Finis Keenam di Super League Musim Ini, Malut United Petik Banyak Pelajaran
- Tuntas sudah perjalanan panjang Malut United dalam mengarungi 34 pertandingan Super League 2025-2026. Mereka menyudahi musim dengan menempati peringkat keenam.
Hasil pertandingan melawan Borneo FC yang berujung kekalahan telak 1-7 di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (23/5/2026), resmi menutup kiprah Malut United musim ini.
Malut United finis di peringkat keenam klasemen akhir Super League 2025-2026 dengan koleksi 53 poin dari hasil 15 kemenangan, delapan seri, dan 11 kekalahan.
Total raihan poin Malut United sama dengan dua tim lain, yakni Bhayangkara FC dan Dewa United. Bhayangkara unggul perhitungan head-to-head, sehingga berhak menempati posisi kelima.
Baca juga: Borneo FC Mengamuk Cetak 4 Gol dalam 27 Menit, Tekan Persib
Sementara itu, Dewa United yang kalah head-to-head dari Malut United menduduki peringkat ketujuh. Adapun Borneo FC finis sebagai runner-up setelah kalah head-to-head dari sang juara, Persib Bandung.
"Selamat atas pencapaian Borneo FC. Semoga Malut United juga bisa menjadi lebih baik pada musim depan," ujar Taufik Rustam selaku perwakilan pemain dalam sesi konferensi pers.
Tersubur Kedua Setelah Borneo FC
Dalam perjalanan BRI Super League 2025-2026, Malut United menunjukkan peningkatan dalam aspek produktivitas gol. Total 68 gol dicetak dari 34 pertandingan dan menjadi tim kedua tersubur di liga setelah Borneo FC (74).
Pemain Malut United berdoa bersama sebelum menagrungi laga pekan ke-26 Super League 2025-2026 melawan Arema FC yang berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (3/4/2026) sore.
Sebanyak 23 gol di antaranya disumbangkan oleh David Da Silva yang kemudian dinobatkan sebagai top scorer. David juga berhasil menutup musim sebagai salah satu pengisi daftar Best XI Super League 2025-2026.
Baca juga: Bawa Persib 3 Kali Juara Beruntun, Bojan Hodak Ikuti Jejak Eks Pelatih Persija
"Malut United memperoleh banyak pelajaran dan pengalaman berharga musim ini. Pasti klub akan berbenah dan menjadi lebih baik dalam segala aspek," kata pelatih Hendri Susilo usai laga kontra Borneo FC.
Alasan Malut United Kalah 1-7
Laga melawan tuan rumah Borneo FC yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, sekaligus menjadi penutup perjalanan Malut United pada BRI Super League 2025-2026.
Tampil dengan keterbatasan pemain akibat cedera dan akumulasi kartu, Malut United sempat memberikan tekanan hingga menciptakan sejumlah peluang pada awal babak pertama.
Namun, Borneo FC yang berada dalam persaingan juara lebih bisa menunjukkan ketajaman. Skuad berjulukan Pesut Etam ini berhasil mencetak empat gol dari 11 percobaan tembakan sepanjang babak pertama.
Baca juga: Gandeng Malut United, Benfica Ungkap Kunci yang Lahirkan Bernardo Silva dan Joao Felix
Usai turun minum, pasukan Fabio Lefundes mencetak tiga gol tambahan dari tujuh kal ipercobaan tembakan. Sementara, Malut United yang terus berusaha keluar dari tekanan mampu mencetak satu gol balasan lewat aksi Frets Butuan (78').
"Kami kehilangan banyak pemain pilar. Situasi ini menjadi masalah fundamental di pertandingan terakhir melawan Borneo FC," tukas Hendri Susilo.
Tag: #finis #keenam #super #league #musim #malut #united #petik #banyak #pelajaran