Mulai Juni, Biaya Penumpang Bandara Thailand Naik Jadi Rp 600.000-an
Thailand akan menaikkan biaya layanan penumpang internasional atau passenger service charge per Juni 2026, tarif tiket pesawat bisa ikut naik.(WIKIMEDIA COMMONS/CEPHOTO, UWE ARANAS)
15:56
9 Mei 2026

Mulai Juni, Biaya Penumpang Bandara Thailand Naik Jadi Rp 600.000-an

- Biaya layanan penumpang internasional atau Passenger Service Charge (PSC) di bandara di Thailand disebut akan naik hampir dua kali lipat mulai pertengahan Juni 2026, tepatnya Sabtu (20/6/2026).

Biaya PSC untuk penerbangan internasional akan naik dari 730 baht atau sekitar Rp 393.000, menjadi 1.120 baht atau sekitar Rp 604.000 per orang.

Sementara itu, biaya layanan penumpang untuk penerbangan domestik tetap sebesar 130 baht per orang atau sekitar Rp 70.000 dan tidak mengalami perubahan.

Sebagai informasi, PSC kerap disebut sebagai pajak bandara (airport tax). Biaya tersebut dibayar pelaku perjalanan guna menutupi biaya fasilitas dan layanan bandara. 

Di bandara di Malaysia, misalnya, PSC biasanya dipotong oleh maskapai penerbangan saat pembelian tiket, lalu baru dibayarkan kepada pihak bandara setelah penerbangan selesai, dikutip dari laman Malaysia Airports, Sabtu (9/5/2026).

Biaya penumpang bandara di Thailand bakal naik per Juni 2026

Bisa pengaruhi harga tiket pesawat internasional 

Suasana di Bandara Don Mueang, Bangkok, Thailand. Thailand akan menaikkan biaya layanan penumpang internasional atau passenger service charge per Juni 2026, tarif tiket pesawat bisa ikut naik.AFP / PORNCHAI KITTIWONGSAKUL Suasana di Bandara Don Mueang, Bangkok, Thailand. Thailand akan menaikkan biaya layanan penumpang internasional atau passenger service charge per Juni 2026, tarif tiket pesawat bisa ikut naik.

Kebijakan ini telah mendapat persetujuan dari Kementerian Perhubungan Thailand. Presiden pengelola bandara Thailand atau AOT (Airports of Thailand), Paweena Jariyathitipong mengatakan, tarif baru tersebut telah resmi disetujui setelah sebelumnya diajukan pada Februari 2026.

Kenaikan biaya ini memunculkan kekhawatiran karena dapat berpotensi membuat harga tiket pesawat internasional dari dan menuju Thailand ikut naik, dikutip dari Thaiger

Jariyathitipong mengakui kenaikan pajak bandara kemungkinan akan berdampak pada harga tiket pesawat.

Namun, menurut dia, penyesuaian tarif sudah melalui kajian sesuai dengan standar Organisasi Penerbangan Sipil Internasional atau ICAO.

Kenaikan biaya, tambah dia, dihitung berdasarkan kebutuhan operasional dan kondisi keuangan bandara saat ini.

Ilustrasi Kuil Wat Arun di Bangkok, Thailand. Thailand akan menaikkan biaya layanan penumpang internasional atau passenger service charge per Juni 2026, tarif tiket pesawat bisa ikut naik.Dok. Unsplash/stevenewilcox Ilustrasi Kuil Wat Arun di Bangkok, Thailand. Thailand akan menaikkan biaya layanan penumpang internasional atau passenger service charge per Juni 2026, tarif tiket pesawat bisa ikut naik.

Sebelumnya, AOT memperkirakan kenaikan biaya PSC dapat menambah pendapatan lebih dari 10 miliar baht atau sekitar Rp 4,9 triliun.

Jariyathitipong menuturkan, tambahan pendapatan akan digunakan untuk memperbaiki fasilitas bandara dan meningkatkan layanan bagi penumpang. Wisatawan nantinya disebut akan merasakan manfaat dari peningkatan fasilitas tersebut.

Ia lantas menyebut hasil studi yang menunjukkan, kenaikan biaya PSC tidak terlalu memengaruhi minat wisatawan untuk bepergian menggunakan pesawat. Harga bahan bakar disebut lebih berpengaruh terhadap harga tiket pesawat dibanding kenaikan PSC.

Kenaikan biaya ini juga terjadi bersamaan dengan rencana perluasan sejumlah bandara besar di Thailand. Proyek pengembangan akan dilakukan di Bandara Internasional Suvarnabhumi, Bandara Internasional Don Mueang International, dan Bandara Internasional Phuket.

Total anggaran proyek tersebut akan diperkirakan mencapai 80 miliar baht, atau sekitar Rp 43,1 triliun.

Jariyathitipong mengatakan, AOT telah menyiapkan pendanaan untuk proyek tersebut dan saat ini memiliki cadangan kas sekitar 10 miliar baht, atau sekitar Rp 39,2 triliun.

Di sisi lain, Kementerian Pariwisata dan Olahraga Thailand juga sempat mengusulkan biaya tambahan sebesar 1.000 baht atau sekitar Rp 490.000 bagi warga Thailand yang bepergian ke luar negeri.

Dana itu rencananya akan digunakan untuk mendukung pengembangan pariwisata domestik.

Namun, usulan tersebut mendapat penolakan dari asosiasi agen perjalanan Thailand karena dinilai dapat menurunkan minat masyarakat bepergian ke luar negeri dan berdampak pada industri penerbangan.

Tag:  #mulai #juni #biaya #penumpang #bandara #thailand #naik #jadi #600000

KOMENTAR