Cara Bijak Bagi Angpau Lebaran agar Keuangan Tetap Aman
Ilustrasi uang(Shutterstock/Melimey)
09:20
21 Maret 2026

Cara Bijak Bagi Angpau Lebaran agar Keuangan Tetap Aman

- Tradisi memberikan angpau kepada saudara terutama anak-anak merupakan salah satu hal yang tidak bisa dilepaskan dari momen Lebaran dan Idul Fitri di Indonesia.

Meskipun tidak bersifat wajib, masyarakat yang mau memberikan angpau Lebaran untuk sanak saudara perlu mengatur pengeluaran ini dalam anggaran hari raya.

Perencana Keuangan Rista Zwestika mengatakan, seseorang harus menentukan terlebih dahulu besaran total angpau Lebaran yang ingin diberikan.

Setelah total dana telah ditentukan, masyarakat bisa mulai menentukan siapa yang akan diberi dan berapa jumlahnya.

Baca juga: Tips Atur Keuangan Jelang Lebaran agar Tidak Boros ala Ekonom Unair

Untuk pengeluaran angpau Lebaran, ia mengimbau masyarakat untuk menggunakan maksimal 10-15 persen dari Tunjangan Hari Raya (THR) atau sesuaikan dengan kondisi keuangan.

"Mengalokasikan uang untuk salam tempel saat Lebaran perlu perencanaan agar tidak mengganggu keuangan. Jangan sampai mengorbankan kebutuhan utama," kata dia kepada Kompas.com.

Sebagai contoh, ia menerangkan, misalnya seseorang memiliki jumlah THR Rp 5 juta.

Dengan hitungan 10-15 persen, alokasi dana yang dapat digunakan untuk salam tempel Lebaran adalah Rp 500.000-750.000.

Di sisi lain, seseorang yang berniat memberikan salam tempel Lebaran juga perlu membuat daftar penerima dan mengategorikan berdasarkan prioritasnya.

Rista menyampaikan, prioritas penerima salam tempel Lebaran bisa dimulai dari keponakan dan anak kecil dalam keluarga inti, kemudian sepupu dan keluarga besar.

Setelah itu ada tetangga dan anak-anak di sekitar rumah, kemudian ada asisten rumah tangga atau orang yang membantu sehari-hari.

Adapun besaran salam tempel Lebaran juga bisa disesuaikan dengan prioritas penerimanya.

Sebagai contoh, Rista menyebut, keponakan dari keluarga inti misalnya mendapatkan Rp 50.000, kemudian sepupu dari keluarga besar bisa mendapatkan Rp 30.000.

Lalu, anak-anak tetangga bisa mendapatkan Rp 20.000 dan asisten rumah tangga bisa mendapatkan Rp 60.000.

Lebih lanjut, Rista menambahkan, ketika dana kurang, bisa menyesuaikan dengan mengurangi nominal per orang atau jumlah penerima di kategori yang lebih luas.

Sementara itu, ketika dana lebih, bisa menambah jumlah penerima atau memberi nominal yang lebih besar ke keluarga inti.

Baca juga: Purbaya Makin Kurus Usai Jadi Menteri Keuangan: Turun 8–9 Kg

Tag:  #cara #bijak #bagi #angpau #lebaran #agar #keuangan #tetap #aman

KOMENTAR