Anak WNI Tertahan di Imigrasi Singapura akibat Nomor Paspor Berbeda
Seorang anak perempuan Warga Negara Indonesia (WNI) tertahan di imigrasi Singapura karena nomor paspor berbeda.
Kejadian ini dialami oleh Mia, anak perempuan dari Karina Theresia, saat berlibur dengan keluarganya ke Singapura beberapa waktu lalu.
Lewat akun Instagram @karinatheresiaa, sang ibu mengunggah pengalaman anaknya tertahan di imigrasi Singapura pada Selasa (31/3/2026) dan telah ditonton lebih dari 1,4 juta kali pada Rabu (1/4/2026).
- Harga Tiket Ferry Batam-Singapura Naik Imbas Perang Iran, Ada Biaya Bahan Bakar
- Salip Bali, Singapura Jadi Destinasi Budaya Terbaik Dunia Versi Tripadvisor
WNI Tertahan di imigrasi Singapura karena nomor paspor beda
Harus balik ke Indonesia atau kedutaan besar
Seorang anak perempuan WNI tertahan di imigrasi Singapura karena nomor paspor berbeda. Bagaimana ceritanya dan apa tanggapan pihak imigrasi?
Mulanya, keluarga beranggotakan dua anak kembar laki-laki dan perempuan ini bepergian ke Singapura bersama ayah dan ibunya.
Karina, sang ibu, melewati imigrasi bersama anak laki-laki, semdangkan sang ayah berjalan bersama Mia, anak perempuannya.
Karina dan anak laki-lakinya dinyatakan lolos melewati imigrasi Singapura melalui sistem autogate, tanpa pemeriksaan manual oleh petugas.
Namun, anak perempuan yang bersama sang ayah, tertahan ketika ingin melewati autogate imigrasi yang sama.
Padahal Mia sudah pernah ke luar negeri dan dinyatakan lolos saat melewati sistem pengecekan imigrasi secara manual tanpa ada masalah.
"Waktu noleh ke belakang, ternyata Mia belum bisa masuk. Aku mau tanya kenapa, tapi petugas di sana gak bolehin aku stay di sana. Ya sudah mesti langsung menjauh dari area imigrasi. Aku liat dari kejauhan, Mia sama papinya diajak pergi sama petugas imigrasi," tulis Karina di unggahannya.
Saat dihubungi Kompas.com pada Rabu (1/4/2026), Karina menolak diwawancara lebih jauh, tapi mengizinkan penulisan berita ini berdasarkan unggahan pribadinya di Instagram.
Selanjutnya, Karina menghubungi suami dan mengetahui bahwa terdapat kesalahan nomor paspor di paspor milik Mia.
Nomor paspor yang tertera di halaman depan buku ini seharusnya tertulis sama persis, baik di bagian atas maupun bawah.
- Pertama di Asia, Kapal Disney Cruise Line Akan Berlayar dari Singapura
- Cerita Haru Turis Singapura, Selamat dari Perang AS-Israel dan Iran
Seorang anak perempuan WNI tertahan di imigrasi Singapura karena nomor paspor berbeda. Bagaimana ceritanya dan apa tanggapan pihak imigrasi?
Namun, tiga digit nomor paspor milik Mia berbeda. Di bagian atas tertulis 210, sedangkan bagian bawahnya tertulis nomor 224.
Mia sempat diberi dua opsi oleh petugas imigrasi Singapura yakni mendatangi kedutaan besar Indonesia di Singapura dan mengurus kesalahan paspor selama satu sampai tiga hari, atau kembali ke Indonesia untuk mengurus ulang paspornya.
"Tapi suami bilang katanya besok kami ada cruise, sampai kasih liat bukti tiket jadi enggak bisa ke embassy (kedutaan besar) dan gak mungkin juga langsung untuk langsung pulang ke Indonesia," lanjut Karina.
Setelah berdiskusi, Mia akhirnya diperbolehkan masuk dengan peringatan bahwa anak ini akan tetap tertahan di imigrasi lainnya bila tidak mengganti paspornya.
"Dan beneran mau masuk cruise juga ketahan dulu, untung aku bilang intinya petugas imigrasi bandara udah bolehin kami masuk dan akan diperbaiki setelah kami pulang ke Indonesia," ungkap Karina.
Karina pun mengaku tidak memahami detail nomor paspor ini sebelumnya dan memutuskan mengunggah pengalaman tersebut ke media sosial, sebagai pembelajaran bagi masyarakat Indonesia lain yang berencana melakukan perjalanan ke luar negeri.
"Jadiin pelajaran, pastiin cek paspor kalian sebelum berangkat ke luar negeri. Terlihat sepele, tapi dampaknya besar," tulisnya.
Baca juga: Malaysia-Singapura Cuma 5 Menit Naik Kereta, Tarifnya Tak Sampai Rp 100.000
Tanggapan imigrasi Indonesia
Kasus yang jarang terjadi
Seorang anak perempuan WNI tertahan di imigrasi Singapura karena nomor paspor berbeda. Bagaimana ceritanya dan apa tanggapan pihak imigrasi?
Koordinator Komunikasi Publik Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi, Achmad Nur Saleh, menanggapi kejadian ini.
Achmad mengatakan, perbedaan nomor paspor yang menimpa Mia merupakan kasus yang jarang terjadi dan telah ditangani oleh Ditjen Imigrasi.
Ia mengimbau pemohon paspor untuk mengecek ulang data diri pada saat pengambilan paspor.
Bila terjadi kesalahan cetak nama, nomor, dan sebagainya pada paspor, pemohon bisa menyampaikan langsung kepada petugas imigrasi setempat.
"Proses (durasi perbaikan paspor) tergantung permasalahannya, tapi gak lebih dari seminggu seharusnya," kata Achmad saat dihubungi Kompas.com, Rabu (1/4/2026).
Baca juga: Bikin Paspor Kini Bisa di Mal, Cek Lokasi Terdekat dan Biayanya
Tag: #anak #tertahan #imigrasi #singapura #akibat #nomor #paspor #berbeda