Facebook dan IG Orang Meninggal Bisa Tetap “Aktif”, Meta Siapkan Teknologi Ini
Ilustrasi Facebook(Ist)
13:09
29 Maret 2026

Facebook dan IG Orang Meninggal Bisa Tetap “Aktif”, Meta Siapkan Teknologi Ini

- Perusahaan teknologi Meta dilaporkan telah mengantongi paten teknologi kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan akun pengguna tetap aktif di media sosial, bahkan setelah pemiliknya meninggal dunia.

Teknologi ini memanfaatkan model bahasa besar (large language model/LLM) untuk meniru perilaku digital pengguna, mulai dari gaya menulis, interaksi, hingga respons terhadap konten di platform.

Dalam dokumen paten tersebut, AI akan dilatih menggunakan data aktivitas pengguna, seperti unggahan, komentar, dan interaksi sebelumnya, sehingga dapat “menjalankan” akun seolah-olah masih dikendalikan oleh pemilik aslinya.

Bisa posting dan berinteraksi otomatis

Dengan sistem ini, akun pengguna yang sudah tidak aktif, baik karena vakum atau meninggal dunia—berpotensi tetap dapat membuat unggahan, membalas komentar, hingga berinteraksi dengan pengguna lain secara otomatis.

Baca juga: Instagram Tandai Akun Milik Pengguna yang Sudah Meninggal

Tujuan dari teknologi ini, menurut dokumen paten, adalah menjaga keterlibatan (engagement) di platform, terutama jika akun tersebut sebelumnya aktif dan memiliki banyak pengikut.

Selain itu, teknologi ini juga dapat digunakan untuk mensimulasikan kehadiran digital pengguna dalam berbagai kondisi, tidak hanya setelah meninggal, tetapi juga saat pengguna sedang tidak aktif dalam jangka waktu lama.

Meski telah mendapatkan paten, Meta menegaskan bahwa teknologi tersebut masih sebatas konsep dan belum tentu akan diwujudkan menjadi fitur nyata di platformnya.

Hal ini sejalan dengan praktik umum di industri teknologi, di mana perusahaan sering mendaftarkan paten untuk berbagai ide, meski tidak semuanya akan dikembangkan lebih lanjut.

Ilustrasi cara menyembunyikan status online di Instagram.Ist Ilustrasi cara menyembunyikan status online di Instagram.

Picu perdebatan etika

Di sisi lain, konsep ini memicu berbagai kekhawatiran, terutama terkait aspek privasi dan etika, dikutip KompasTekno dari Business Insider.

Sejumlah pengamat menilai teknologi semacam ini berpotensi menimbulkan masalah baru, seperti penggunaan data pribadi setelah kematian, serta dampak psikologis bagi keluarga atau orang terdekat yang ditinggalkan.

Baca juga: Inilah Media Sosial untuk Orang Mati

Konsep ini juga berkaitan dengan tren yang dikenal sebagai “grief tech”, yaitu penggunaan teknologi untuk mempertahankan atau mensimulasikan kehadiran digital seseorang setelah meninggal dunia.

Meta bukan satu-satunya perusahaan yang mengeksplorasi konsep serupa.

Sebelumnya, beberapa perusahaan teknologi lain juga pernah mengembangkan atau mematenkan teknologi yang memungkinkan simulasi digital seseorang berdasarkan data yang ditinggalkan, termasuk chatbot yang meniru kepribadian individu.

Namun, hingga kini, sebagian besar teknologi tersebut masih berada pada tahap eksperimen dan belum diadopsi secara luas oleh publik.

Tag:  #facebook #orang #meninggal #bisa #tetap #aktif #meta #siapkan #teknologi

KOMENTAR