Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi 2 Gelombang, Kapan?
Kepadatan kendaraan di dermaga 6 Pelabuhan Merak, Banten pada saat puncak arus balik Minggu (6/4/2025).(KOMPAS.COM/RASYID RIDHO)
19:14
21 Maret 2026

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi 2 Gelombang, Kapan?

Puncak arus balik Lebaran 2026 atau Hari Raya Idul Fitri 1447 H diprediksi tidak terjadi hanya sekali, melainkan dalam dua gelombang besar.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono saat memberikan keterangan di Gedung JMTC Jasa Marga, Bekasi.

Gelombang puncak arus balik pertama: 24 Maret 2026

Menurut Rivan, tanggal 24 Maret 2026 diperkirakan menjadi hari tersibuk pertama arus balik. Pada hari itu, volume kendaraan dari berbagai arah menuju Jabodetabek dan kota lainnya diperkirakan melonjak tajam.

Baca juga: Alasan Pemudik Diimbau Balik 25–27 Maret, Ini Penjelasan Kemenhub

“Prediksi kami pada arus balik nanti adalah di tanggal 24 Maret,” ujarnya.

Gelombang puncak arus balik kedua: 28–29 Maret 2026

Tak berhenti di situ, puncak arus balik juga diprediksi terjadi kembali pada 28–29 Maret 2026. Gelombang kedua ini kemungkinan muncul karena masyarakat memanfaatkan libur tambahan dan cuti bersama.

Imbauan: Balik lebih awal 26–27 Maret, ada diskon tol 30 persen

Untuk mengurai kepadatan pada dua puncak tersebut, Jasa Marga mengimbau masyarakat agar mempertimbangkan kembali pada 26–27 Maret, saat kondisi lalu lintas diperkirakan lebih lengang.

Ilustrasi arus balik Lebaran 2025. JASA MARGA Ilustrasi arus balik Lebaran 2025.

Selain itu, para pengguna jalan tol juga bisa memanfaatkan diskon tarif tol 30 persen pada periode tersebut.

“Diatur perencanaan yang baik dengan waktu yang tepat. Lihat kepadatan jalan sehingga betul-betul menikmati kembali dalam arus balik nanti, selamat sampai tujuan,” kata Rivan.

Manfaatkan skema WFA untuk menghindari macet

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan menekankan bahwa kebijakan work from anywhere (WFA) dari pemerintah bisa dimanfaatkan pemudik untuk mengatur waktu balik lebih fleksibel.

“Bisa kembali silakan di tanggal 25, 26, 27 sampai dengan 29 sehingga arus puncak ini bisa tersebar di setiap hari,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penyebaran waktu perjalanan menjadi kunci untuk menjaga kelancaran, kenyamanan, dan keselamatan seluruh masyarakat.

Baca juga: Hari H Lebaran Tanpa One Way di Puncak Bogor, Polisi Andalkan Pengaturan Manual

Dengan dua gelombang puncak arus balik—24 Maret dan 28–29 Maret 2026—pemerintah mengimbau pemudik merencanakan perjalanan secara bijak.

Balik lebih awal pada 25–27 Maret bisa menjadi pilihan untuk menghindari kemacetan dan sekaligus menikmati diskon tarif tol.

Tag:  #puncak #arus #balik #lebaran #2026 #diprediksi #gelombang #kapan

KOMENTAR