Nuon Siap Kuasai Pasar 175 Juta Gamer dengan Ekosistem Digital Terintegrasi
Ilustrasi nuon. (Telkom)
09:24
1 April 2026

Nuon Siap Kuasai Pasar 175 Juta Gamer dengan Ekosistem Digital Terintegrasi

Industri game dan digital lifestyle di Indonesia memasuki fase pertumbuhan pesat.

Melihat peluang besar ini, PT Nuon Digital Indonesia (Nuon) menegaskan strateginya untuk menjadi pemain kunci dalam ekosistem game nasional melalui integrasi konten, distribusi, hingga monetisasi.

Dalam agenda Nuon Media Update 2026, perusahaan yang berada di bawah naungan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk ini membeberkan ambisi besarnya, yakni menjadikan Indonesia bukan sekadar pasar game, tetapi juga kekuatan utama dalam industri digital global.

Pasar Game RI Meledak, Tapi Monetisasi Belum Maksimal

Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2025, nilai industri media online Indonesia diproyeksikan mencapai 10–12 miliar dolar AS pada 2026–2027.

Dengan lebih dari 175 juta gamer aktif dan 190 juta pengguna digital, Indonesia menjadi salah satu pasar terbesar di Asia Tenggara.

Namun, sebagian besar keuntungan masih mengalir ke platform global, fenomena yang dikenal sebagai value leakage.

CEO Nuon, Aris Sudewo di Jakarta, Rabu (4/3/2026). [nuon]CEO Nuon, Aris Sudewo. [nuon]

CEO Nuon, Aris Sudewo, menegaskan bahwa kondisi ini harus diubah.

“Kekuatan utama Nuon terletak pada penguasaan simpul distribusi digital. Dengan dukungan infrastruktur konektivitas terbesar di Indonesia, kami berada pada posisi strategis untuk menghubungkan konten, pengguna, dan monetisasi dalam satu ekosistem yang utuh,” ujarnya dalam keterangan resminya, Rabu (1/4/2026).

Ia menambahkan, Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar digital terbesar, kita harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Nuon memosisikan diri di titik paling krusial dalam rantai industri game, yaitu distribusi dan monetisasi. Dengan dukungan ekosistem TelkomGroup yang menjangkau ratusan juta pengguna, Nuon membangun model bisnis berbasis ecosystem flywheel.

Artinya, semua lini, mulai dari penciptaan IP, distribusi game, sistem pembayaran, hingga analisis perilaku pemain, terhubung dalam satu sistem yang saling menguatkan.

UPOINT hingga HELD: Senjata Nuon di Industri Game

Untuk menggarap pasar game, Nuon menghadirkan berbagai platform unggulan, di antaranya:

  • UPOINT.ID: layanan distribusi game dan top-up digital
  • HELD (Gaming-on-Demand): layanan cloud gaming yang kini memasuki tahap playtest
  • Distribusi voucher game ke operator dan mitra nasional

Selain itu, Nuon juga memperluas ekosistem digital lewat layanan musik seperti Langit Musik dan platform live event melalui Tiketapasaja.com.

Salah satu langkah penting Nuon adalah menghadirkan Direct Carrier Billing (DCB), metode pembayaran yang memungkinkan pengguna membeli konten game tanpa kartu kredit atau rekening bank.

Skema ini membuka akses lebih luas bagi segmen unbanked dan underbanked, sekaligus meningkatkan potensi pendapatan bagi developer dan publisher game lokal.

Fokus 2026: Bangun IP Game Lokal Biar Go Global

Ke depan, Nuon akan fokus mengembangkan intellectual property (IP) lokal sebagai strategi utama meningkatkan daya saing industri game Indonesia di pasar global.

“Dengan struktur bisnis yang terintegrasi dari penciptaan IP hingga monetisasi, Nuon berkembang menjadi strategic digital asset dalam portofolio Telkom Group,” jelas Aris.

Ia menutup dengan optimisme, model ini tidak hanya memperluas sumber pendapatan di luar konektivitas, tetapi juga memperkuat kendali atas nilai ekonomi digital domestik dan mendorong pertumbuhan industri kreatif Indonesia secara berkelanjutan.

Editor: Dythia Novianty

Tag:  #nuon #siap #kuasai #pasar #juta #gamer #dengan #ekosistem #digital #terintegrasi

KOMENTAR