Saya Rekam Konser BTS di Korea Pakai Galaxy S26 Ultra, Ini Setting agar Fancam Tetap Tajam
Ilustrasi keseruan konser BTS World Tour Arirang di Goyang Stadium, Korea Selatan direkam pakai HP konser Galaxy S26 Ultra.(KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto pakai ChatGPT)
13:06
27 April 2026

Saya Rekam Konser BTS di Korea Pakai Galaxy S26 Ultra, Ini Setting agar Fancam Tetap Tajam

- Saya akhirnya bisa mencoba langsung kemampuan kamera Samsung Galaxy S26 Ultra di situasi yang paling “menantang”, yaitu saat konser.

Bukan konser biasa, tapi BTS World Tour Arirang di Goyang, Korea Selatan. Konser comeback setelah BTS hampir empat tahun vakum karena memenuhi wajib militer.

Posisi duduk saya? Di belakang, cukup jauh dari panggung. Namun, untungnya saya membawa Samsung S26 Ultra, “HP konser” andalan untuk tahun ini. Jadi hasil fancam (video rekaman konser) RM Cs tetap aman banget, tajam (HD), terang, dan stabil.

Kunci utamanya ada di mode Pro Video. Ini mode andalan saya yang bikin kamera HP terasa seperti kamera profesional, karena kita bisa atur sendiri ISO, shutter speed, sampai fokus.

Baca juga: Pakai Fitur AI Eraser Galaxy S26 Ultra di Konser BTS Arirang, Bisa Bikin Ulang Momen yang Terlewat

Untuk kalian yang mengincar Galaxy S26 Ultra sebagai HP konser baru, kalian bisa melihat hasil fancam dan mencotek setting Pro Video Samsung S26 Ultra lewat video di bawah ini.

      View this post on Instagram      

A post shared by Tekno Kompas.com (@teknokompas)

Setting Video Pro Samsung S26 Ultra

Untuk kalian yang mengincar Galaxy S26 Ultra sebagai HP konser baru kalian, kalian bisa melihat hasul fancam dan mencotek setting Pro Video Samsung S26 Ultra ini.
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Untuk kalian yang mengincar Galaxy S26 Ultra sebagai HP konser baru kalian, kalian bisa melihat hasul fancam dan mencotek setting Pro Video Samsung S26 Ultra ini.

Untuk lebih detailnya, simak penjelasan setting Pro Video Samsung Galaxy S26 Ultra untuk rekam fancam konser HD berikut ini.

Rasio & resolusi

Rekam dengan rasio 9:16, cocok untuk konten vertikal seperti Instagram Story/Reels, TikTok, dll.

Kemudian, pilih UHD/4K 60fps agar video tetap tajam dan smooth meski lighting konser berubah-ubah.

Pilih mode lensa sesuai kebutuhan

Kami lebih sering pakai mode ST alias Super Telephoto (zoom 5x) agar lebih dekat ke bias (anggota favorit di grup) saya. Maklum karena kami biasanya duduk di belakang.

Namun, pengguna juga bisa memanfaatkan mode kamera lainnya, berikut detailnya:

  • UW (Ultra Wide): Untuk ambil suasana panggung dan penonton secara menyeluruh.
  • W (Wide): Kamera utama 200 MP buat detail maksimal.
  • T (Telephoto): Zoom 3x, cocok untuk panggung jarak menengah.
  • ST (Super Telephoto): Zoom 5x-20x, pilihan tepat kalau duduk di belakang atau di tribun atas.

Karena posisi saya jauh, saya pilih lensa “ST” alias super telephoto dengan zoom 5x. Di Samsung S26 Ultra, zoom ini masih bisa didorong sampai 25x jika dibutuhkan. Ini yang bikin idola di panggung tetap kelihatan dekat.

Yang spesial, kali ini, Galaxy S26 Ultra membawa peningkatan Nightography (sebutan mode malam khas Samsung) yang signifikan.

Samsung meningkatkan bukaan lensa kamera utama 200 MP menjadi f/1.4, dari sebelumnya f/1.7. Bukaan yang lebih besar ini memungkinkan sensor menangkap lebih banyak cahaya, sekitar 47 persen lebih banyak.

Dengan cahaya yang lebih banyak masuk, kamera tidak perlu “memaksa” menaikkan sensitivitas secara berlebihan, sehingga noise bisa ditekan.

Dampaknya langsung terasa saat merekam konser malam hari. Video terlihat lebih terang, tetapi tetap bersih dan detail.

Peningkatan juga terjadi pada kamera periskop telefoto 50 MP, yang kini memiliki aperture f/2.9, dari sebelumnya f/3.4. Kamera ini mampu menangkap sekitar 37 persen lebih banyak cahaya.

