Menjelajah National Gallery London hingga Berburu Oleh-oleh Khas Inggris
Pengunjung menikmati karya seni lukisan di National Gallery London.(visitlondon.com)
10:07
17 Mei 2026

Menjelajah National Gallery London hingga Berburu Oleh-oleh Khas Inggris

Bepergian ke luar negeri atas undangan tentu ada agenda yang harus diikuti, seperti rapat, pameran lukis di Lindley Hall, sampai perayaan ulang tahun assosiasi di Guildhall. Meski demikian, kami boleh melakukan agenda pribadi di luar acara dengan catatan biaya sendiri.

Sebetulnya banyak yang ingin saya kunjungi selama di London seperti ke masjid, toko buku, galeri nasional. Jika senang bola mungkin nonton Liga Inggris atau ikut maraton yang sering diadakan di wilayah Big Ben dan sungai Thames. 

Dengan waktu yang singkat, saya manfaatkan sebaik mungkin untuk menjelajah kota London. Kunjungan selanjutnya adalah ke galeri nasional, pulangnya berburu souvenir.

Saat menikmati lukisan. (Dokumentasi Pribadi/Sri RD) Kompasiana Saat menikmati lukisan. (Dokumentasi Pribadi/Sri RD) 

Jarak National Gallery dari hotel tempat kami menginap, Park Plaza London Westminster Bridge sekitar 1,5 mil. Oleh karena langkah kaki saya pendek meski sudah cepat, untuk tiba di pelataran galeri memakan waktu 30 menit. 

Ketika masuk saya terpesona dengan lukisan-lukisan yang dipamerkan. Dari hasil penjelajahan di media sosial National Gallery atau Galeri Nasional London menampung lebih dari 2.600 lukisan Eropa Barat dari abad ke-13 hingga abad ke-19.

Saat memperhatikan koleksi lukisan di Galeri Nasional kita akan merasakan keajaiban seni pada karya-karya sang maestro seperti Leonardo da Vinci. Van Gogh, Gentileschi dan lainnya.

Galeri Nasional banyak mengalami transformasi sejak didirikan tahun 1824. Sekarang kita akan melibat bangunan galeri dengan arsitektur yang indah, megah, ruangan yang luas.

Masuk tanpa biaya, kita bisa leluasa menikmati mahakarya dunia dari dekat. Jika lelah bisa istirahat di kafe. Saya merekomendasikan teman-teman untuk mengunjungi Galeri Nasional. Dari galeri ini kita akan belajar tentang budaya, seni, pendidikan dan inspirasi. 

Toko di area London Eye. (Dokumentasi Pribadi/Sri RD)Kompasiana Toko di area London Eye. (Dokumentasi Pribadi/Sri RD)

Berburu oleh-oleh di London

Liburan terasa kurang lengkap kalau pulang tidak membawa oleh-oleh. London sebagai sebagai salah satu destinasi populer di Eropa ada banyak souvenir yang unik bertema budaya Inggris. Aneka ragam souvenir tersedia di berbagai toko, department store.

Ketika melewati Big Ben saya mampir ke Westminster Abbey shop. Toko di pusat kota ini mewah, barang-barangnya lengkap mulai dari buku, aksesoris kulkas, gantungan kunci, gelas dan lain-lain. Harga di sini rata-rata di atas 3 Pound sterling ( 3 setara dengan Rp69.000).

Baca juga: 5 Sampah Sisa Dapur Ini Ternyata Bisa Dimanfaatkan Untuk Hal Ini

Konon harga barang di pusat kota atau dekat hotel lebih mahal daripada yang agak jauh. Saya pun mencobanya membeli air mineral 1,5 liter di toko depan hotel, harganya 2,99. Besoknya saya menemukan toko seperti Indomart harganya 1,10 dengan merek dan ukuran yang sama. 

Toko ini dari hotel sekitar 500 meter ke arah stasiun bawah tanah. Pembayaran di sini, kita sebagai kasir sendiri. Barang yang kita pilih disimpan sebelah kanan, lalu scan ke komputer dan taruh di sebelah kiri (jangan ada barang lain di sisi kiri). Setelah semua barang discan, tempelkan kartu debit masterCard atau black card milik kita. Pembayaran selesai.

Saat belanja di toko London. (Dokumentasi Pribadi/Sri RD)Kompasiana Saat belanja di toko London. (Dokumentasi Pribadi/Sri RD)

Pembayaran di London jarang menggunakan uang tunai. Saya heran dan khawatir ketika tempel kartu tidak diminta pin, langsung terpotong dan berhasil. Itu artinya kartu itu bisa digunakan siapa saja. Saya wanti-wanti kepada anak-anak untuk menyimpan kartu ATM dengan baik. 

Saat mengambil uang melalui mesin ATM pun ada perbedaan dengan mesin ATM di Indonesia. Mesin ATM di sana, kartu tidak sampai menelan, hanya menekan setengah kartu. Sebelum transaksi selesai, kartu ATM tidak bisa ditarik ulang. 

Saran saya sih mendingan bawa uang tunai (tukar di bandara atau tempat lain) karena ambil uang lewat ATM nilainya Rp30 ribu setiap 1 GBP, biaya per transaksi Rp25 ribu. Belanja pun lebih aman menggunakan uang tunai, kartu ATM gunakan saat benar-benar toko itu tidak menerima tunai. 

Perjalanan di London berakhir dengan pesta perpisahan yang dilaksanakan di Leake Street. Terima kasih telah mengikuti perjalanan kami. 

Salam dari ndesa.

 

Bahan bacaan

https://www.nationalgallery.org.uk/about-u

Konten ini merupakan opini/laporan buatan blogger dan telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Terpesona Saat Mengunjungi National Gallery London dan Berburu Souvenir"

Tag:  #menjelajah #national #gallery #london #hingga #berburu #oleh #oleh #khas #inggris

KOMENTAR