Peneliti Bikin Kode QR Seukuran Bakteri, Bisa Simpan Data hingga Ribuan Tahun
– Para ilmuwan berhasil menciptakan kode QR terkecil di dunia yang ukurannya lebih kecil dari bakteri.
Kode QR ini dikembangkan oleh tim peneliti dari Vienna University of Technology (TU Wien) bekerja sama dengan perusahaan penyimpanan data Cerabyte.
Kode QR tersebut telah tercatat dalam Guinness World Records sebagai yang terkecil di dunia, dengan ukuran sekitar 1,98 mikrometer persegi.
Ukuran ini lebih kecil dibanding sebagian bakteri.
Sebagai gambaran, bakteri penyebab keracunan makanan seperti E. coli umumnya memiliki panjang sekitar 2 mikrometer, sementara bakteri pada umumnya berukuran sekitar 1–5 mikrometer tergantung jenisnya.
Karena ukurannya sangat kecil, kode QR ini tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Untuk melihat sekaligus “memindainya”, diperlukan mikroskop elektron.
Baca juga: Bagaimana HP Mengerti QR Code? Ini Penjelasannya
Bisa simpan data hingga ratusan tahun
Nah, dalam kehidupan sehari-hari, kode QR biasa digunakan untuk membaca informasi tambahan atau melakukan transaksi digital.
Namun, teknologi ini tidak dirancang untuk penggunaan tersebut.
Menurut peneliti, tujuan utama pembuatan kode QR ini bukan hanya soal ukuran, tetapi juga daya tahannya dalam menyimpan data.
Berbeda dengan media penyimpanan konvensional seperti hard disk atau perangkat elektronik yang dapat rusak dalam beberapa tahun, kode QR ini diukir pada material keramik yang sangat stabil.
Material ini memungkinkan data bertahan hingga ratusan bahkan ribuan tahun tanpa memerlukan perawatan maupun suplai energi.
Secara teknis, kode QR mikro ini dibuat menggunakan teknik focused ion beam, yaitu metode yang memungkinkan pengukiran material pada skala nano.
Setiap piksel dalam kode QR tersebut berukuran sekitar 49 nanometer, atau sekitar 10 kali lebih kecil dari panjang gelombang cahaya tampak. Karena itu, pola kode QR tidak dapat dilihat dengan mikroskop optik biasa.
Baca juga: Thailand Rilis Dompet Digital Khusus Turis, Pakai QR dan Bisa Kripto
Tantangan bikin kode QR terkecil sedunia
Ilustrasi kode QR terkecil di dunia yang ukurannya sekecil bakteri.
Para peneliti menjelaskan bahwa tantangan terbesar bukanlah membuat struktur berukuran sangat kecil, melainkan memastikan data tetap stabil dan dapat dibaca.
Pada skala nano, atom dapat berpindah atau mengisi celah, yang berpotensi merusak data.
Namun, tim peneliti berhasil menciptakan struktur yang tetap stabil dan dapat dibaca berulang kali dengan jelas dan akurat menggunakan mikroskop elektron.
Terkait penyimpanan data, metode via kode QR mungil ini diklaim menawarkan kapasitas penyimpanan yang besar.
Peneliti menyebut lebih dari 2 terabyte (TB) data dapat disimpan dalam material keramik seluas kertas A4, jika pola kode disusun secara berulang.
Selain itu, karena tidak membutuhkan listrik untuk mempertahankan data, teknologi ini dinilai lebih hemat energi dibandingkan pusat data modern yang memerlukan daya besar dan sistem pendingin.
Pendekatan ini terinspirasi dari peradaban kuno yang mengukir informasi pada batu, sehingga dapat bertahan hingga ribuan tahun.
Dengan menggunakan material keramik yang inert (zat atau material yang tidak reaktif, stabil secara kimia) dan tahan lama, informasi yang disimpan diharapkan tetap dapat diakses oleh generasi mendatang.
Baca juga: Hotspot Android Bisa Dibagikan lewat QR, Begini Caranya
Potensi untuk masa depan
Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari ScienceDaily, teknologi kode QR mikro di atas saat ini masih dalam tahap pengembangan dan belum dapat digunakan secara luas.
Meski demikian, teknologi ini berpotensi dimanfaatkan untuk penyimpanan arsip jangka panjang, seperti dokumen sejarah, data ilmiah, hingga informasi budaya.
Selain itu, pendekatan ini juga dinilai lebih ramah lingkungan karena tidak memerlukan energi berkelanjutan seperti sistem penyimpanan digital saat ini.
Adapun inovasi seperti ini juga menunjukkan arah baru dalam teknologi penyimpanan data, di mana informasi dapat disimpan dalam jangka waktu sangat lama melalui media berukuran sangat kecil.
Tag: #peneliti #bikin #kode #seukuran #bakteri #bisa #simpan #data #hingga #ribuan #tahun