Arus Balik Lebaran 2026, Operasional TransJakarta Diperpanjang Sampai Pukul 23.59 WIB
- Selama periode Arus Balik Lebaran 2026, operasional Transjakarta akan diperpanjang sampai pukul 23.59 WIB.
Selain itu, PT Transjakarta juga menambah sejumlah armada untuk menyambut kedatangan pemudik selama periode Arus Balik Lebaran 2026. Serta, melakukan penguatan operasional untuk rute yang terintegrasi dengan stasiun dan terminal.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengatakan bahwa langkah ini difokuskan pada titik-titik kedatangan utama seperti stasiun kereta api dan terminal bus antarkota yang diprediksi menjadi pusat lonjakan arus balik.
Baca juga: Transjakarta Tambah Armada untuk Arus Balik Lebaran 2026, Rute Mana Saja?
"Berbeda dari operasional reguler, pada periode 13–29 Maret 2026, Transjakarta menitikberatkan pada konektivitas antarmoda atau first-last mile,” ujar Ayu, dalam keterangan tertulis, dikutip dari Kompas.com.
Lebih lanjut disampaikan, perpanjangan waktu operasional ini dilakukan mengikuti jadwal kedatangan penumpang kereta api dan bus antarkota antarprovinsi (AKAP).
Sebagai bagian dari strategi penguatan operasional, Transjakarta meningkatkan frekuensi layanan pada rute-rute yang terhubung langsung dengan simpul transportasi hingga 20 sampai 50 persen dibanding hari biasa.
Penguatan rute dan penambahan armada
Adapun rute utama yang diperkuat saat Arus Balik yaitu: layanan BRT Koridor 2A (Pulo Gadung–Rawa Buaya via Balaikota), 4D (Pulo Gadung–Kuningan), dan 7F (Kampung Rambutan–Juanda via Cempaka Putih).
Selain itu, layanan Angkutan Umum Integrasi (AUI) seperti Tanah Abang–Blok M, Senen–Tanah Abang, hingga Manggarai–Blok M juga mengalami peningkatan kapasitas.
Penguatan layanan ini difokuskan pada titik-titik strategis seperti Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Manggarai, Stasiun Tanah Abang, serta Terminal Pulo Gebang.
Ilustrasi Transjakarta
Di lokasi tersebut, lanjutnya, Transjakarta memastikan ketersediaan armada lebih banyak, sekaligus mempercepat headway untuk menghindari penumpukan penumpang.
“Di lokasi tersebut, Transjakarta memastikan ketersediaan armada yang lebih tinggi dari hari biasa, sekaligus mempercepat headway untuk menghindari kepadatan penumpang,” katanya.
Selain penguatan rute integrasi, layanan 24 jam tetap dioperasikan pada koridor utama seperti Koridor 2 (Pulo Gadung–Monas), Koridor 4 (Pulo Gadung–Galunggung), Koridor 5 (Kampung Melayu–Ancol), Koridor 11 (Kampung Melayu–Pulo Gebang), dan Koridor 14 (JIS–Senen).
Khusus di Terminal Pulo Gebang, Transjakarta menambah 11 unit armada pada periode 25–27 Maret 2026 sebagai respons terhadap puncak arus balik.
Baca juga: Arus Balik Lebaran 2026, Operasional Kereta Bandara Sampai Jam Berapa?
“Secara khusus, penambahan 11 unit armada di Terminal Pulo Gebang pada 25 hingga 27 Maret 2026 dilakukan sebagai respons terhadap puncak arus balik,” ucap Ayu.
Ayu menjelaskan bahwa strategi ini merupakan bentuk penyesuaian dari pola operasional normal menjadi operasi berbasis permintaan selama periode Lebaran.
Ia menilai pola pergerakan pelanggan saat arus balik berbeda dibanding hari biasa, sehingga penguatan layanan pada rute-rute terintegrasi menjadi kunci kelancaran mobilitas.
“Dengan strategi ini, Transjakarta menegaskan perannya sebagai tulang punggung transportasi perkotaan yang terintegrasi, khususnya dalam momentum mobilitas tinggi seperti arus balik Lebaran,” ujar dia.
Tag: #arus #balik #lebaran #2026 #operasional #transjakarta #diperpanjang #sampai #pukul #2359