Gen Z Wajib Waspada, AI Bisa Bongkar Identitas Second Account
Studi terbaru mengungkap AI bisa merangkai jejak digital dan mencocokkan akun anonim dengan identitas asli pengguna(Ilustrasi dibuat dengan AI)
14:24
22 April 2026

Gen Z Wajib Waspada, AI Bisa Bongkar Identitas Second Account

– Punya second account (akun kedua) di Instagram atau TikTok seolah sudah menjadi "kewajiban" tak tertulis bagi Gen Z.

Akun alter ego tanpa nama asli ini biasanya menjadi tempat pelarian untuk curhat colongan, mengunggah meme receh, hingga mengeluh soal tugas kuliah dan pekerjaan tanpa takut dihakimi oleh keluarga atau rekan kerja.

Selama ini, Anda mungkin merasa aman berlindung di balik foto profil anonim dan username samaran seperti "@kentanggoreng99". Namun, bersiaplah menghadapi kenyataan pahit, privasi second account kamu mungkin akan segera berakhir.

Sebuah studi terbaru yang dihimpun KompasTekno dari The Guardian, mengungkap bahwa teknologi kecerdasan buatan (AI) kini mampu membongkar identitas asli di balik akun-akun anonim tersebut dengan sangat mudah dan akurat.

Dua peneliti AI, Simon Lermen dan Daniel Paleka, menyoroti bagaimana Large Language Models/LLM, teknologi di balik teknologi AI, membuat identitas asli kamu terungkap.

LLM tidak peduli apakah kamu menyembunyikan nama asli atau tidak. AI ini bekerja dengan cara menggali kepingan konteks dari unggahan kamu.

Peneliti memberikan contoh yang biasa terjadi. Bayangkan pemilik sebuah second account mengeluh di TikTok soal betapa sulitnya ujian di kampus, lalu di video lain ia menyebut nama kucing peliharaannya, dan tak sengaja memposting kafe tempat ia biasa nongkrong.

Tanpa Anda sadari, AI akan menyapu seluruh penjuru internet untuk mencari kepingan detail tersebut di platform lain.

Hasilnya, AI mampu merangkai puzzle jejak digital itu dan mencocokkan second account tersebut dengan akun utama (identitas asli) kamu dengan tingkat keyakinan yang sangat tinggi.

Baca juga: Ini Gudang Senjata AI China yang Bikin Barat Cemas

Ancaman "doxing" hingga penipuan

Kemampuan AI membongkar identitas ini menghadirkan bahaya yang masif. Bagi pengguna awam, identitas second account yang terbongkar bisa berujung pada cyberbullying atau doxing jika akun tersebut mengunggah opini kontroversial.

Di kasus yang lebih parah, para penulis studi mewanti-wanti bahwa hacker kini bisa membuat penipuan yang sangat personal.

Menggunakan profil yang dikumpulkan oleh AI dari second account kamu, peretas bisa melakukan spear-phishing, menyamar sebagai teman tongkrongan kamu yang tahu rahasia spesifik, lalu menjebak kamu agar mengeklik tautan berbahaya.

Pakar keamanan siber dari University of Edinburgh, Dr. Marc Juarez, memperingatkan bahwa AI bisa menembus batas media sosial.

"Ini sangat mengkhawatirkan. Studi ini membuktikan bahwa kita harus memikirkan kembali praktik privasi kita," tegas Juarez.

Baca juga: Kenapa Gen Z Lebih Suka Texting daripada Telepon? Ini Alasannya

Awas AI halu dan salah tuduh

Meski terdengar seperti mesin peramal, LLM bukanlah teknologi yang sempurna. Profesor Ilmu Komputer dari University College London (UCL), Peter Bentley, mewanti-wanti bahwa AI sering kali berhalusinasi dan membuat kesalahan pencocokan akun.

"Orang-orang nantinya bisa dituduh melakukan hal-hal yang sebenarnya tidak pernah mereka lakukan," peringatan Bentley terkait risiko salah sasaran identitas oleh AI.

Artinya, AI bisa saja secara keliru menuduh Anda sebagai pemilik sebuah second account yang problematik hanya karena kamu dan akun anonim tersebut kebetulan menyukai band yang sama atau sering mengeluhkan hal yang mirip di internet.

Sebagai langkah pencegahan, para ilmuwan mendesak raksasa media sosial untuk segera menerapkan pembatasan kecepatan unduh dan memblokir aktivitas scraping otomatis oleh bot.

Namun, pencegahan paling ampuh tetap ada di tangan kamu. Profesor Marti Hearst dari UC Berkeley menegaskan bahwa AI hanya bisa melacak jika pengguna membagikan informasi yang konsisten di kedua akun.

Baca juga: Jeff Bezos Wanti-wanti Gen Z, Jangan Buru-buru Bikin Startup, Mending Kerja Dulu

Tag:  #wajib #waspada #bisa #bongkar #identitas #second #account

KOMENTAR