Hal ini penting bagi penonton yang merekam dari jarak jauh. Meski menggunakan zoom, hasil tetap terlihat terang dan tidak kehilangan detail.

Di balik hardware, peran pemrosesan gambar juga tidak kalah penting. Samsung Ultra ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang membawa image signal processor berbasis AI.

ISP ini bekerja dengan menganalisis elemen dalam gambar secara terpisah, mulai dari wajah, latar belakang, hingga pencahayaan. Dengan cara ini, sistem dapat menyeimbangkan exposure, menjaga warna tetap natural, dan mereduksi noise secara lebih efektif.

Baca juga: Bukti Nightography Galaxy S26 Ultra Jadi Penyelamat Fancam di Konser BTS Arirang Korea

Kunci fokus dan pilih zoom

Kunci utama dapat hasil fancam HD bin jernih di konser BTS adalah mode Pro Video. Ini mode andalan saya yang bikin kamera HP terasa seperti kamera profesional, karena kita bisa atur sendiri ISO, shutter speed, sampai fokus. KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Kunci utama dapat hasil fancam HD bin jernih di konser BTS adalah mode Pro Video. Ini mode andalan saya yang bikin kamera HP terasa seperti kamera profesional, karena kita bisa atur sendiri ISO, shutter speed, sampai fokus.

Setelah menetapkan pilihan lensa, saya biasanya langsung mengunci fokus. Caranya tinggal tekan titik fokus yang diinginkan di layar. Nanti muncul ikon gembok terkunci, tanda fokus sudah disetel.

Ini berguna banget supaya video tetap stabil dan nggak “hunting” fokus saat lighting panggung berubah-ubah.

Selanjutnya, tinggal atur zoom. Kalau pakai lensa Super Telephoto (ST), zoom default-nya adalah 5x. Saya biasanya sering zoom-in maksimal di 10x, meski Samsung S26 Ultra sekarang sudah bisa zoom 25x.

Tujuannya, supaya hasil lebih tajam dan minim shaky saja. Maklum, saat konser, saya biasanya ikut karaoke-an dan joget-joget. Jadi, dari pada tidak ikut enjoy konser, saya lebih memilih untuk rekam fancam di sweet spot atau batas aman HP konser saja.

Atur Shutter Speed dan ISO

Bagian paling krusial menurut saya ada di shutter speed dan ISO.

Untuk konser BTS kali ini, saya lebih dulu mengatur shutter speed karena J-Hope dan kawan-kawan bakal banyak bergerak dan menari di atas panggung. Jadi, saya mau hasil fancam saya tetap tajam dan tidak blur.

Waktu BTS lagi full dance, saya pakai shutter speed sekitar 1/250 detik supaya gerakannya tetap tajam dan nggak blur. Kalau lagunya lebih santai, bisa diturunin ke 1/100 sampai 1/180 detik.

Untuk ISO, saya main di angka 400 sampai 800, tergantung kondisi cahaya. Semakin tinggi ISO, video memang makin terang, tapi harus hati-hati karena bisa muncul noise.

Jika tidak mau ribet, pengguna bisa aktifkan Auto setting aja biar sistem yang atur.

Setting Rear Mic 

Saya selalu menyetel pengaturan Mic saya ke opsi "Rear Mic". Dengan ini, mikrofon Galaxy S26 Ultra akan fokus menangkap suara dari panggung. Sementara suara karaoke dan teriakan saya bakal diredam.

Saat saya kembali menonton ulang fancam BTS yang saya ambil di Goyang Stadium, saya menyadari bahwa hasil audio Samsung S26 Ultra makin jernih dan seperti aslinya. Suara vocal member BTS, bass, efek audio semua terekam jelas.

Dan buat saya, ini poin plus sekali karena kembali membawa saya ke momen konser yang sama.

Setting ini juga bukan cuma untuk S26 Ultra. Kalau kalian pakai S25 Ultra, S24 Ultra, bahkan S23 Ultra, setting-nya masih relevan dan bisa dipakai.

Jadi, kalau lagi siap-siap war tiket konser berikutnya, mungkin ini setting yang wajib disimpan. Karena pada akhirnya, momen di konser mungkin cuma sebentar, tapi video fancam yang kita rekam bisa jadi kenangan seumur hidup.

Baca juga: Rekam Konser BTS Arirang Pakai Galaxy S26 Ultra, Tetap Stabil Meski Sambil Lompat-lompat

Tag:  #saya #rekam #konser #korea #pakai #galaxy #ultra #setting #agar #fancam #tetap #tajam

KOMENTAR