Apa Makna Kuil Langit di China, yang Dikunjungi Donald Trump dan Xi Jinping?
Presiden China Xi Jinping mengajak Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump ke tempat yang disebut cukup sakral di Beijing, China, Kamis (14/5/2026). Tempat itu adalah Kuil Langit atau Temple of Heaven.
Kunjungan ini merupakan kunjungan kenegaraan Trump ke China, setelah terakhir kali berkunjung pada tahun 2017. Diskusi kedua kepala negara tersebut membahas kerja sama ekonomi dan Selat Hormuz, dilansir dari BBC, Jumat (15/5/2026).
Lantas, adakah makna khusus dari kunjungan ke Kuil Langit di Beijing?
- Turis China Kini Bisa Pakai QRIS untuk Belanja di Indonesia
- Liburan ke China, Turis RI Bisa Belanja Pakai QRIS Mulai 30 April
Apa makna Kuil Langit, yang dikunjungi Trump dan Xi Jinping?
Xi jelaskan konsep langit bulat dan bumi persegi
Di Kuil Langit, Xi menjelaskan konsep "langit bulat dan bumi persegi" kepada Trump.
"Pada (tahun) 2017, kita pernah mengunjungi Kota Terlarang dengan menyusuri Poros Tengah Beijing. Kuil Langit yang dikunjungi hari ini seusia dengan Kota Terlarang, mengandung makna 'langit bulat dan bumi persegi', serta menampilkan pandangan orang China mengenai alam semesta dan falsafah hidup mereka," jelas Xi, dilansir dari Antara.
Ketika melihat bangunan utama Kuil Langit, terdapat Aula Qinian (Hall of Prayer for Good Harvests) yang berbentuk lingkaran dan melambangkan langit. Sementara itu, halaman dan pagar luar bangunan berbentuk persegi empat sebagai simbol bumi.
Perpaduan ini disebut menunjukkan harmoni antara ruang dan waktu dalam kepercayaan tradisional.
Bangunan kuil memiliki tiga tingkat yang melambangkan hubungan antara langit, manusia, dan bumi. Semuanya harus berjalan selaras agar dunia tetap damai dan teratur.
- Hotel Bintang 5 Jakarta Sabet Penghargaan Pelayanan Bisnis dan MICE di China
- Foto Donald Trump Akan Hiasi Paspor Amerika Serikat Terbaru
Dibangun tanpa paku
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump (kiri) dan Presiden China, Xi Jinping (kanan) saat mengunjungi Temple of Heaven (Kuil Langit) di China, Kamis (1452026).
Seluruh struktur bangunan megah ini disebut dibuat tanpa paku besi. Para perajin zaman dulu menggunakan teknik sambungan kayu tradisional China, sekaligus membuktikan betapa tingginya peradaban mereka sejak ratusan tahun lalu.
Adapun Kuil Langit sudah berdiri selama lebih dari 600 tahun, lokasinya sekitar empat kilometer di selatan Balai Besar Rakyat.
Bersama dengan Kota Terlarang (Forbidden City) dan Tiananmen, kuil ini menjadi bagian penting dari Poros Tengah Beijing. Kawasan ini merupakan jantung wisata dan sejarah yang utama di ibu kota China.
Dulu, menurut Xi, para penguasa China kuno menggelar upacara persembahan di tempat ini.
"Para penguasa China kuno menggelar upacara persembahan di Kuil Langit untuk memohon agar negara damai dan rakyat tenteram, serta agar cuaca baik dan panen melimpah," ucap Xi.
Hal ini dinilai mencerminkan pemikiran tradisional bahwa rakyat adalah fondasi utama sebuah negara. Jika fondasi rakyat itu kokoh maka negara akan menjadi sangat tenteram.
Trump disebut merasa budaya tradisional China sangat luas dan sangat mendalam. Trump bahkan teringat kembali kunjungannya ke Kota Terlarang pada tahun 2017 yang lalu.
Kunjungan ini dilakukan setelah diskusi panjang selama lebih dari dua jam di Balai Besar Rakyat.
- Ada Apa di Greenland, Pulau Es Raksasa yang Ingin Dicaplok Trump
- Antisipasi Dampak Tarif Trump, Pariwisata Domestik Jadi Tumpuan
Tag: #makna #kuil #langit #china #yang #dikunjungi #donald #trump #jinping