Balik Mudik Naik Kereta Ada Diskon Tiket 20 Persen, Ini Syarat Dapatnya
Memasuki periode arus balik Lebaran 2026, masyarakat kini bisa menikmati potongan harga tiket kereta api sebesar 20 persen. Diskon tiket kereta 20 persen berlaku untuk pembelian dan keberangkatan pada 25 Maret 2026 hingga 1 April 2026.(DOK. PT KAI)
11:35
25 Maret 2026

Balik Mudik Naik Kereta Ada Diskon Tiket 20 Persen, Ini Syarat Dapatnya

Memasuki periode arus balik Lebaran 2026, masyarakat kini bisa menikmati potongan harga tiket kereta api sebesar 20 persen.

Diskon tiket kereta 20 persen berlaku untuk pembelian dan keberangkatan pada 25 Maret 2026 hingga 1 April 2026.

Promo tiket kereta ini menjadi salah satu upaya untuk mengurai kepadatan penumpang, sekaligus memberikan kemudahan perjalanan bagi pemudik yang ingin kembali ke kota asal,

Selengkapnya, simak syarat dan ketentuan diskon tiket kereta api 20 persen untuk arus balik Lebaran 2026 berikut ini.

Baca juga: 8 Pantai Terindah di Kebumen, Ada yang Dijuluki New Zealand-nya Indonesia

Syarat diskon tiket kereta 20 persen

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan program Promo Silaturahmi berupa diskon tiket sebesar 20 persen untuk kereta api kelas eksekutif.

Ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan diskon tiket kereta ini, seperti dikutip Instagram resmi @kai121.

1. Tarif diskon ini berlaku untuk pembelian di semua channel pembelian tiket selama periode 25 Maret 2026 hingga 1 April 2026.

2. Berlaku untuk keberangkatan pada periode yang sama.

3. Tidak berlaku untuk Kereta Suite Class Compartment, Luxury, Imperial, Priority, Panoramic, dan kereta wisata lainnya.

4. Tidak berlaku pada tarif khusus, serta tidak dapat digabung dengan tarif reduksi dan atau diskon lainnya.

5. Tiket dengan tarif diskon ini dapat dibatalkan dan diubah jadwal, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

6. Daftar dan jadwal kereta tarif diskon ini dapat dilihat di aplikasi Access by KAI.

 Baca juga: Pantai di Bantul Sepi Pengunjung Saat Libur Lebaran 2026, Tiket Masuk Dianggap Mahal

Jumlah penjualan tiket kereta Lebaran 2026

Penumpang kereta api masuk ke gerbong kereta di salah satu stasiun di wilayah Daop 7 Madiun, Sabtu (21/3/2026)Dok. PT KAI Daop 7 Madiun Penumpang kereta api masuk ke gerbong kereta di salah satu stasiun di wilayah Daop 7 Madiun, Sabtu (21/3/2026)

Berdasarkan data terbaru, KAI mencatat penjualan tiket kereta untuk mudik Lebaran mencapai 4,34 juta atau 96,5 persen dari kapasitas yang disediakan, terhitung hingga Rabu (25/3/2026).

“Perjalanan dengan kereta api terus meningkat sejak pertengahan Maret dan saat ini memasuki fase arus balik. Kereta api menjadi pilihan karena nyaman, terjadwal, dan memberikan kepastian perjalanan,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan resmi, Rabu (25/3/2026).

Selama periode libur Lebaran 2026 pada 11 Maret hingga 1 April, KAI menyiapkan total 4,49 juta tempat duduk.

Pada layanan Kereta Api (KA) Jarak Jauh, penjualan tiket telah mencapai 3,7 juta atau 104,0 persen dari total kapasitas 3,57 juta tempat duduk.

Anne menjelaskan bahwa tingkat okupansi di atas 100 persen merupakan hal yang umum dalam operasional kereta api jarak jauh.

“Dalam satu perjalanan, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi berbeda. Skema ini membuat jumlah pelanggan yang dilayani bisa melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia,” jelas dia.

Baca juga: Sungai Rayap dan Cerita Warga yang Menjaga Wisata dari Hutan Aceh Utara

Sementara itu, KA Lokal mencatat penjualan 628.562 tiket atau 67,8 persen dari total 926.936 tempat duduk.

Ketersediaan kursi masih terbuka, terutama pada relasi-relasi tertentu yang tidak ditempuh secara penuh oleh pelanggan.

Selama periode 11 hingga 24 Maret 2026, KAI telah melayani 3,1 juta pelanggan di Pulau Jawa dan Sumatera, terdiri dari 2,6 juta pelanggan KA Jarak Jauh dan 496.624 pelanggan KA Lokal.

Volume ini menunjukkan mobilitas yang terus tumbuh dan tersebar di berbagai wilayah.

Adapun kereta api dengan tingkat pemesanan tinggi selama periode Lebaran antara lain KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Rajabasa, dan KA Jayakarta yang menjadi pilihan masyarakat untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh.

Meski permintaan tinggi, peluang perjalanan masih tersedia melalui berbagai alternatif, mulai dari memilih tanggal keberangkatan yang berbeda, relasi alternatif, hingga memanfaatkan skema perjalanan lanjutan atau connecting train.

“Dengan kapasitas yang masih tersedia, masyarakat dapat merencanakan perjalanan arus balik dengan lebih fleksibel agar perjalanan tetap nyaman, lancar, dan menyenangkan bersama kereta api,” tutup Anne.

Baca juga: DAMRI Buka Rute Malang–Jakarta dan Surabaya–Jakarta, Tiket Mulai Rp 280.000

Tag:  #balik #mudik #naik #kereta #diskon #tiket #persen #syarat #dapatnya

KOMENTAR