Samsung ''Sulap'' Layar HP Jadi Alat Cek Kesehatan, Bisa Deteksi Tekanan Darah
- Samsung kembali memamerkan konsep layar futuristik yang bukan cuma dipakai untuk menampilkan visual smartphone.
Setelah sebelumnya menghadirkan fitur Privacy Display di Galaxy S26 Ultra, Samsung kini memamerkan layar HP yang bisa sekaligus menjaga privasi dan memantau kesehatan pengguna.
Teknologi baru itu dinamai Sensor OLED Display dan dipamerkan di ajang Society for Information Display (SID) 2026 Expo di Amerika Serikat.
Yang unik, layar ini diklaim bisa mendeteksi detak jantung hingga mengukur tekanan darah hanya lewat sentuhan jari di layar.
Baca juga: Penampakan Awal Kacamata Pintar Samsung, Begini Tampilannya
Layar hp jadi alat cek kesehatan
Samsung pamerkan layar HP yang bisa sekaligus menjaga privasi dan memantau kesehatan pengguna.
Saat ini, Samsung masih mengandalkan perangkat wearable seperti smartwatch Galaxy Watch atau Galaxy Ring untuk memantau kesehatan pengguna.
Data seperti heart rate kemudian ditampilkan lewat aplikasi Samsung Health yang bisa diakses lewat layar smartphone.
Namun lewat Sensor OLED Display, fungsi itu kini dipindahkan langsung ke layar smartphone. Samsung Display menjelaskan bahwa panel OLED ini memakai organic photodiodes (OPD), sensor khusus yang ditanam langsung di dalam layar.
Cara kerjanya mirip sensor kesehatan optik pada smartwatch. Layar memancarkan cahaya ke kulit pengguna, lalu pantulan cahaya tersebut dibaca sensor untuk mendeteksi informasi biometrik seperti detak jantung dan tekanan darah.
Artinya, pengguna nantinya cukup menempelkan jari di layar untuk melakukan pengecekan kesehatan singkat tanpa perangkat tambahan.
Samsung juga menyebut layar ini kemungkinan bisa dipakai untuk sensor sidik jari generasi baru karena teknologi organic photodiodes sebelumnya memang digunakan untuk mendeteksi fingerprint.
Panel Sensor OLED Display terbaru ini memiliki ukuran 6,8 inci dengan kerapatan piksel mencapai 500 ppi. Angka tersebut meningkat sekitar 33 persen dibanding versi tahun lalu yang masih memakai panel 374 ppi.
Dengan tingkat kerapatan tersebut, layar konsep ini kini disebut sudah setara dengan ketajaman panel OLED yang dipakai smartphone flagship modern saat ini.
Baca juga: Tak Lagi Coba-coba, Pengguna Samsung Galaxy S26 Kini Makin Rutin Pakai AI
Samsung Display mengatakan teknologi ini cukup sulit diwujudkan karena piksel RGB dan sensor OPD harus ditempatkan dalam satu lapisan panel yang sama.
“Sensor OLED Display secara struktur cukup menantang untuk mencapai resolusi tinggi karena piksel RGB dan piksel OPD harus disusun dalam satu lapisan tunggal,” kata Divisi Layar Samsung ini, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari SamMobile.
Samsung mengeklaim keberhasilan mencapai resolusi 500 ppi dilakukan lewat desain panel canggih dan teknologi kontrol proses presisi tinggi.
Perbandingan layar Samsung Galaxy S26 Ultra dengan fitur Privacy Display off (kiri) dan on (kanan).
Selain sensor kesehatan, layar Sensor OLED Dsiplay ini juga dibekali teknologi Flex Magic Pixel atau yang kita kenal sebagai Privacy Display di Samsung Galaxy S26 Ultra.
Teknologi ini memungkinkan layar membatasi sudut pandang agar isi layar tidak mudah dilihat orang lain dari samping.
Samsung menjelaskan layar memakai kombinasi piksel narrow-angle dan wide-angle. Saat mode privasi aktif, hanya piksel narrow-angle yang menyala sehingga cahaya diarahkan langsung ke pengguna.
Hasilnya, orang di samping layar akan lebih sulit melihat isi tampilan, termasuk pesan pribadi.
Baca juga: Posisi Saya Tak Aman saat Naik Kereta di Busan, Untung Ada Privacy Display Samsung S26 Ultra
Samsung Display memang dikenal sering memamerkan teknologi layar konsep jauh sebelum benar-benar dirilis ke publik.
Sebelumnya, perusahaan ini juga lebih dulu memamerkan konsep layar lipat tiga hingga privacy display sebelum akhirnya dipakai di produk komersial Galaxy Z Trifold dan Galaxy S26 Ultra.
Karena itu, bukan tidak mungkin teknologi Sensor OLED Display ini nantinya benar-benar hadir di perangkat Galaxy masa depan.
Tag: #samsung #sulap #layar #jadi #alat #kesehatan #bisa #deteksi #tekanan #darah