Microsoft Mendadak Setop AI di Xbox yang Bisa Bantu Main Game
- Setelah sempat dipromosikan besar-besaran sebagai masa depan gaming berbasis AI, Microsoft kini justru mulai menarik mundur fitur Copilot AI dari ekosistem Xbox.
Perusahaan asal Redmond, Washington ini mengonfirmasi akan menghentikan pengembangan Copilot untuk konsol Xbox, sekaligus mulai mematikan fitur tersebut di aplikasi mobile Xbox.
Keputusan ini diumumkan langsung oleh CEO Xbox, Asha Sharma, dalam pengumuman restrukturisasi internal divisi Xbox.
“Xbox perlu bergerak lebih cepat, memperdalam hubungan dengan komunitas, dan mengurangi hambatan bagi pemain maupun developer,” kata Sharma.
Baca juga: Microsoft: Copilot AI Hanya untuk Hiburan, Jangan untuk Hal Penting
Ia juga menegaskan bahwa Xbox akan mulai menghentikan fitur-fitur yang dianggap tidak lagi sejalan dengan arah baru perusahaan.
“Sebagai bagian dari perubahan ini, kami akan mulai menghentikan Copilot di mobile dan menghentikan pengembangan Copilot di konsol,” lanjut dia.
Xbox needs to move faster, deepen our connection with the community, and address friction for both players and developers.
— Asha (@asha_shar) May 5, 2026
Today, we promoted leaders who helped build Xbox, while also bringing in new voices to help push us forward. This balance is important as we get the business…
Keputusan ini cukup mengejutkan. Pasalnya, baru pada Maret 2025 lalu Microsoft memperkenalkan konsep “Copilot for Gaming”, fitur AI yang dirancang menjadi semacam asisten pintar saat bermain game.
Dalam demo yang dipamerkan Microsoft saat itu, Copilot bisa membantu pemain Minecraft dengan memberikan saran langkah berikutnya setelah mendapatkan item tertentu.
Tampilang Gaming Copilot versi Beta.
Di game kompetitif seperti Overwatch, AI ini bahkan bisa merekomendasikan karakter terbaik untuk melawan strategi musuh, membantu menyusun strategi tim, hingga menganalisis penyebab kekalahan pemain.
Tak hanya itu, Copilot juga dirancang untuk membantu aktivitas di luar gameplay.
AI tersebut bisa diminta mengunduh ulang game yang pernah dimainkan pengguna di Xbox, lalu merangkum misi terakhir yang dimainkan supaya gamer bisa langsung lanjut bermain tanpa harus mengingat-ingat progres sebelumnya.
Baca juga: Nama Microsoft Gaming Dicoret, Xbox Resmi Comeback
Microsoft bahkan sempat menguji fitur Copilot di aplikasi Xbox mobile sejak Mei 2025, dan berencana membawanya ke konsol Xbox tahun ini. Namun kini, rencana tersebut resmi dihentikan.
Ilustrasi fitur Copilot for Gaming di game Minecraft.
Meski Copilot mulai ditarik dari sisi produk konsumen, bukan berarti Microsoft meninggalkan AI sepenuhnya di Xbox.
Justru sebaliknya. Asha Sharma, yang sebelumnya memimpin divisi CoreAI Microsoft, membawa sejumlah eksekutif AI ke jajaran pimpinan Xbox.
Beberapa di antaranya adalah Jared Palmer yang kini memimpin engineering Xbox, Tim Allen sebagai kepala desain, hingga Evan Chaki yang memimpin tim engineering baru untuk menyederhanakan proses pengembangan.
Langkah ini memunculkan dugaan bahwa AI nantinya lebih banyak digunakan “di balik layar”, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Engadget.
Misalnya untuk membantu developer dan operasional internal Xbox, bukan lagi sebagai fitur utama yang langsung berinteraksi dengan gamer.
Tag: #microsoft #mendadak #setop #xbox #yang #bisa #bantu #main #game