Tim Cook Lepas Jabatan CEO, Saham Apple Langsung Lesu
- Pasar langsung bereaksi setelah Tim Cook mengumumkan akan mundur dari jabatannya sebagai CEO Apple, Selasa (21/4/2026).
Saham Apple tercatat melemah di perdagangan di luar jam kerja (after hours), mencerminkan pasar sedikit terkejut terhadap kabar Tim Cook mundur.
Penurunan ini juga kemungkinan bentuk sentimen kekhawatiran terhadap transisi kepemimpinan di perusahaan teknologi raksasa pembuat iPhone, iPad, sampai Mac tersebut.
Pada penutupan perdagangan reguler, Senin (20/4/2026) waktu Amerika Serikat, saham Apple masih menguat ke level 273,05 dollar AS (sekitar Rp 4,6 jutaan), naik 1,04 persen.
Baca juga: BREAKING NEWS: CEO Apple Tim Cook Mengundurkan Diri
Namun, dalam perdagangan lanjutan, Selasa (21/4/2026) dini hari waktu AS, saham AAPL ini turun ke kisaran 271,61 dollar AS (sekitar Rp 4,59 jutaan), atau melemah sekitar 0,57 persen.
Pasar langsung bereaksi setelah Tim Cook mengumumkan akan mundur dari jabatannya sebagai CEO Apple.
Apple mengonfirmasi bahwa Cook akan resmi mundur pada 1 September 2026, setelah lebih dari satu dekade memimpin perusahaan sejak Agustus 2011.
Posisi CEO nantinya akan diisi oleh John Ternus, yang saat ini menjabat sebagai Senior Vice President of Hardware Engineering.
Meski mundur dari posisi CEO, Cook tidak sepenuhnya meninggalkan Apple. Ia akan tetap berada di perusahaan sebagai Executive Chairman dan membantu sejumlah aspek strategis, termasuk hubungan dengan regulator global.
CEO Apple Tim Cook menegaskan komitmen untuk meningkatkan investasi di China meski ketegangan dagang antara Beijing dan Washington masih berlangsung.
Selama masa kepemimpinannya, Cook dinilai berhasil membawa Apple ke level baru.
Di bawah pengawasannya, Apple sukses meluncurkan sejumlah produk penting seperti Apple Watch dan AirPods, serta mendorong pertumbuhan bisnis layanan (Services seperti App Store, Apple Music, iCloud) yang kini menjadi salah satu penyumbang pendapatan terbesar perusahaan.
Baca juga: Tim Cook Mundur, John Ternus Jabat CEO Baru Apple
Dari sisi bisnis, kinerja Apple juga melonjak signifikan di bawah nakhoda Tim Cook. Kapitalisasi pasar perusahaan meningkat dari sekitar 350 miliar dollar AS (sekitar Rp 5.920 triliun) pada awal masa jabatannya menjadi lebih dari 4 triliun dollar AS (sekitar Rp 67.664 triliun).
Pendapatan tahunan Apple bahkan naik hampir empat kali lipat, dari 108 miliar dollar AS (sekitar Rp 1.827 triliun) menjadi 416 miliar dollar AS (sekitar Rp 7.036 triliun).
Di bawah kepemimpinan Cook, perusahaan yang bermarkas di Cupertino, California ini juga melakukan transisi besar dari prosesor Intel ke chip buatannya sendiri. Hal ini disebut meningkatkan performa sekaligus efisiensi daya pada lini Mac.
Namun, jika dilihat dari reaksi pasar yang langsung negatif usai pengumuman Tim Cook mundur, ini menunjukkan bahwa investor masih mencermati arah strategi Apple pasca kepemimpinan Cook.
Hingga saat ini, Tim Cook masih akan memimpin perusahaan hingga resmi menyerahkan jabatan pada awal September mendatang.
Baca juga: Siapa John Ternus, CEO Baru Apple Pengganti Tim Cook
Mengenal John Ternus, CEO baru Apple
John Ternus, Senior vice president of Hardware Engineering di Apple dinilai sebagai kandidat yang paling mungkin untuk menggantikan Tim Cook.
Sebagai penerus takhta, nama John Ternus sejatinya sudah tidak asing di kalangan internal maupun pengamat teknologi.
Bergabung dengan tim desain produk Apple sejak 2001, Ternus memiliki gelar sarjana di bidang Teknik Mesin dari University of Pennsylvania.
Kariernya terus menanjak hingga ditunjuk menjadi Vice President of Hardware Engineering pada 2013, dan masuk ke jajaran eksekutif (executive team) pada 2021.
Ternus merupakan sosok sentral di balik pengembangan perangkat keras dari berbagai lini produk utama Apple, mulai dari iPhone, iPad, Mac, hingga AirPods.
Dalam pernyataannya, Tim Cook memuji Ternus sebagai sosok yang memiliki "pemikiran seorang insinyur, jiwa seorang inovator, dan hati untuk memimpin dengan integritas."
Menyusul perombakan ini, Arthur Levinson yang selama 15 tahun terakhir menjabat sebagai Non-Executive Chairman Apple, akan bergeser menjadi Lead Independent Director.
Sementara itu, John Ternus juga akan otomatis bergabung menjadi anggota dewan direksi (board of directors) Apple pada 1 September mendatang, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Yahoo Finance.