Kata Tchouameni Usai Diganjar Denda Rp10 Miliar oleh Real Madrid
– Gelandang Real Madrid, Aurelien Tchouameni, buka suara sehari setelah insiden perkelahiannya dengan Federico Valverde yang memicu proses disipliner internal klub.
Melalui unggahan di Instagram Stories, pemain asal Perancis itu menerima hukuman finansial yang dijatuhkan klub sekaligus menyampaikan penyesalannya atas citra yang ditampilkan skuad Real Madrid dalam insiden tersebut.
Real Madrid sebelumnya membuka proses disipliner terhadap Tchouameni dan Valverde setelah bentrokan dalam sesi latihan pekan ini.
Los Blancos kemudian menjatuhkan denda sebesar 500.000 euro atau sekitar Rp10,2 miliar kepada masing-masing pemain.
Tchouameni: Tidak Layak untuk Real Madrid
Dalam pernyataannya, Tchouameni menyebut insiden tersebut tidak bisa dibenarkan.
“Apa yang terjadi pekan ini dalam latihan adalah sesuatu yang tidak bisa diterima,” tulis Tchouameni.
“Saya mengatakan ini sambil memikirkan contoh yang seharusnya kami berikan kepada anak-anak muda, baik di sepak bola maupun di sekolah."
Baca juga: Iker Casillas Angkat Bicara soal Duel Valverde Vs Tchouameni
"Terlepas dari siapa yang benar atau salah, kami harus selalu mencari solusi paling damai untuk menyelesaikan konflik.”
Ia juga mengakui bahwa situasi musim ini membuat banyak pihak di klub kecewa, tetapi menegaskan bahwa frustrasi tidak dapat menjadi alasan atas tindakan tersebut.
“Yang paling utama, saya menyesali citra yang kami tampilkan terhadap klub. Saya tahu para penggemar, staf pelatih, rekan setim, dewan klub—semuanya sangat kecewa dengan bagaimana musim ini berjalan.”
Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni berlatih bersama bagi Real Madrid pada awal musim 2025-2026. Terkini, keduanya terlibat insiden serius di pusat latihan Valdebebas.
“Namun frustrasi tidak membenarkan segalanya. Insiden seperti ini mungkin bisa terjadi di ruang ganti mana pun, tetapi tidak pantas untuk Real Madrid. Terlebih lagi karena Real Madrid adalah klub yang paling banyak dibicarakan di dunia.”
Terima Sanksi dan Minta Maaf kepada Fans
Tchouameni juga meminta publik tidak mempercayai seluruh rumor yang beredar setelah insiden tersebut menjadi sorotan media internasional.
“Internet suka menciptakan cerita-cerita paling aneh demi memancing perhatian, jadi jangan percaya semua yang kalian dengar atau narasi palsu yang beredar,” ujarnya.
Baca juga: Sanksi Tegas Real Madrid: Tchouameni dan Valverde Didenda Rp 10,2 Miliar
Pemain berusia 26 tahun itu kemudian menegaskan dirinya menerima hukuman dari klub dan telah meminta maaf kepada seluruh anggota tim.
“Sekarang bukan waktunya lagi mencari siapa yang melakukan apa, siapa yang berkata apa, atau siapa yang benar dan salah. Saya menerima sanksi klub dan menerimanya sepenuhnya,” tuturnya.
“Kami tetap sebuah keluarga, terkadang dengan perbedaan pendapat, tetapi kami harus selalu menempatkan tujuan tim di atas segalanya. Saya sudah meminta maaf kepada grup dan juga ingin meminta maaf kepada seluruh fans Madrid.”
Fokus ke El Clasico
Meski menerima sanksi finansial, Tchouameni disebut tidak mendapatkan hukuman olahraga sehingga masih berpeluang tampil pada laga El Clasico melawan FC Barcelona akhir pekan ini.
Sementara itu, Valverde dipastikan absen setelah mengalami cedera kepala dalam insiden tersebut dan diwajibkan beristirahat selama 10 hingga 14 hari.
Tchouameni menutup pernyataannya dengan menegaskan fokus tim kini sepenuhnya tertuju pada El Clasico dan persiapan musim depan.
“Sekarang waktunya melihat ke depan, dan seluruh perhatian kami tertuju pada El Clasico dan musim berikutnya, untuk mengembalikan klub ke tempat yang seharusnya,” tulis Tchouameni.
Tag: #kata #tchouameni #usai #diganjar #denda #rp10 #miliar #oleh #real #madrid