Menginap di Tengah Hutan Pinus Menoreh, Cocok untuk Healing saat Long Weekend
De?Loano Glamping di kawasan Borobudur Highland, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo,(Dok De Loano Glamping )
08:07
18 Mei 2026

Menginap di Tengah Hutan Pinus Menoreh, Cocok untuk Healing saat Long Weekend

Libur panjang akhir pekan menjadi momen yang tepat untuk melepas penat bersama keluarga maupun orang tercinta.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam sejuk khas Perbukitan Menoreh tanpa harus meninggalkan kenyamanan modern, De’Loano Glamping di kawasan Borobudur Highland, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, bisa menjadi pilihan.

Destinasi wisata glamping yang dikelola Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) itu kini hadir dengan wajah baru, menawarkan pengalaman menginap di tengah hutan pinus dengan tenda yang lebih nyaman.

Baca juga: 7 Tempat Glamping di Bogor, Nikmati Liburan di Tengah Alam

Plt Direktur Utama BPOB, Yusuf Hartanto, mengatakan De’Loano Glamping kini tampil lebih segar dengan peningkatan kualitas pelayanan serta fasilitas yang lebih mumpuni.

“Langkah ini kami lakukan untuk menjawab kerinduan wisatawan akan pengalaman menginap di alam terbuka tanpa kehilangan kenyamanan modern,” kata Yusuf Senin (18/5/2026).

Menurut Yusuf, revitalisasi yang dilakukan menyentuh hampir seluruh bagian glamping. Mulai dari interior tenda, perlengkapan tidur, hingga fasilitas penunjang lainnya kini diperbarui demi memberikan pengalaman menginap yang lebih eksklusif.

Tenda-tenda glamping kini tampil lebih elegan dengan tambahan furnitur berkualitas, selimut dan linen yang lebih nyaman, hingga kamar mandi dalam yang telah dilengkapi pemanas air atau water heater.

Selain itu, setiap tenda juga dilengkapi lemari mini, cermin besar, meja rias, jemuran handuk, serta termos pemanas air untuk kebutuhan membuat kopi atau teh hangat di tengah udara dingin kawasan Menoreh.

“Para tamu juga akan mendapatkan welcome drink saat check-in. Kami ingin setiap pengunjung benar-benar merasa nyaman sejak pertama datang,” ujarnya.

Baca juga: Taman Bumi Natuna Masuk Kandidat UNESCO Global Geopark, Ini Keunggulannya

Tak hanya memperbarui fasilitas penginapan, BPOB juga melakukan pembenahan pada fasilitas umum di kawasan De’Loano. Amphitheater, panggung pertunjukan, toilet umum, hingga mushola turut diperbaiki agar lebih nyaman digunakan wisatawan.

Di bagian depan tenda, pengunjung juga disediakan kursi santai untuk menikmati panorama alam dan udara segar khas pegunungan.

"Tempat ini kita desain untuk semua kalangan, semua bisa menginap di sini menikmati keindahan hutan pinus dan udara segar," kata Yusuf

Yusuf menambahkan, De’Loano Glamping kini mengusung konsep wellness tourism atau wisata kebugaran. Konsep tersebut menawarkan pengalaman wisata yang tidak sekadar menginap, tetapi juga menjadi ruang untuk memulihkan energi tubuh dan pikiran.

“Wisatawan bisa benar-benar healing di sini. Udara bersih, suasana tenang, dan pemandangan hutan pinus menjadi daya tarik utama De’Loano,” katanya.

Menariknya, pengelolaan De’Loano Glamping juga melibatkan masyarakat sekitar. Warga lokal ikut diberdayakan dalam berbagai sektor, mulai dari penyediaan bahan pangan, kuliner, hingga perawatan kawasan wisata.

Baca juga: 7 Destinasi Terbaik di Asia Tenggara 2026 Versi Traveller, Indonesia Masuk?

Dengan konsep tersebut, kehadiran wisatawan diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat desa sekitar kawasan Borobudur Highland.

“Setiap wisatawan yang datang tidak hanya menikmati alam, tetapi juga ikut membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal,” jelas Yusuf.

Untuk mempermudah wisatawan, layanan reservasi kini juga dibuat lebih praktis. Pemesanan dapat dilakukan melalui akun Instagram resmi @boborobudur maupun layanan pelanggan yang tersedia. Sistem pembayaran pun sudah mendukung transaksi non-tunai menggunakan QRIS.

Dalam momentum pembukaan kembali ini, BPOB juga menawarkan berbagai promo menarik bagi wisatawan yang ingin mencoba sensasi “berkemah mewah” di tengah alam Purworejo.

Direktur Pemasaran BPOB, Harfiansa Bimatara, mengatakan promo tersebut menjadi bagian dari strategi untuk memperkenalkan kembali De’Loano Glamping sebagai salah satu destinasi unggulan di kawasan perbatasan Purworejo, Magelang, dan Kulon Progo.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera melakukan reservasi. Diskon khusus masih kami berikan selama momentum soft launching ini,” ujar Harfiansa.

Baca juga: Camping Ground Ranu Regulo Ditutup Sementara Akibat Cuaca Ekstrem

Ia berharap De’Loano Glamping dapat menjadi ikon wisata baru yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Saat ini tersedia dua pilihan tenda dengan kapasitas empat orang per tenda, yakni Standard Tent seharga Rp 600.000 dan Superior Tent Rp 700.000 per malam.

Setiap paket menginap sudah termasuk empat tempat tidur single, sarapan untuk empat orang, air mineral gratis, ketel listrik, perlengkapan mandi, kamar mandi air panas, hingga akses WiFi gratis.

Selain fasilitas penginapan, wisatawan juga dapat menikmati beragam sajian kuliner khas Indonesia, jajanan tradisional, minuman hangat dan dingin, hingga paket barbecue dan buffet untuk rombongan.

Dengan suasana alam yang asri, udara pegunungan yang sejuk, serta fasilitas modern yang semakin lengkap, De’Loano Glamping menjadi pilihan menarik untuk menikmati libur panjang bersama keluarga di kawasan Purworejo.

Tag:  #menginap #tengah #hutan #pinus #menoreh #cocok #untuk #healing #saat #long #weekend

KOMENTAR