Lolos Sertifikasi Komdigi, iQOO Z11 Global Muncul di Geekbench dengan Chipset Berbeda
iQOO Z11 5G versi China. (iQOO)
09:32
1 Mei 2026

Lolos Sertifikasi Komdigi, iQOO Z11 Global Muncul di Geekbench dengan Chipset Berbeda

iQOO Z11 resmi meluncur di China pada Maret 2026 lalu. Kabar gembira, iQOO Z11 bersiap meluncur ke pasar global dalam waktu dekat.

Setelah lolos sertifikasi Postel Komdigi, iQOO Z11 versi Global kini terlihat di Geekbench.

Sayang, iQOO Z11 Global berbeda dengan iQOO Z11 China yang membawa chipset midrange super kencang.

Performa SoC iQOO Z11 Global tampak berada di bawah iQOO Z11 versi China.

Sebagai informasi, PT Vivo Mobile Indonesia telah mendaftarkan tiga ponsel iQOO Z11 series sekaligus ke Postel Komdigi dan TKDN P3DN Kemenperin.

Ketiga perangkat tersebut mencakup iQOO Z11 5G, iQOO Z11 Lite 5G, dan iQOO Z11x 5G.

iQOO Z11 lolos sertifikasi di Indonesia. (P3DN Kemenperin)iQOO Z11 lolos sertifikasi di Indonesia. (P3DN Kemenperin)

iQOO Z11 5G sendiri mempunyai nomor model I2512, serta berhasil lolos sertifikasi Postel pada 7 April 2026.

Bocoran Fitur iQOO Z11 Global

Nomor model I2512 baru-baru ini terlihat di platform benchmark populer, Geekbench.

Perangkat dengan nomor model I2512 ini terkonfirmasi menggunakan Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4 secara global.

Database Geekbench mengungkap konfigurasi CPU octa-core dengan kecepatan puncak 2,71 GHz dan GPU Adreno 810, yang dipasangkan dengan RAM berkapasitas 12 GB.

Dalam pengujiannya, smartphone berhasil mencatatkan skor yang solid, yaitu 1.214 untuk single-core dan 3.091 untuk multi-core.

Angka ini menunjukkan performa yang mumpuni untuk kebutuhan multitasking dan gaming kelas menengah.

Sebagai perbandingan, versi China dari iQOO Z11 yang meluncur bulan lalu mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 8500.

Meski terhitung mumpuni, Snapdragon 7s Gen 4 masih tetap di bawah Dimensity 8500.

iQOO Z11 5G. (iQOO)iQOO Z11 5G. (iQOO)

Menurut pengujian Nanoreview, chipset Snapdragon 7s Gen 4 mencetak rata-rata AnTuTu (v11) sebesar 830 ribu hingga 1,1 juta poin.

Itu jauh di bawah Dimensity 8500 dengan skor AnTuTu (v11) antara 2,1 juta hingga 2,5 juta poin.

Mengutip NDTV, iQOO Z11 Global diprediksi masih mengusung baterai jumbo. Sebagai pengingat, iQOO Z11 China hadir dengan baterai super jumbo berkapasitas 9.020 mAh.

Tidak hanya itu, dukungan pengisian daya super cepat 90 W dan fitur reverse charging juga menjadi daya tarik utamanya.

Sebagian fitur seperti layar dan kamera diharapkan mirip iQOO Z11 versi China. Berikut ringkasan iQOO Z11 yang baru meluncur di China pada Q1 2026 lalu:

OS: Android 16, OriginOS 6
Chipset: Mediatek Dimensity 8500 (4 nm)
CPU: Octa-core (1x3.4 GHz Cortex-A725 & 3x3.2 GHz Cortex-A725 & 4x2.2 GHz Cortex-A725)
GPU: Mali-G720 MC8
RAM: 8 GB, 12 GB, 16 GB
Internal Memori: 256 GB, 512 GB
Layar: AMOLED, 6,83 inci, 1B colors, 165Hz, 2160Hz PWM, HDR, 1000 nits, 2000 nits (HBM), 5000 nits (peak), 1260 x 2800 piksel
Kamera utama: 50 MP, f/1.8, (wide), 1/1.95", 0.8µm, PDAF, OIS + sensor sekunder
Kamera depan: 16 MP, f/2.5, (wide), 1/3.0", 1.0µm
Baterai: 9020 mAh (fast charging 90 W)
Dimensi: 163.7 x 76.1 x 8.3 mm
Berat: 216 gram

Editor: Ruth Meliana

Tag:  #lolos #sertifikasi #komdigi #iqoo #global #muncul #geekbench #dengan #chipset #berbeda

KOMENTAR