Cari Pengganti Max Allegri, Ibrahimovic Buru Pelatih 'Tipe Cesc Fabregas'
Sosok Zlatan Ibrahimovic kini menjadi pusat perhatian usai kegagalan tragis AC Milan mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.
Kekalahan kandang 1-2 dari Cagliari pada pekan pamungkas kompetisi Liga Italia telah memicu kemarahan suporter, sekaligus menandai akhir mengecewakan bagi klub yang sebelumnya diharapkan bisa finis konsisten di papan atas Serie A.
Meski mendapat sorotan tajam dan hujatan dari para penggemar hingga harus dikawal pihak kepolisian saat meninggalkan stadion San Siro, Zlatan Ibrahimovic rupanya menjadi satu-satunya petinggi yang selamat dari gelombang pemecatan.
Bos Red Bird Capital sekaligus pelindung klub, Gerry Cardinale, justru memberikan kekuasaan lebih besar kepada mantan penyerang asal Swedia tersebut untuk merombak tim.
Gelombang pemutusan kerja sama ini menyasar berbagai elemen penting di dalam tubuh manajemen.
Baca juga: Gagal ke Liga Champions, AC Milan Pecat Massimiliano Allegri dan 3 Petinggi Klub
Selain mendepak pelatih kepala Massimiliano Allegri, petinggi klub juga resmi mengakhiri jabatan CEO Giorgio Furlani, Kepala Pencari Bakat Geoffrey Moncada, serta Direktur Olahraga Igli Tare.
Pakar transfer Fabrizio Romano membenarkan kabar tersebut.
"AC Milan telah memecat Massimiliano Allegri. Sang pelatih akan meninggalkan klub dengan segera," pernyataan yang dikutip dari akun media sosial X Fabrizio Romano.
"AC Milan telah memecat semua tokoh kunci di klub setelah gagal lolos ke Liga Champions, termasuk CEO Giorgio Furlani, Direktur Igli Tare, dan kepala pencari bakat Geoffrey Moncada."
Manajemen lantas memberikan pernyataan terbuka di situs resmi mereka untuk menjelaskan alasan di balik keputusan berskala besar ini.
"Setelah kekecewaan musim lalu, mandat pemilik klub sangat jelas: kembali ke Liga Champions dan membangun fondasi untuk meraih kesuksesan serta posisi yang konsisten di papan atas Serie A,"
"Pada sebagian besar musim ini, kami tetap berada di posisi dua besar liga, dengan peluang nyata untuk bersaing memperebutkan scudetto."
Baca juga: Allegri Buka Suara soal Nasibnya di AC Milan Usai Gagal Lolos Liga Champions
"Namun, pencapaian akhir musim ini jauh di bawah level yang telah kami tunjukkan hingga saat itu, dan kekalahan mengecewakan tadi malam (vs Cagliari) mengubah musim ini menjadi kegagalan yang tak terbantahkan."
"Saatnya untuk perubahan dan reorganisasi mendalam dalam departemen olahraga Klub. Mulai saat ini, masa jabatan CEO AC Milan Giorgio Furlani, Direktur Olahraga Igli Tare, Pelatih Kepala Massimiliano Allegri, dan Direktur Teknis Geoffrey Moncada berakhir."
"Kami mengucapkan terima kasih kepada mereka atas kerja keras dan dedikasi selama masa jabatan di Klub."
"Pengumuman lebih lanjut mengenai penunjukan baru ini akan disampaikan segera setelah semuanya diselesaikan, dengan tujuan memiliki struktur tim yang siap untuk musim depan,"
Protes Keras Ultras Curva Sud
Sebelum laga penentuan bergulir, ketegangan di luar stadion sudah memuncak.
Pertemuan tingkat tinggi antara manajemen kabarnya dilakukan tanpa kehadiran petinggi yang didepak.
Kelompok suporter garis keras bahkan membentangkan spanduk desakan mundur.
Melalui fanzine mereka, pendukung Curva Sud memberikan pernyataan keras.
“Akan tiba saatnya untuk memberikan penilaian, berterima kasih kepada mereka yang memungkinkan kami untuk berjuang memperebutkan tempat di Liga Champions di babak final, terlepas dari segalanya," kata Curva Sud dikutip dari Football Italia.
Baca juga: AC Milan Gagal Lolos ke Liga Champions, Allegri: Kami Pantas di Posisi Ini
“Mereka adalah Pelatih Allegri dan Igli Tare, dengan rumor pemecatan di akhir musim yang meninggalkan rasa pahit."
"Jika itu benar, direktur olahraga akan menjadi korban terbaru dari ketidakkompetenan orang lain, dari para direktur yang tidak melakukan apa pun selain mencampuri pilihan pemain dan strategi transfer, tanpa melupakan dampak buruk yang ditimbulkan oleh perilaku beberapa 'manajer' Rossoneri terhadap skuad.”
“Situasi ini terjadi setiap tahun, dan sekali lagi mereka berhasil menemukan kambing hitam, kepala lain yang akan digulingkan ke jalan orang Amerika untuk menutupi kegagalan mereka sendiri, padahal Furlani, Ibrahimovic, dan Moncada seharusnya menjadi yang pertama mengakui kesalahan mereka dan mengemasi tas mereka, membebaskan Milan dari kemerosotan yang mereka bawa selama empat tahun terakhir,” lanjut Curva Sud.
Memburu Juru Taktik Baru
Dengan wewenang penuh yang kini berada di tangannya, Zlatan Ibrahimovic diyakini tidak akan melanjutkan kerja sama dengan pelatih sebelumnya karena rekam jejak perselisihan di antara keduanya.
Sejumlah laporan yang awalnya mengaitkan nama Antonio Conte kini menyebutkan bahwa manajemen lebih memprioritaskan profil pelatih yang bisa membawa ide-ide segar.
Melansir dari Football italia, mana pencarian tersebut kini mengerucut pada sosok pelatih dengan pendekatan ala Cesc Fabregas.
Tag: #cari #pengganti #allegri #ibrahimovic #buru #pelatih #tipe #cesc #fabregas