Isu Jadi Pelatih Italia, Antonio Conte Sentil Finansial FIGC: Sanggup Bayar Gaji Guardiola?
Antonio Conte resmi mengonfirmasi perpisahannya dengan Napoli dan memberikan komentar pedas terkait rumor kursi pelatih Timnas Italia yang kini tengah kosong.
Meski disebut sebagai kandidat terkuat pelatih baru Gli Azzurri, Conte justru mempertanyakan kesiapan finansial Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) untuk mendatangkan pelatih kelas dunia.
Dalam pernyataannya, mantan manajer Chelsea itu menyentil apakah FIGC memiliki dana yang cukup jika benar-benar ingin memboyong sosok sekaliber Pep Guardiola.
Gagal Menyatukan Lingkungan Napoli
Pep Guardiola dikabarkan akan meninggalkan Manchester City pada akhir musim 2025/2026. Enzo Maresca disebut jadi calon kuat pengganti di Etihad. [Dok. IG Manchester City]Conte memastikan pengunduran dirinya setelah membawa Napoli menang tipis 1-0 atas Udinese dalam laga terakhir musim ini.
Didampingi pemilik klub Aurelio De Laurentiis, Conte menjelaskan bahwa dirinya sudah merasakan tanda-tanda berakhirnya proyek tersebut sejak sebulan lalu.
Ia mengakui secara terbuka bahwa dirinya gagal dalam satu aspek penting selama dua tahun menangani klub asal Naples itu.
“Saya mengatakan kepadanya bahwa saya merasakan proyek kami akan segera berakhir, dan tidak ada perubahan rencana,” ujar Conte, dikutip dari TuttoNapoli.
Conte merasa tidak mampu menciptakan lingkungan yang benar-benar kompak di internal tim untuk bersaing dengan klub-klub besar lainnya.
Menurut pelatih berusia 55 tahun tersebut, atmosfer di sekitar klub terlalu sering diwarnai kontroversi yang merugikan tim.
“Saya gagal karena saya tidak membuat lingkungan menjadi kompak, jadi saya hanya bisa mengangkat tangan,” lanjut Conte.
Ia tetap merasa terhormat pernah melatih Napoli, meski menyadari situasi di klub sudah sulit diubah sesuai keinginannya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan Conte kepada presiden klub dan para suporter yang selama ini mendukung visinya.
Tantangan Terbuka untuk FIGC
Saat ditanya soal rumor melatih Timnas Italia, Conte membantah sudah mencapai kesepakatan dengan FIGC.
Ia justru menantang federasi untuk menunjukkan keseriusan apabila memang ingin merekrut pelatih papan atas.
“Saya ingat apa yang saya katakan tentang tim nasional,” tegas Conte.
Nama Pep Guardiola pun dibawa dalam pernyataannya untuk menguji ambisi FIGC.
“Apakah FIGC siap memiliki pelatih top? Saat ini tidak ada apa-apa. Apakah mereka punya dana untuk mempekerjakan Guardiola?” sindir Conte.
Pelatih yang identik dengan disiplin tinggi itu mengaku akan mendukung penuh jika FIGC benar-benar mampu mendatangkan Guardiola.
Ia juga menyebut hampir semua posisi pelatih di level klub saat ini sudah terisi, sehingga opsi beristirahat menjadi kemungkinan realistis.
“Mungkin saya akan beristirahat dan mengunjungi Aurelio di Los Angeles untuk Piala Dunia,” ungkap Conte.
Selain Conte, nama Massimiliano Allegri, Claudio Ranieri, hingga Roberto Mancini juga disebut masuk radar calon pelatih Timnas Italia.
Situasi ini semakin menarik setelah Pep Guardiola resmi mengakhiri pengabdiannya selama 10 tahun bersama Manchester City.
Rekam Jejak Conte dan Situasi Guardiola
Selama dua musim bersama Napoli, Antonio Conte sukses mempersembahkan satu gelar Scudetto dan satu trofi Supercoppa Italiana.
Reputasinya sebagai pelatih pemenang membuat namanya terus menjadi incaran banyak klub maupun tim nasional.
Di sisi lain, posisi Pep Guardiola di Manchester City dikabarkan akan digantikan Enzo Maresca, yang memicu spekulasi mengenai pelabuhan berikutnya bagi pelatih asal Spanyol tersebut.
Kini, keputusan terkait kursi pelatih Timnas Italia sepenuhnya berada di tangan FIGC yang dituntut segera memberikan kepastian kepada publik sepak bola Italia.
Tag: #jadi #pelatih #italia #antonio #conte #sentil #finansial #figc #sanggup #bayar #gaji #guardiola