Apa Itu Golden Week Jepang? Puncak Liburan yang Mesti Dihindari Turis
Catat dan hindari periode libur panjang di Jepang agar momen berwisata terasa lebih nyaman dan menyenangkan, tanpa harus berdesakan.
Dalam setahun, masyarakat Jepang memiliki periode libur panjang yang dikenal dengan sebutan Golden Week.
Golden Week merupakan rangkaian empat hari libur nasional di Jepang yang jatuh pada akhir April hingga awal Mei.
Golden Week menjadi periode waktu tersibuk di Jepang. Selama periode tersebut, sebagian besar warga Jepang mengambil cuti dan bepergian.
Sehingga terjadi lonjakan besar di transportasi, tempat wisata, sampai akomodasi, khususnya di lokasi-lokasi populer di Jepang.
Baca juga: Pemegang ePaspor Ternyata Bisa ke Jepang Tanpa Visa
Kapan Golden Week di Jepang 2026?
Golden Week dikenalkan pertama kali pada 1948 yang bertujuan mendorong penghargaan terhadap waktu santai dan budaya, seperti dikutip Kompas.com.
Saat digabungkan dengan akhir pekan, Golden Week menjadi salah satu waktu liburan terpanjang dalam kalender Jepang.
Istilah ini pertama kali digunakan pada 1951 oleh industri film Jepang. Selama periode ini, jumlah penonton di bioskop-bioskop melonjak signifikan sehingga menghasilkan pendapatan box office yang luar biasa.
Golden Week terinspirasi dari istilah radio “golden time” yang merujuk pada jam tayang puncak.
Baca juga: Indonesia Kalahkan Jepang, Masuk Daftar Negara Terindah di Dunia 2025
Akhirnya, pekan ini pun dinamakan demikian Golden Week untuk menggambarkan betapa berharganya periode ini bagi sektor hiburan.
Dikutip dari Japan Highlights, Golden Week Jepang 2026 berlangsung pada 29 April hingga 6 Mei.
Dalam jangka waktu ini, terdapat empat hari libur nasional di Jepang yang diperingati setiap tahun, yakni:
- 29 April-Hari Shōwa (Shōwa no Hi)
- 3 Mei-Hari Konstitusi (Kenpō Kinenbi)
- 4 Mei-Hari Keanekaragaman Alam (Midori no Hi)
- 5 Mei-Hari Anak-anak (Kodomo no Hi)
Baca juga: Jepang Akan Naikkan Biaya Izin Tinggal Warga Asing
Tips berwisata ke Jepang saat Golden Week
Ilustrasi Himeji Castle atau Kastel Himeji di Hyogo, Jepang.Bila memungkinkan, sebaiknya hindari berwisata ke Jepang selama Golden Week karena tarif akomodasi bisa meningkat sebesar dua hingga tiga kali lipat dibandingkan hari biasa, khususnya di kota-kota populer, seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka.
Beberapa tempat wisata juga biasanya menetapkan jam operasional terbatas, bahkan tutup, selama periode ini.
Namun demikian, ada juga tempat wisata yang sengaja buka dan menawarkan akses gratis selama Golden Week, terutama pada Keanekaragaman Alam dan Hari Anak.
Baca juga: Jepang Pertimbangkan Hapus Pemeriksaan Imigrasi Tatap Muka
Wisatawan juga bisa menyaksikan beberapa acara yang berlangsung selama Golden Week, mulai dari pertunjukan samurai hingga festival bunga sakura.
Bagi kamu yang berencana pergi ke Jepang saat Golden Week, pastikan untuk memesan tiket transportasi, hotel, dan tempat wisata pada jauh-jauh hari, seperti diimbau Japan National Tourism Organization.
Perencanaan wisata lebih awal dapat membantu kamu menghindari risiko kehabisan tiket, terutama untuk atraksi populer.
Baca juga: Liburan ke Jepang? Turis Asing Berpotensi Bayar Tiket Museum 3 Kali Lipat Lebih Mahal
Tag: #golden #week #jepang #puncak #liburan #yang #mesti #dihindari #turis