Harga Plastik Melonjak hingga 80 Persen, Industri Masuk Fase “Ganti Harga”
Sejumlah pedagang mengeluhkan harga plastik yang terus meroket setiap harinya. Senin, (5/4/2026)(KOMPAS.com/ SHINTA DWI AYU)
11:44
15 April 2026

Harga Plastik Melonjak hingga 80 Persen, Industri Masuk Fase “Ganti Harga”

- Harga plastik melonjak tajam dalam waktu singkat. Asosiasi Industri Olefin Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas) menyebut pasar telah masuk fase baru, yakni “ganti harga”.

Sekretaris Jenderal Inaplas Fajar Budiono mengatakan lonjakan dipicu gangguan pasokan global. Tekanan utama berasal dari konflik di Timur Tengah, terutama di jalur Selat Hormuz.

“Harga bahan baku plastik yang sebelumnya sekitar US$ 1.000 per metrik ton, kini sudah naik hingga US$ 1.800. Artinya kenaikannya hampir 80%,” ujar Fajar dalam keterangan tertulis, Rabu (15/4/2026).

Baca juga: Harga Plastik Melonjak Naik, Kemasan Guna Ulang Jadi Alternatif

Kenaikan mulai terasa di sektor hilir. Harga produk plastik jadi naik antara 40 persen hingga 80 persen. Kenaikan mencakup kemasan yang banyak digunakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Fajar menyebut dampak sudah dirasakan masyarakat. Pedagang makanan dan pelaku UMKM mulai mengeluhkan lonjakan harga kemasan.

Kenaikan sempat tertahan saat Ramadan dan Lebaran. Industri saat itu fokus menjaga distribusi sehingga kenaikan global belum diteruskan ke pasar domestik.

“Selama hampir 20 hari kita fokus distribusi Lebaran. Begitu pasar kembali normal, harga langsung melonjak dan pelaku usaha kaget,” jelasnya.

Masalah tidak hanya pada harga. Pasokan ikut terganggu. Sekitar 70 persen bahan baku plastik nasional masih bergantung pada impor dari Timur Tengah.

Gangguan distribusi membuat pasokan tersendat hingga hampir satu bulan. Industri kini mengandalkan stok sambil mencari sumber alternatif.

Salah satu opsi berasal dari Amerika Serikat. Pilihan ini membawa konsekuensi waktu pengiriman lebih lama dan biaya logistik lebih tinggi.

“Sekarang yang penting ada suplai dulu. Harga nanti akan menyesuaikan,” kata Fajar.

Baca juga: BI Ungkap Konflik Iran Picu Efek Domino: dari Rupiah Melemah hingga Harga Plastik Naik

Pelaku industri mulai menahan tekanan biaya melalui efisiensi. Langkah yang ditempuh antara lain mengurangi ketebalan produk, menambah bahan campuran, serta meningkatkan penggunaan plastik daur ulang.

Inaplas menilai tekanan belum akan mereda dalam waktu dekat. Harga masih berpotensi berfluktuasi sebelum mencapai keseimbangan baru.

“Ini bukan sekadar kenaikan harga, melainkan sudah masuk fase ganti harga. Cepat atau lambat pasar akan menyesuaikan di level baru,” tutupnya.

Artikel ini sudah tayang di Kontan dengan judul Harga Plastik Meledak hingga 80%, Inaplas: Pasar Masuk Era Ganti Harga

Tag:  #harga #plastik #melonjak #hingga #persen #industri #masuk #fase #ganti #harga

KOMENTAR