Catat, 700.000 Tiket Kereta Arus Balik Lebaran 2026 Masih Tersisa
Sebanyak 799.009 tiket kereta untuk mudik Lebaran 2026 masih bisa dibeli hingga satu hari sebelum Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026). PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 mencapai 3,7 juta tiket atau 82,2 persen dari total 4,5 juta periode 11 Maret 2026 hingga 1 April 2026. (DOK. PT KAI)
17:35
21 Maret 2026

Catat, 700.000 Tiket Kereta Arus Balik Lebaran 2026 Masih Tersisa

Sebanyak 699.331 tiket arus balik Lebaran 2026 masih tersedia hingga Sabtu (21/3/2026) pagi.

Berdasarkan data PT Kereta Api Indonesia (Persero), tiket Angkutan Lebaran 2026 terjual sebanyak 3,8 juta atau 84,5 persen dari total 4,5 juta tempat duduk yang tersedia.

Kuota tiket kereta ini tersedia untuk Kereta Api (KA) Jarak Jauh dan KA Lokal selama periode 11 Maret 2026 hingga 1 April 2026. 

Baca juga: Kisah Asep Si Penjual Cilok, Jalan Kaki Bandung-Ciamis karena Tak Mampu Beli Tiket Mudik

“Tren perjalanan mudik dengan kereta api terus meningkat sejak pertengahan Maret. Hal ini terlihat dari penjualan tiket yang bergerak naik secara bertahap, terutama pada layanan kereta api jarak jauh yang menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan antarkota,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan resmi, Sabtu (21/3/2026).

Adapun rincian jumlah tiket kereta api yang terjual selama periode libur Lebaran 2026 adalah sebanyak 3,3 juta atau 92,2 persen untuk KA Jarak Jauh dan 438.203 tiket atau 47,3 persen untuk KA Lokal.

Selama periode arus mudik Angkutan Lebaran 2026 pada 11-20 Maret 2026, KAI telah melayani 1,7 juta pelanggan KA Jarak Jauh dan 302.561 pelanggan KA Lokal di Pulau Jawa dan Sumatera dengan jumlah mencapai 1,98 juta pelanggan.

Baca juga: Bandara Soetta Masuk 10 Besar Layanan Imigrasi Terbaik di Dunia Versi Skytrax

Cara beli tiket kereta arus balik 2026

Bagi kamu yang belum mendapatkan tiket arus balik 2026, coba simak cara membeli tiket kereta berikut ini.

Pembelian tiket kereta api arus balik 2026 dapat dilakukan melalui kanal resmi KAI, termasuk situs resmi KAI dan aplikasi Access by KAI.

1. Cara beli tiket kereta api arus balik 2026 via situs resmi KAI

  • Kunjungi laman resmi KAI di booking.kai.id
  • Masukkan stasiun asal dan tujuan
  • Pilih tanggal keberangkatan dan jumlah penumpang
  • Klik menu “Cari & Pesan Tiket”
  • Pilih kereta dan kelas yang diinginkan
  • Isi data pemesanan, seperti nama, NIK, nomor ponsel, email, dan alamat
  • Setujui syarat dan ketentuan, lalu lakukan verifikasi captcha
  • Klik “Pesan”, pilih kursi, dan lanjutkan ke pembayaran
  • Setelah pembayaran berhasil, pelanggan akan mendapatkan kode booking untuk cetak boarding pass yang ditunjukkan kepada petugas sebelum keberangkatan.

2. Cara beli tiket kereta arus balik 2026 via aplikasi Access by KAI

  • Unduh aplikasi Access by KAI melalui Play Store (Android) atau App Store (iPhone)
  • Daftar akun dan masuk
  • Pilih layanan kereta api (Antar Kota atau lainnya)
  • Masukkan stasiun asal, tujuan, tanggal keberangkatan, dan jumlah penumpang
  • Tekan “Cari Tiket”, lalu pilih kereta dan kelas yang tersedia
  • Isi data penumpang dan pemesan
  • Pilih kursi, layanan tambahan (asuransi, makanan), serta metode pembayaran
  • Selesaikan transaksi dan simpan kode booking
  • Tiket dapat dicek melalui menu “Tiket Saya”

Selain melalui website dan aplikasi, tiket KA Lebaran 2026 juga dapat dibeli melalui Contact Center KAI 121 serta mitra resmi penjualan dan online travel agent yang bekerja sama dengan KAI.

