Dulu Jual Sepatu Kini Jadi Perusahaan AI, Saham Allbirds Melejit 420 Persen
Sepatu Allbirds.(YouTube/HowItHappened.)
15:03
20 April 2026

Dulu Jual Sepatu Kini Jadi Perusahaan AI, Saham Allbirds Melejit 420 Persen

- Perusahaan sepatu asal Amerika Serikat, Allbirds, melakukan langkah tak biasa. Brand yang dulu dikenal lewat sneakers ramah lingkungan ini kini banting setir menjadi perusahaan kecerdasan buatan (AI).

Allbirds yang berdiri pada 2015 sempat populer di kalangan pekerja teknologi Silicon Valley. Produk mereka dikenal menggunakan bahan berkelanjutan seperti wol merino dan serat kayu (eucalyptus).

Perusahaan ini bahkan pernah mencapai valuasi 4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 68 triliun, sebelum melantai di bursa saham pada 2021.

Baca juga: Sony Gandeng Reebok, Rilis Sepatu Edisi Khusus Konsol PlayStation

Namun, masa kejayaan itu tak bertahan lama. Kinerja bisnis Allbirds merosot setelah IPO, popularitasnya memudar, hingga akhirnya menutup seluruh toko fisik.

Puncaknya, pada 30 Maret 2026, Allbirds resmi dijual ke American Exchange Group dengan nilai 39 juta dollar AS (sekitar Rp 669 miliar), anjlok jauh dari valuasi puncaknya.

Lahirnya Newbird AI

Setelah diakuisisi, Allbirds berencana “lahir kembali” dengan nama baru, Newbird AI. Rencana ini masih menunggu persetujuan pemegang saham dalam rapat pertengahan Mei mendatang.

Newbird AI.Browstone Research. Newbird AI.

Dalam transformasi ini, perusahaan mengamankan pendanaan konversi senilai 50 juta dollar AS atau sekitar Rp 858 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk membeli GPU dan membangun bisnis komputasi AI.

Ke depan, Newbird AI ingin menyediakan layanan GPU-as-a-Service (GPUaaS), yaitu menyewakan daya komputasi bagi perusahaan atau startup yang membutuhkan infrastruktur AI. Model bisnis ini sedang naik daun di tengah kelangkaan GPU global.

Baca juga: Apple Mac Mini Jadi Mesin AI, Diakali agar Bisa Pakai GPU Nvidia

Langkah ini langsung berdampak ke pasar. Usai pengumuman pivot ke AI, saham Allbirds dilaporkan melonjak lebih dari 420 persen dalam satu sesi perdagangan.

Demam AI

Manuver drastis ini sekaligus memicu kembali perdebatan soal tren “demam AI”, dikutip KompasTekno dari Gizmo China.

Dalam sejarah, fenomena serupa pernah terjadi pada era dot-com hingga blockchain, ketika banyak perusahaan berlomba mengusung istilah populer demi menarik investor.

Kini, AI menjadi kata kunci baru yang dianggap paling menjanjikan.

Tag:  #dulu #jual #sepatu #kini #jadi #perusahaan #saham #allbirds #melejit #persen

KOMENTAR