Inflasi Mulai Melandai, Konsumsi Ramadhan Tahan Penurunan
Ilustrasi inflasi.(SHUTTERSTOCK/SAUKO ANDREI)
18:44
30 Maret 2026

Inflasi Mulai Melandai, Konsumsi Ramadhan Tahan Penurunan

— Laju inflasi nasional pada Maret 2026 diperkirakan melandai dibandingkan bulan sebelumnya. Tekanan harga masih terasa seiring peningkatan konsumsi saat Ramadan dan Lebaran.

Sejumlah ekonom memproyeksikan inflasi tahunan berada di kisaran 3,6 persen. Angka ini lebih rendah dari realisasi Februari 2026 sebesar 4,76 persen.

Inflasi bulanan juga diperkirakan turun. Levelnya sekitar 0,52 persen, dibandingkan Februari sebesar 0,68 persen.

Baca juga: OECD: Konflik Timur Tengah Tekan Ekonomi Global, Inflasi 2026 Diprediksi Naik

Efek tarif listrik dan pola musiman

Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk (BCA) David Sumual memperkirakan inflasi tahunan Maret di level 3,6 persen.

“Secara tahunan, inflasi pada Maret diproyeksikan 3,6% yoy, melambat dibandingkan Februari yang sebesar 4,76% yoy. Angkanya masih terlihat tinggi karena masih ada efek diskon listrik,” ujar David, Senin (30/3/2026).

Secara bulanan, inflasi diperkirakan naik sekitar 0,51 persen. Kenaikan dipicu faktor musiman Ramadan dan Lebaran yang mendorong konsumsi.

David menyebut tekanan harga terutama berasal dari bahan pokok. Pola ini berulang setiap tahun saat permintaan meningkat.

Baca juga: Konflik Iran Picu Inflasi, The Fed Isyaratkan Tahan Suku Bunga

Permintaan naik dorong inflasi inti

Ekonom Bank Danamon Hosianna Evalita Situmorang juga melihat tren serupa. Ia memperkirakan inflasi bulanan di level 0,56 persen dan tahunan 3,64 persen.

Inflasi inti diperkirakan naik tipis menjadi 2,88 persen secara tahunan.

“Efek musiman Ramadan–Lebaran biasanya mendorong permintaan, sehingga berdampak pada kenaikan harga di beberapa komoditas,” jelasnya.

Permintaan meningkat pada kelompok makanan, transportasi, dan jasa. Kenaikan ini menjadi sumber utama tekanan harga selama periode tersebut.

Artikel ini sudah tayang di Kontan dengan judul Inflasi Maret 2026 Diproyeksi Melandai Meski Ada Tekanan Harga Pangan Efek Lebaran

Tag:  #inflasi #mulai #melandai #konsumsi #ramadhan #tahan #penurunan

KOMENTAR