Kata Wakil Benfica Usai Resmikan Kerja Sama dengan Malut United FC
Pengumuman kerja sama Malut United dan raksasa Portugal, SL Benfica, di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Jumat (15/5/2026) oleh Dirk Soplanit (tengah) sebagai Direktur Utama PT Maluku Sejahtera sebagai perusahaan induk Malut United bersama Lourenco dos Reis Ferreira (kiri) sebagai Benfica International Business Manager dan Davide da Rocha Gomes (kanan), Benfica International Technical Coordinator. (KOMPAS.com/Firzie A. Id
17:52
15 Mei 2026

Kata Wakil Benfica Usai Resmikan Kerja Sama dengan Malut United FC

KOMPAS.com - Perwakilan raksasa Portugal, SL Benfica, mengaku senang dan terhormat bisa bekerja sama dengan tim Super League Indonesia, Malut United, dalam membentuk sebuah akademi sepak bola bernama Akademi Merah Putih untuk wilayah timur Indonesia.

Malut United bakal menjalin kerja sama bersama SL Benfica untuk membangun akademi sepak bola di wilayah Timur Indonesia bertajuk Akademi Merah Putih.

Peserta Akademi Merah Putih adalah mereka yang berusia 7-9 tahun dengan prioritas anak-anak yatim piatu yang berada di wilayah Maluku Utara, disusul Maluku dan kemudian Papua

Pengumuman kerja sama tersebut disampaikan di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Jumat (15/5/2026) oleh Dirk Soplanit sebagai Direktur Utama PT Maluku Sejahtera sebagai perusahaan induk Malut United bersama Lourenco dos Reis Ferreira sebagai Benfica International Business Manager dan Davide da Rocha Gomes, Benfica International Technical Coordinator.

Dalam sambutannya, Lourenco dan Davide senang bisa hadir secara langsung di Kota Rempah dan memulai proyek ini.

"Kehormatan besar untuk berada di sini dan terutama membawa Benfica ke bagian dunia ini," ujar Lourenco kepada media yang berkumpul, termasuk Kompas.com.

Baca juga: Malut United Gandeng Benfica, Proyek Ambisius bareng Klub Rui Costa

"Benfica adalah klub terbesar di Portugal, 60 persen warga yang tinggal di Portugal fans Benfica."

"Hal ini berarti kami punya fans dari berbagai latar belakang, dari yang kaya raya sampai yang tergolong miskin."

"Jadi, Benfica juga punya misi sosial besar dan jujur saja ketika Pak David mempresentasikan rencana untuk proyek ini, ini adalah pasangan sempurna."

Sudut-sudut Stadion Gelora Kie Raha, di Ternate, pada Jumat (15/5/2026) menyambut kerja sama dengan raksasa Portugal, SL Benfica, jelang laga Super League 2025-2026 kontra Persita Tangerang.BOLASPORT.com/Dwi Widijatmiko Sudut-sudut Stadion Gelora Kie Raha, di Ternate, pada Jumat (15/5/2026) menyambut kerja sama dengan raksasa Portugal, SL Benfica, jelang laga Super League 2025-2026 kontra Persita Tangerang.

"Metodologi tingkat tinggi kami akan bertemu dengan talenta-talenta mentah yang begitu banyak di region ini. Kami sangat senang bisa di sini.

Sementara itu, Davide melihat dari sisi teknis bahwa ia melihat kesamaan filosofis antara Benfica dan Malut United FC 

"Senang sekali dan sebuah kehormatan kami dari Benfica bisa ke sini," ujarnya.

"Filosofi Benfica adalah sesuatu yang kami tanamkan sejak awal. Proyek ini akan dimulai dengan kategori umur awal 7-9 tahun, ini sesuatu yang perlu waktu dalam menanamkan filosofi Benfica."

"Mental tersebut adalah mental pemenang, mental ketahanan, permainan sangat menyerang, dan mencetak banyak gol."

Baca juga: Kala Hujan Petir Bawa Hoki Hadirkan 2 Kemenangan buat Malut United...

"Di Benfica kami bermain selalu untuk menang dan ini juga mentalitas sama di Malut United FC. Kami senang berada di sini dan semoga bisa menyebarkan filosofi kami."

Mengangkat Derajat anak Yatim Piatu dan Kurang Mampu

Sementara itu, Dirk Soplanit mengutarakan bahwa Akademi Merah Putih nanti disiapkan dengan fokus utama membantu anak-anak yatim piatu, dan keluarga kurang mampu.

Program tersebut digagas oleh owner Malut United, David Glen, yang disebut ingin menghadirkan wadah pembinaan sepak bola dengan pendekatan sosial dan pendidikan karakter.

“Ada gagasan sungguh mulia dari program ini, yakni mengangkat harkat dan derajat anak yang keluarganya mengalami kondisi tidak bagus, dalam arti anak yatim, yatim piatu, atau dari kondisi ekonomi sangat terbatas,” ujar Dirk Soplanit menjelaskan pada acara sama.

Akademi Merah Putih akan merekrut 70 anak usia 7-9 tahun dengan komposisi 45 anak muslim dan 25 anak kristen. Proses perekrutan difokuskan di Maluku Utara, Maluku, dan Papua.

Selain pembinaan sepak bola, akademi ini juga menitikberatkan pendidikan moral dan pembentukan karakter. Anak-anak yang bergabung nantinya tidak hanya dipersiapkan menjadi pesepak bola profesional, tetapi juga dibina agar memiliki akhlak dan moral yang baik.

Bagi peserta muslim, program pendidikan juga akan disertai kegiatan berbasis pesantren. Sementara peserta kristen akan mendapatkan pembinaan sesuai tata cara agama masing-masing sejak usia dini.

“Tak hanya menjadi pemain sepak bola profesional tetapi mereka juga memiliki moral baik,” lanjut pernyataan tersebut.

Tag:  #kata #wakil #benfica #usai #resmikan #kerja #sama #dengan #malut #united

KOMENTAR