Sabtu Besok, Ada Salatiga LitFest 2026 yang Padukan Literasi dan Budaya
Anak-anak bergembira mengikuti materi story telling di Salatiga LitFest 2026. Salatiga LitFest Carnival akan diadakan di Tugu Bundaran Jam, Kota Salatiga, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026).(KOMPAS.COM/Dok. Panitia Salatiga LitFest)
13:14
1 Mei 2026

Sabtu Besok, Ada Salatiga LitFest 2026 yang Padukan Literasi dan Budaya

-Salatiga LitFest Carnival akan diadakan di Tugu Bundaran Jam, Kota Salatiga, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026).

Pertunjukan ini akan menampilkan drumblek sebagai kesenian asli Kota Salatiga, ada pula defile paskibra, tari bulkiyo, tari topeng ireng, tari jaranan, tari dawuhan, dan tari warok modern.

Penonton pun bisa melihat penampilan barongsai, tari kipas zamrud khatulistiwa, tari gambyong, serta tari teklek dan sendratari anoman obong. 

Salatiga LitFest Carnival akan diadakan Sabtu esok

Bagian dari rangkaian Salatiga LitFest 2026

Salatiga LitFest Carnival akan diadakan di Tugu Bundaran Jam, Kota Salatiga, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026).Unsplash/Visual Karsa Salatiga LitFest Carnival akan diadakan di Tugu Bundaran Jam, Kota Salatiga, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026).

Salatiga LitFest Carnival merupakan rangkaian acara Salatiga LitFest 2026 yang diselenggarakan dari Minggu (26/4/2026) hingga Sabtu (2/5/2026), lokasinya dipusatkan di Taman Cerdas Salatiga. 

Pustakawan Ahli Muda Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Salatiga, Aji Prasetio Putranto mengatakan, acara tersebut diisi talkshow bertajuk Literasi dan Seni sebagai Ekosistem Kreatif.

Selain itu, ada pula bedah buku dengan menghadirkan Agus Mulyadi dan creative talk bersama penulis A. Fuadi. Diadakan pula demo masak bersama koki dan pertunjukan musik.

"Juga ada penandatanganan komitmen bersama antara Pemkot Salatiga dan Frankfurt Book Fair (German Stories) yang diwakili Vice President Claudia Kaiser tentang Penguatan Ekosistem Literasi dan Jejaring Budaya Global," kata Aji, Jumat (1/5/2026).

Hal tersebut bertujuan mengembangkan koleksi German Stories di Perpustakaan Kota Salatiga sebagai jendela informasi dan pertukaran budaya internasional, serta pertukaran pengetahuan untuk membangun jejaring kerja sama.

Aji mengatakan, Salatiga Litfest menjadi jembatan yang mempertemukan penulis, pembaca, pegiat literasi, dan industri kreatif.

"Melalui kegiatan seperti Night Carnival dan diskusi literasi, kita ingin menunjukkan bahwa literasi itu menyenangkan dan bisa bersinergi dengan seni serta budaya lokal," ujarnya.

Menurutnya, Salatiga Litfest 2026 adalah upaya Pemerintah Kota Salatiga untuk menjadikan literasi sebagai urat nadi pembangunan karakter masyarakat.

"Melalui festival ini, kita ingin merayakan kreativitas sekaligus memperkuat ekosistem literasi yang inklusif agar Salatiga benar-benar menjadi kota literasi yang menginspirasi dunia," kata Aji. 

Tag:  #sabtu #besok #salatiga #litfest #2026 #yang #padukan #literasi #budaya

KOMENTAR