Kinerja 2025 Moncer, Blue Bird (BIRD) Raup Pendapatan Rp 5,7 Triliun
Ilustrasi taksi Blue Bird, Bluebird.(DOK. PT BLUE BIRD TBK)
12:56
31 Maret 2026

Kinerja 2025 Moncer, Blue Bird (BIRD) Raup Pendapatan Rp 5,7 Triliun

– PT Blue Bird Tbk (BIRD) mencatatkan kinerja keuangan tertinggi sejak era disrupsi teknologi pada tahun buku 2025.

Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 5,7 triliun, tumbuh 13,2 persen secara tahunan (year on year/YoY), didorong oleh kinerja solid di seluruh lini bisnis, baik taksi maupun non-taksi.

Pertumbuhan tersebut turut diikuti oleh peningkatan profitabilitas. Bluebird mencatatkan EBITDA sebesar Rp 1,34 triliun dan laba bersih sebesar Rp 643,4 miliar, yang keduanya meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: Arus Balik Lebaran 2026 Jadi Penentu Lonjakan Bisnis Bluebird

Capaian ini menandai pemulihan sekaligus ekspansi kinerja perusahaan di tengah perubahan lanskap industri transportasi.

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto Djokosoetono, menyampaikan pencapaian tersebut mencerminkan konsistensi kinerja perusahaan di tengah berbagai investasi yang terus dilakukan.

“Pencapaian ini mencerminkan konsistensi kinerja di tengah investasi berkelanjutan untuk peremajaan armada, peningkatan kesiapan layanan, serta pengembangan kapabilitas digital. Saat ini, kami secara kontinyu melakukan akselerasi untuk memperkuat posisi sebagai perusahaan Mobility-as-a-Service yang menghadirkan solusi mobilitas multimoda,” ujar Andre, sapaan akrab Adrianto dalam keterangan resmi, Selasa (31/3/2026).

Ekspansi armada dan jaringan

Sepanjang 2025, Bluebird melakukan ekspansi kapasitas layanan dengan menambah sekitar 1.800 armada baru.

Baca juga: Libur Akhir Tahun, Bluebird (BIRD) Siapkan 25.000 Armada di Berbagai Kota

Dengan penambahan tersebut, total armada perseroan kini mencapai lebih dari 26.000 unit, termasuk kendaraan listrik.

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto Djokosoetono, memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2025). KOMPAS.com/ZINTAN PRIHATINI Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto Djokosoetono, memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2025).

Selain armada, perusahaan juga memperluas jaringan operasional. Jumlah pool meningkat menjadi 58 lokasi, sementara pangkalan operasional kini telah mencapai lebih dari 1.300 titik strategis yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

Langkah ekspansi ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat layanan di tengah meningkatnya permintaan mobilitas, sekaligus memperluas jangkauan pasar di berbagai wilayah.

Penguatan kanal digital

Di sisi digital, Bluebird mencatatkan pertumbuhan signifikan melalui aplikasi MyBluebird. Jumlah pengguna aplikasi tersebut meningkat lebih dari 30 persen sepanjang 2025.

Baca juga: Akses Transportasi Solo Makin Mudah, Bluebird Siapkan Pangkalan di Titik Mobilitas Utama

Kontribusi pemesanan melalui aplikasi juga terus meningkat dan kini mencapai sekitar 40 persen dari total transaksi. Hal ini menjadikan MyBluebird sebagai salah satu kanal utama dalam mengakses layanan Bluebird Group.

Selain itu, fitur Fixed Price atau tarif pasti juga menunjukkan peningkatan penggunaan hingga dua kali lipat.

Kenaikan ini mencerminkan preferensi pelanggan terhadap transparansi dan kepastian tarif dalam layanan transportasi.

Komitmen keberlanjutan

Dalam aspek keberlanjutan, Bluebird terus memperluas penggunaan kendaraan listrik. Sepanjang 2025, perseroan menambah armada kendaraan listrik yang dioperasikan melalui layanan Bluebird dan Goldenbird di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan.

