Tumbuh Melambat, BI Catat Uang Beredar Tembus Rp 10.089 Triliun
Ilustrasi Bank Indonesia (BI). Jadwal operasional BI Nataru 2025/2026. Jadwal operasional BI saat libur Nataru 2025/2026. Jadwal operasional BI Desember 2025.(SHUTTERSTOCK/FRRN)
19:44
27 Maret 2026

Tumbuh Melambat, BI Catat Uang Beredar Tembus Rp 10.089 Triliun

Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh positif pada Februari 2026.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan, posisi M2 pada Februari 2026 tercatat sebesar Rp 10.089,9 triliun.

"Atau tumbuh sebesar 8,7 persen secara tahunan (yoy), setelah pada Januari 2026 tumbuh sebesar 10,0 persen secara tahunan (yoy)," kata dia dalam keterangan resmi, Jumat (27/3/2026).

Baca juga: BGN: Satu Dapur MBG Terima Rp 1 M per Bulan, Uang Beredar Rp 5 T di Jabar

Ia mengatakan, perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 14,4 persen secara tahunan (yoy) dan uang kuasi sebesar 3,1 persen secara tahunan (yoy).

Denny menjabarkan, perkembangan uang beredar dalam arti luas (M2) pada Februari 2026 terutama dipengaruhi oleh tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus) dan penyaluran kredit.

Tagihan bersih kepada pemerintah pusat tumbuh sebesar 25,6 persen secara tahunan (yoy). Angka tersebut meningkat dibandingkan pertumbuhan pada Januari 2026 sebesar 22,6 persen secara tahunan (yoy).

Sementara itu, penyaluran kredit pada Februari 2026 tumbuh sebesar 8,9 persen secara tahunan (yoy).Pergerakan tersebut melanjutkan pertumbuhan kredit pada bulan Januari 2026 sebesar 10,2 persen secara tahunan.

Baca juga: Uang Beredar pada Februari 2026 Naik Tembus Rp 2.227 Triliun

Sebagai catatan, kredit yang diberikan hanya dalam bentuk pinjaman (loans), dan tidak termasuk instrumen keuangan yang dipersamakan dengan pinjaman, seperti surat berharga (debt securities), tagihan akseptasi (Banker's Acceptances), dan tagihan repo.

Selain itu, kredit yang diberikan tidak termasuk kredit yang diberikan oleh kantor bank umum yang berkedudukan di luar negeri, dan kredit yang disalurkan kepada pemerintah pusat dan bukan penduduk.

Tag:  #tumbuh #melambat #catat #uang #beredar #tembus #10089 #triliun

KOMENTAR