Persib dan Borneo FC Berebut Gelar Juara, Ini Prediksi Bung Kus
- Pekan terakhir Super League 2025-2026 dipastikan menjadi salah satu ronde penutup musim paling menegangkan dalam beberapa tahun terakhir.
Persaingan gelar juara kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia masih belum selesai, sejumlah tim masih bertarung menentukan posisi akhir klasemen Super League 2025-2026.
Persib Bandung berada di posisi puncak dalam perebutan trofi.
Maung Bandung memimpin klasemen sementara dengan perolehan 78 poin, unggul dua angka dari Borneo FC yang terus membayangi di posisi kedua dengan 76 poin.
Baca juga: Persib Hanya Butuh Seri untuk Juara, Borneo FC Wajib Sapu Kemenangan
Namun, situasi tersebut belum sepenuhnya aman. Membuat kesalahan dan terselip di pekan terakhir bisa mengubah seluruh cerita musim ini.
Pengamat sepak bola nasional, Mohamad Kusnaeni, menilai laga penutup musim ini justru menjadi laga paling berbahaya karena seluruh tekanan bertumpu dalam satu pertandingan.
“Pekan terakhir ini menjadi pertandingan yang sama-sama masih bisa mengubah hasil akhir di klasemen karena dua-duanya digelar menghadapi lawan yang mempunyai potensi mengejutkan,” ujar pengamat yang biasa disapa Bung Kus itu kepada Kompas.com.
Persib akan menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (23/5/2026) sore.
Di saat bersamaan, Borneo FC menghadapi Malut United di Stadion Segiri Samarinda.
Persijap Disebut Bisa Jadi Batu Sandungan Persib
Secara hitung-hitungan klasemen, Persib hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan gelar juara tetap berada di Bandung.
Namun, pengamat yang juga komentator Super League itu menilai laga menghadapi Persijap tidak akan berjalan semudah yang dibayangkan banyak orang.
Baca juga: Persijap Bertekad Batalkan Pesta Juara Persib di Bandung
Meski berstatus tim promosi dari kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia musim lalu, Persijap justru tampil cukup mengejutkan pada putaran kedua musim ini.
Performa tim asuhan Mario Lemos itu terus menunjukkan perkembangan dan berhasil menjauh dari ancaman degradasi setelah mengambil empat poin dari dua laga terakhir termasuk saat menjamu Borneo FC
Ia mengingatkan Persib agar tidak terlena hanya karena bermain di kandang sendiri dan unggul secara posisi klasemen.
Momen Patricio Matricardi mencetak gol di laga Persib vs PSIM di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (4/5/2026).
“Menurut saya tidak akan mudah melewati persijap yang di putaran kedua ini termasuk klub yang progresnya cukup bagus,” kata Mohamad Kusnaeni.
“Meskipun Persib berada di posisi lebih baik tapi harus hati-hati dan tetap waspada pada potensi kejutannya persijap,” imbuhnya.
Sebab, tekanan justru berada di pihak Persib karena mereka membawa ekspektasi besar untuk mengunci gelar juara di depan Bobotoh.
Situasi itulah yang membuat Borneo FC masih memiliki harapan hingga pekan terakhir.
“Masih ada kemungkinan Persib akan terpeleset kalau tidak hati-hati,” katanya lagi.
Borneo FC Menunggu Bantuan Persijap
Di Samarinda, Borneo FC juga akan menjalani laga penting melawan Malut United. Tim wajib menang sambil berharap Persib gagal meraih kemenangan di Bandung.
Baca juga: Persib Hanya Butuh Seri untuk Juara, Borneo FC Wajib Sapu Kemenangan
“Untuk Borneo FC sendiri masih ada harapan meskipun tidak sebesar Persib."
"Harapan Borneo tetap bisa menempati puncak klasemen apabila optimal di laga terakhir tapi itu pun dengan catatan ‘ada bantuan’ dari Persijap yang membuat Persib terpleset,” tutur pengamat yang merupakan salah satu anggota Dewan Pengawas LPP Radio Republik Indonesia periode 2021-2026.
“Tanpa ada hasil positif dari Persijap, akan sulit untuk Borneo meskipun kedua klub bermain di kandang dengan lawan lebih berat sebenarnya, Malut United, yang secara posisi ada di atas persijap.”
“Dalam sepak bola, apalagi di ujung kompetisi biasanya klasemen tidak terlalu signifikan pengaruhnya apalagi Malut posisinya sudah aman jadi bisa main lepas,” sambungnya.
Mariano Peralta (jersey oranye) menyumbang satu gol saat Borneo FC Samarinda membekap Persita Tangerang 2-0 pada pertandingan di Stadion Segiri, Selasa (5/5/2026) malam.
Di sisi lain, Persijap juga masih memiliki kepentingan untuk menjaga posisi klasemen di penghujung Super league 2025-2026.
“Justru Persijap ini yang mempunyai tantangan harus bermain maksimal karena secara posisi walaupun sudah tidak dikejar sama Persis tapi agak riskan di papan bawah, bisa terpeleset ke posisi 14 atau 15,” pungkas Mohamad Kusnaeni.