Baca juga: Jadi Andalan Warga Sumatera, KA Rajabasa Angkut 53.000 Penumpang Saat Libur Lebaran

Okupansi kereta api tertinggi selama libur Lebaran 2026

Stasiun Malang Kota Baru, jelang libur panjang mudik Lebaran Idul Fitri pada Maret 2026. KOMPAS.com/ PUTU AYU PRATAMA SUGIYO Stasiun Malang Kota Baru, jelang libur panjang mudik Lebaran Idul Fitri pada Maret 2026.

Selengkapnya, simak data volume pelanggan dan tingkat okupansi harian KA Jarak Jauh pada 11–20 Maret 2026 berikut ini.

  • 11 Maret 2026 sebanyak 101.617 pelanggan dari 159.404 kapasitas tempat duduk (63,7 persen)
  • 12 Maret 2026 sebanyak 126.208 pelanggan dari 159.404 kapasitas tempat duduk (79,2 persen)
  • 13 Maret 2026 sebanyak 165.675 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (101,4 persen)
  • 14 Maret 2026 sebanyak 185.873 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (113,7 persen)
  • 15 Maret 2026 sebanyak 180.836 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (110,6 persen)
  • 16 Maret 2026 sebanyak 173.734 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (106,3 persen)
  • 17 Maret 2026 sebanyak 191.413 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (117,1 persen)
  • 18 Maret 2026 sebanyak 205.842 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (125,9 persen)
  • 19 Maret 2026 sebanyak 196.324 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (120,1 persen)
  • 20 Maret 2026 sebanyak 167.659pelanggan dari 160.252 kapasitas tempat duduk (104,6 persen)

Adapun pada Sabtu, 21 Maret 2026, sedikitnya terdapat 174.198 pelanggan KA Jarak Jauh telah dijadwalkan bepergian dengan tingkat okupansi sementara mencapai 108,1 persen dalam sehari ini saja.

Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring penjualan tiket yang terus berlangsung.

Lebih lanjut, Anne menambahkan bahwa tingkat okupansi di atas 100 persen dimungkinkan dalam operasional kereta api jarak jauh karena adanya pola perjalanan yang dinamis dalam satu rangkaian.

“Dalam satu perjalanan kereta api jarak jauh, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi yang berbeda. Skema ini memungkinkan jumlah pelanggan yang dilayani lebih besar dibandingkan jumlah kursi yang tersedia dalam satu lintas perjalanan,” jelas dia.

Baca juga: Izin Dicabut, Kebun Binatang Bandung Tutup saat Libur Lebaran 2026

Di tengah tingginya permintaan tersebut, sejumlah kereta api dengan tingkat pemesanan tinggi selama periode Angkutan Lebaran 2026 antara lain KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Rajabasa, dan KA Jayakarta.

Meski demikian, masyarakat masih memiliki peluang untuk mendapatkan tiket pada sejumlah perjalanan tertentu, terutama untuk arus balik, melalui pilihan relasi alternatif, jadwal keberangkatan yang berbeda, maupun skema perjalanan lanjutan.

KAI juga mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan layanan connecting train serta memilih tanggal perjalanan yang lebih fleksibel agar peluang memperoleh tiket semakin besar.

“Dengan kapasitas yang masih tersedia, KAI mengajak masyarakat segera merencanakan perjalanan arus balik dengan baik agar perjalanan berlangsung lebih nyaman, lancar, dan menyenangkan bersama kereta api,” pungkas Anne.

Baca juga: Hari Ini dan Besok, Naik MRT, LRT, Transjakarta Cuma Rp 1

Tag:  #catat #700000 #tiket #kereta #arus #balik #lebaran #2026 #masih #tersisa

KOMENTAR