4 Akomodasi Ramah Lingkungan di Jawa Tengah, dari Tawangmangu hingga Borobudur
Panorama Candi Borobudur dari Resto Tiga Dari by Plataran, Borobudur (21/5/2026).(KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA)
07:23
23 Mei 2026

4 Akomodasi Ramah Lingkungan di Jawa Tengah, dari Tawangmangu hingga Borobudur

Minat terhadap perjalanan yang lebih mindful, dekat dengan alam, dan berfokus pada keberlanjutan terus meningkat.

Menjawab tren tersebut, tiket.com memperkuat fitur tiket Green, yang dirancang untuk memudahkan wisatawan menemukan akomodasi ramah lingkungan sekaligus menghadirkan pengalaman menginap yang bermakna di berbagai destinasi Indonesia, termasuk Jawa Tengah.

Menurut Cisyelya Bunyamin, SVP of Accommodations tiket.com, wisatawan kini mencari pengalaman yang tidak hanya nyaman, tetapi juga personal, selaras dengan alam, dan memberi kesempatan untuk rehat dari rutinitas. tiket Green lahir untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Baca juga: Thailand Berencana Perketat Syarat Masuk, Turis Wajib Punya Asuransi Kesehatan

Fitur tiket Green menilai akomodasi berdasarkan enam indikator utama: pangan, air, energi, biodiversitas & shelter, pengolahan sampah, serta mindfulness.

Melalui indikator ini, wisatawan dapat lebih mudah memilih penginapan yang menerapkan praktik sustainable tourism.

Akomodasi wellness dan eco-hospitality terbaik di Jawa Tengah

Berikut empat akomodasi wellness dan eco-hospitality terbaik di Jawa Tengah yang direkomendasikan tiket Green.

1. Rumah Atsiri Indonesia, Tawangmangu

Terletak di Desa Plumbon, Tawangmangu, Rumah Atsiri Indonesia merupakan destinasi aromatic wellness yang memadukan sejarah, edukasi, dan hospitality.

Atsiri Glamping di Tawangmangu dengan Latar Belakang Gunung Lawu (19/5/2026).KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Atsiri Glamping di Tawangmangu dengan Latar Belakang Gunung Lawu (19/5/2026).

Dibangun dari revitalisasi pabrik penyulingan Citronella tahun 1963, kawasan ini kini memiliki Atsiri Glamping sebagai pilihan akomodasi.

Atsiri Glamping berkomitmen pada praktik ramah lingkungan, seperti:

  • Pengaturan pemakaian air panas secara terukur
  • Pemadaman listrik otomatis pada kamar kosong
  • Pengurangan plastik sekali pakai
  • Penyediaan amenities eco-friendly
  • Program daur ulang linen

Menginap di lereng Gunung Lawu memberikan suasana sejuk dan tenang, lengkap dengan aktivitas seperti workshop, trekking, dan kunjungan ke Museum Atsiri. Harga kamar mulai Rp 1,2 juta per malam melalui tiket.com.

2. Puri Asri Hotel & Resort, Magelang

Berlokasi di tepi Sungai Progo, Puri Asri Hotel & Resort Magelang menawarkan pengalaman menginap yang berpadu dengan alam terbuka.

Salah Satu Penginapan di Puri Asri Hotel & Resorts Magelang.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Salah Satu Penginapan di Puri Asri Hotel & Resorts Magelang.

Sejak 1998, hotel ini konsisten menjalankan program keberlanjutan, meliputi:

  • Waste management tanpa pembakaran
  • Pengolahan sampah organik menjadi pupuk
  • Penggunaan lampu LED dan program hemat air
  • Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau
  • Live cooking untuk mengurangi food waste
  • Penggunaan electric vehicle
  • Kids playground ramah lingkungan tanpa listrik

Baca juga: Asyik! Bakal Ada Trans Jateng Rute Magelang ke Temanggung

Hotel ini juga aktif menjaga kebersihan Sungai Progo serta memberikan edukasi lingkungan kepada karyawan. Cocok untuk short escape atau liburan keluarga, harga menginap mulai Rp 900.000-an per malam.

3. ARTOTEL Leguna Magelang

Hotel desain terbaru ini mengusung konsep modern tropis karya arsitek Andra Matin. Selaras dengan prinsip eco-hospitality, ARTOTEL Leguna Magelang dirancang untuk:

Salah Satu Kamar di Artotel Leguna Magelang.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Salah Satu Kamar di Artotel Leguna Magelang.

  • Memaksimalkan pencahayaan alami
  • Memaksimalkan sirkulasi udara
  • Meminimalkan penggunaan AC dan lampu

Baca juga: Uniknya Tradisi Nyadran di Kampung Mejing Magelang, Seperti Apa?

Pendekatan ini membantu menekan konsumsi energi tanpa mengurangi kenyamanan tamu. Konsep arsitektur terbuka membuat tamu lebih dekat dengan lanskap Magelang dan mendukung pengembangan ekonomi kreatif lokal.

Harga kamar mulai Rp 850.000-an per malam melalui tiket.com.

4. Plataran Borobudur Resort & Spa

Berada di Desa Tanjungan, sekitar lima menit dari Candi Borobudur, Plataran Borobudur Resort & Spa adalah luxury eco-resort yang menawarkan panorama Borobudur, Gunung Merapi, dan Pegunungan Menoreh.

Kamar Hotel di Plataran Heritage, Borobudur.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Kamar Hotel di Plataran Heritage, Borobudur.

Sebagai bagian dari Plataran Indonesia, resort ini menjalankan filosofi True Indonesian Icon melalui:

  • Pelestarian budaya
  • Aktivitas yang menghubungkan tamu dengan alam
  • Dukungan terhadap komunitas lokal
  • Pengalaman budaya Jawa
  • Keterlibatan masyarakat dalam hospitality dan penyediaan pengalaman lokal

Resort ini menghadirkan wisata yang mindful, minim eksploitasi lingkungan, serta memberdayakan ekonomi masyarakat sekitar. Harga menginap mulai Rp5 juta per malam.

Mendorong pariwisata berkelanjutan di Indonesia

Empat destinasi tersebut menunjukkan bahwa pariwisata tidak hanya soal kenyamanan menginap, tetapi juga bagaimana perjalanan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan, komunitas, dan budaya lokal.

Baca juga: Rute ke Gunung Giyanti via Malanggaten, Cuma 30 Menit dari Kota Magelang

Melalui fitur tiket Green, tiket.com berharap semakin banyak wisatawan yang menjadikan sustainability sebagai pertimbangan utama saat memilih akomodasi.

Tag:  #akomodasi #ramah #lingkungan #jawa #tengah #dari #tawangmangu #hingga #borobudur

KOMENTAR