Harga Plastik Melonjak Drastis: Pedagang Pasar Minggu Mengeluh ke Zulhas
Pedagang bumbu dan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Gemi (58) mengeluhkan harga plastik kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas).
Adapun Zulhas datang ke Pasar Minggu bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso alias Busan untuk meninjau kondisi harga pangan pasca-Lebaran.
Gemi mengatakan, harga plastik per pack-nya melonjak sampai Rp 6.000 per pack.
Baca juga: Zulhas dan Mendag Ke Pasar Minggu, Cabai Rawit Masih Rp 100.000 Per Kilo
“(Naiknya) jauh berkali lipat,” kata Gemi sembari menunjukkan plastik untuk dagangannya, Sabtu (28/3/2026).
“Jadi yang naik plastik-nya paling mahal?” timpal Zulhas. “Jauh tinggi, Pak,” jawab Gemi.
Ditemui usai dikunjungi Zulhas, kenaikan harga itu terjadi pada semua jenis plastik. Plastik berwarna yang biasa digunakan untuk kantong belanja misalnya, biasanya Rp 17.000 per pack kini melonjak hingga Rp 23.000 per pack.
“Enggak kira-kira naiknya, enggak Rp 1.000-Rp 2.000 (per pack tapi), Rp 6.000 sampai Rp 5.000,” ujar Gemi. “Ini biasa 17 jadi 23. Sama itu, sama semua pokoknya plastik per pack Rp 6.000,” lanjutnya.
Baca juga: Mendag Didatangi Pedagang Tanah Abang, Ngeluh Penjualan Anjlok
Menurut Gemi, kenaikan harga plastik ini menjadi keluhan para pedagang.
Sebab, belanja plastik yang biasanya Rp 60.000 sampai Rp 70.000 kini lebih dari Rp 100.000 per paket. Kenaikan harga plastik sudah mulai terasa sejak beberapa hari menjelang Lebaran.
Akibat kenaikan biaya plastik itu keuntungan pedagang semakin terjepit.
“Naiknya tidak kira-kira lagi. Kalau sudah naik tidak bisa turun lagi,” kata dia.
Baca juga: Pedagang Pada Mudik, Mendag Sebut Harga Tetap Stabil
Gemi menyebut, pedagang tidak memiliki pilihan selain membungkus dagangannya dengan plastik. Beberapa tahun silam, pedagang bisa membungkus bumbu dapur dan komoditas lain menggunakan kertas koran yang lebih murah.
“Sekarang koran enggak ada, plastik semua. Kalau dulu bumbu dapur pakai koran gitu ya bisa, murah. Sekarang koran enggak ada, pakai plastik,” tutur Gemi.
Menanggapi persoalan ini, Zulhas menyebut keluhan kenaikan harga plastik tidak hanya menjadi keluhan pedagang di Pasar Minggu.
Hampir seluruh pedagang mengeluhkan lonjakan harga plastik. Menurutnya, harga plastik meroket karena plastik dibuat dari bahan bakar fosil.
Baca juga: Harga Cabai Rawit Tembus Rp 95.000, Pedagang Pasar Surabaya Keluhkan Sepi Pembeli
“Karena saya dengar biji plastik-nya juga naiknya luar biasa. Karena plastik itu kan dari BBM (bahan bakar minyak) kan,” ujarnya.
Zulhas menyebut, dalam waktu ke depan pemerintah akan membahas kenaikan harga plastik ini secara khusus bersama para pihak terkait.
“Nanti kita tentu akan kita bahas secara khusus, kok tiba-tiba naiknya begitu tinggi,” kata Zulhas.
Tag: #harga #plastik #melonjak #drastis #pedagang #pasar #minggu #mengeluh #zulhas