Respons Ansyari Lubis Usai PSS Sleman Gagal Juara Championship Liga 2 2025-2026
Pesepak bola PSS Sleman Riko Simanjuntak (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Garudayaksa FC Muhammad Bagus Nirwanto (kiri) pada laga final Championship Liga 2 2025-2026 PSS Sleman vs Garudayaksa FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, D.I Yogyakarta, Sabtu (9/5/2026). ANTARA FOTO/ Andreas Fitri Atmoko/tom.(ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)
07:50
10 Mei 2026

Respons Ansyari Lubis Usai PSS Sleman Gagal Juara Championship Liga 2 2025-2026

- Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, memberikan apresiasi tinggi terhadap perjuangan anak asuhnya meski harus merelakan gelar juara di depan pendukung sendiri.

PSS Sleman sempat menunjukkan mentalitas luar biasa sebelum akhirnya takluk dalam drama adu penalti yang mendebarkan.

Dalam laga pamungkas Championship Liga 2 2025-2026 yang dihelat di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (9/5/2026), Ansyari Lubis menyaksikan timnya tertinggal lebih dulu pada paruh pertama.

Garudayaksa FC sempat memimpin lewat gol Alfin Kelilauw (23') dan eksekusi penalti Everton Nascimento (31'), sebelum akhirnya PSS bangkit di babak kedua.

PSS Sleman berhasil memaksakan hasil imbang 2-2 di waktu normal berkat dua gol balasan yang diborong oleh Gustavo Tocantins (61', 90+3').

Baca juga: Garudayaksa Juara Championship Liga 2, Widodo CP: Kita Juara Bersama PSS Sleman

Namun, di babak penalti, Tocantins dan Kevin Gomes gagal menjalankan tugasnya dengan sempurna, sehingga PSS kalah dengan skor 3-4.

"Kita menyoroti di bawah pertama kita sedikit kehilangan fokus hingga Garudayaksa bisa mengambil permainan dengan sangat baik," kata Ansyari dikutip dari Antara, Minggu (10/5/2026).

"Tetapi di bawah kedua kita bermain sangat luar biasa, kita bisa menyamakan kedudukan."

Meskipun kecewa karena gagal mengangkat trofi Championship, ia tetap memberikan selamat kepada sang lawan.

"Tapi itulah hasil dari pertandingan adu penalti, semuanya hanya bisa kita anggap itu banyak faktor ya," tambah dia.

"Jadi selamat buat Garudayaksa yang bisa menjadi juara, terutama ini partai final yang saya kira cukup bagus untuk kita lihat dan kita tonton."

Efek Perubahan Strategi dan Masuknya Irvan Mofu

Baca juga: Ansyari Lubis Puji PSS Sleman meski Kalah dari Garudayaksa FC di Final Championship

Perubahan wajah permainan PSS di babak kedua tak lepas dari keputusan strategi sang pelatih.

Ansyari menjelaskan alasannya baru memasukkan Irvan Mofu di paruh kedua untuk menggantikan Terens Puhiri, sebuah langkah yang terbukti membuat lini serang timnya lebih agresif meski Mofu tidak mencatatkan nama di papan skor.

"Makanya ketika di babak kedua kita memasukkan Mofu untuk memperkaya, memperkuat serangan kita," jelas pelatih berusia 55 tahun tersebut.

"Dan itu terbukti, tapi sepak bola tidak bisa dihitung hanya di satu babak. Jadi saya kira ini hasil yang cukup luar biasa buat seluruh pemain dan apresiasi yang tinggi-tingginya buat mereka."

Walau gagal menjadi kampiun Liga 2, PSS Sleman tetap dipastikan naik kasta ke level tertinggi musim depan bersama Garudayaksa FC dan Adhyaksa FC.

Tag:  #respons #ansyari #lubis #usai #sleman #gagal #juara #championship #liga #2025 #2026

KOMENTAR