Baca juga: Bluebird Taksi Resmi Meluncur di Solo, Pemkot Harap Jadi Penguat Mobilitas dan Pariwisata Kota

Pool Bluebird Semarang. CMO PT Blue Bird Tbk Monita Moerdani dan General Manager Bluebird Group Jateng & DIY Wahyu T Cahyono berfoto bersama dalam acara Media Gathering di Semarang, Kamis (27/11/2025).KOMPAS.com/MELA ARNANI Pool Bluebird Semarang. CMO PT Blue Bird Tbk Monita Moerdani dan General Manager Bluebird Group Jateng & DIY Wahyu T Cahyono berfoto bersama dalam acara Media Gathering di Semarang, Kamis (27/11/2025).

Di bidang sosial, perusahaan menjalankan berbagai program pemberdayaan. Program Kartini Bluebird ditujukan bagi istri dan anak perempuan pengemudi, sementara Beasiswa Bluebird Peduli diberikan kepada anak-anak pengemudi dan karyawan.

Selain itu, Bluebird juga menyelenggarakan program umrah bagi mitra pengemudi dan karyawan.

Secara keseluruhan, berbagai inisiatif sosial tersebut telah menjangkau lebih dari 70.000 penerima manfaat.

Komitmen terhadap prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) juga tercermin dari konsistensi Bluebird yang tetap tercatat dalam indeks ESGQ 45 IDX KEHATI dan ESG SL IDX KEHATI.

Baca juga: Bluebird Perkuat Operasional di Jawa Tengah: Armada Bertambah, Layanan Kian Luas

Strategi akselerasi 2026

Memasuki 2026, Bluebird menetapkan arah strategi perusahaan dengan tema “Gerak Cepat, Layan Tepat, Tumbuh Pesat”. Strategi ini disusun sebagai respons terhadap dinamika industri serta perubahan ekspektasi pelanggan.

Perusahaan akan fokus pada percepatan pengembangan bisnis melalui ekspansi yang lebih adaptif ke kota-kota strategis. Selain itu, Bluebird juga berupaya memperkuat ekosistem layanan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing wilayah.

Sejalan dengan penguatan layanan multimoda, Bluebird akan mengembangkan model layanan yang lebih fleksibel untuk menjangkau kebutuhan pelanggan yang semakin beragam.

Dalam keterangannya, perusahaan menegaskan strategi tersebut tidak berfokus pada kompetisi harga, melainkan pada perluasan relevansi layanan di pasar.

Baca juga: Inovasi Bluebird 2025 di Jawa Tengah: Fitur Fixed Price dan Penambahan Armada Dorong Kenyamanan Pelanggan

Selain itu, Bluebird juga berencana mendorong penciptaan permintaan baru melalui optimalisasi berbagai saluran distribusi. Upaya ini mencakup penguatan kanal digital milik sendiri serta perluasan kemitraan melalui platform digital dan titik layanan di lokasi strategis.

Seluruh strategi tersebut ditopang oleh peran pengemudi dan tim layanan pelanggan yang menjadi garda terdepan dalam menghadirkan pengalaman layanan berbasis interaksi langsung atau human connection.

Andre menegaskan bahwa perusahaan akan terus menjaga momentum pertumbuhan melalui fokus pada kualitas layanan dan relevansi solusi yang ditawarkan.

“Ke depan, kami akan terus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan melalui fokus pada kualitas layanan, relevansi solusi, serta eksekusi yang tetap presisi. Dengan strategi yang disiplin dan adaptif, kami optimis terus hadir sebagai pilihan utama dalam memenuhi berbagai kebutuhan mobilitas masyarakat,” kata dia.

Tag:  #kinerja #2025 #moncer #blue #bird #bird #raup #pendapatan #triliun

KOMENTAR