memainkan dua laga fase grup di Los Angeles dan satu pertandingan di Seattle pada Piala Dunia 2026 yang digelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Taj menegaskan timnas Iran lolos ke Piala Dunia melalui jalur olahraga dan menilai tuan rumah utama mereka adalah FIFA, bukan pemerintah Amerika Serikat.

Cuplikan video ini, yang diambil dari gambar yang dirilis oleh stasiun penyiaran negara Iran (IRIB) pada 27 Maret 2026 dan disiarkan melalui AFPTV, menunjukkan Timnas Iran memberikan penghormatan kepada para korban serangan udara di sebuah sekolah dasar di Minab pada 28 Februari, menjelang pertandingan persahabatan melawan Nigeria di Antalya, Turkiye. Korban jiwa terbesar bagi warga sipil dalam perang sejauh ini adalah serangan udara terhadap sebuah sekolah dasar di Minab pada hari pertama perang yang menewaskan sedikitnya 165 orang, menurut angka resmi.- Cuplikan video ini, yang diambil dari gambar yang dirilis oleh stasiun penyiaran negara Iran (IRIB) pada 27 Maret 2026 dan disiarkan melalui AFPTV, menunjukkan Timnas Iran memberikan penghormatan kepada para korban serangan udara di sebuah sekolah dasar di Minab pada 28 Februari, menjelang pertandingan persahabatan melawan Nigeria di Antalya, Turkiye. Korban jiwa terbesar bagi warga sipil dalam perang sejauh ini adalah serangan udara terhadap sebuah sekolah dasar di Minab pada hari pertama perang yang menewaskan sedikitnya 165 orang, menurut angka resmi.

“Kami pergi ke Piala Dunia karena kami lolos, dan tuan rumah kami adalah FIFA, bukan Tuan Trump atau Amerika,” kata Taj.

“Jika mereka menerima menjadi tuan rumah kami, maka mereka juga harus menerima bahwa mereka tidak boleh menghina institusi militer kami dengan cara apa pun.”

Ia menambahkan, tanpa jaminan jelas, delegasi Iran bisa menghadapi situasi serupa seperti yang terjadi di Kanada.

Baca juga: FIFA Beri Lampu Hijau Iran di Piala Dunia 2026, Trump Buka Suara

Ketidakpastian di Tengah Situasi Politik

Partisipasi Timnas Iran di Piala Dunia sempat menjadi sorotan sejak konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran meningkat pada Februari lalu.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, pekan lalu mengatakan pemerintah Amerika tidak keberatan pemain Iran tampil di turnamen tersebut.

Namun, Rubio menegaskan individu yang memiliki hubungan dengan IRGC tidak akan diizinkan masuk ke wilayah Amerika Serikat.

Sementara itu, kompetisi domestik Iran masih dihentikan dan para pemain tim nasional menjalani pemusatan latihan di Teheran untuk persiapan menuju Piala Dunia.

Federasi Iran juga tengah mengupayakan laga uji coba melawan tim kuat di Turkiye sebelum turnamen dimulai pada 11 Juni mendatang.

Tag:  #satu #jaminan #yang #diminta #iran #sebelum #berangkat #piala #dunia #2026

KOMENTAR