Apa Penyebab Plastik Makin Mahal? Ini Bahan Pokok yang Harganya Ikut Naik
Harga plastik naik. (freepik)
12:15
16 April 2026

Apa Penyebab Plastik Makin Mahal? Ini Bahan Pokok yang Harganya Ikut Naik

Harga plastik meroket drastis (hingga 80%) akibat krisis geopolitik di Timur Tengah yang mendongkrak harga minyak bumi sebagai bahan baku utama, serta gangguan rantai pasok global. 

Kenaikan harga plastik naik dalam beberapa waktu terakhir mulai berdampak luas, dari industri besar hingga UMKM dan konsumen. Plastik yang menjadi bahan utama berbagai produk membuat kenaikan ini langsung mempengaruhi biaya produksi dan harga jual di pasar. 

Salah satu penyebab harga plastik naik berasal dari gejolak energi global yang mendorong kenaikan harga bahan baku petrokimia serta gangguan distribusi pasokan. Kondisi ini membuat tekanan biaya semakin besar di seluruh rantai industri. 

Dampaknya, biaya kemasan naik, memicu kenaikan harga barang pokok seperti pangan kemasan, peralatan makan sekali pakai, kantong belanja, serta produk UMKM.

Penyebab Harga Plastik Naik 

Salah satu penyebab utama harga plastik naik adalah konflik geopolitik di Timur Tengah yang mengganggu distribusi energi global, terutama di Selat Hormuz sebagai jalur utama perdagangan minyak.

Gangguan ini mendorong kenaikan harga minyak, yang otomatis menaikkan biaya bahan baku petrokimia seperti nafta. 

Dampaknya langsung terasa pada produksi plastik. Di sisi lain, Indonesia masih bergantung pada pasokan dari kawasan tersebut, dengan sekitar 70 persen bahan baku berasal dari Timur Tengah. Inilah yang membuat kenaikan harga plastik semakin sulit dihindari.

Pedagang melayani pembeli plastik di Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (9/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]Pedagang melayani pembeli plastik di Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (9/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Harga Plastik Naik Drastis

Harga plastik di Indonesia dilaporkan naik drastis antara 40% hingga 100% per April 2026. Kondisi ini mulai memicu keluhan dari pedagang kecil hingga pelaku UMKM karena langsung menekan biaya operasional.

Beberapa rincian kenaikan di lapangan menunjukkan lonjakan yang cukup signifikan. Harga plastik kresek naik dari Rp10.000 menjadi Rp15.000 per pak. Plastik ukuran jumbo bahkan melonjak dari Rp25.000 menjadi Rp50.000 per pak.

Sementara itu, plastik anti panas mengalami kenaikan lebih tajam, dari Rp40.000 menjadi Rp65.000 per kilogram. Kenaikan ini memperkuat tekanan biaya, terutama bagi usaha makanan dan minuman yang sangat bergantung pada kemasan plastik.

Bahan Pokok yang Terdampak Kenaikan Harga Plastik

1. Beras

Harga beras medium dan premium mulai meningkat akibat lonjakan harga plastik kemasan dan gabah kering panen di tingkat petani. 

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), per 10 April 2026, harga rerata nasional beras medium I dan II di pasar rakyat masing-masing Rp 16.050 per kilogram (kg) dan Rp 15.900 per kg. Dalam sepekan, harga beras medium I naik 0,63 persen, sedangkan medium II 0,32 persen.

2. Pangan & Makanan Ringan

Kemasan plastik untuk tempe, tahu, beras, tepung, minyak goreng, dan makanan ringan. Harga minyak goreng mencatat kenaikan paling konsisten di antara komoditas lain:

  • Minyak goreng curah: Rp20.250/kg (naik 1,25% atau Rp250)
  • Minyak goreng kemasan merek 1: Rp23.350/kg (naik 0,65% atau Rp150)
  • Minyak goreng kemasan merek 2: Rp22.450/kg (naik 0,9% atau Rp200)

Harga gula juga mengalami kenaikan:

  • Gula pasir premium: Rp20.200/kg (naik 0,25% atau Rp50)
  • Gula pasir lokal: Rp19.150/kg (naik 0,52% atau Rp100)

3. Minuman Air Minum Dalam Kemasan 

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (ASPADIN), Firman Sukirman mengungkapkan harga minuman dalam kemasan sudah mulai mengalami kenaikan di pasar.

Adapun kenaikan harga produk AMDK, kata Firman, rata-rata berkisar Rp2.000 hingga Rp3.000 per karton untuk kemasan plastik isi 24 maupun 48 gelas.

4. Produk Kemasan Warung

Kantong kresek, plastik kiloan, dan plastik pembungkus makanan. Harga plastik kresek naik dari Rp10 ribu menjadi Rp15 ribu per pak, sementara jenis lain meningkat dari Rp20 ribu menjadi Rp25 ribu per pak.

5. Kebutuhan Rumah Tangga

Kantong sampah, wadah plastik, dan peralatan makan sekali pakai. Hampir semua jenis plastik terdampak, mulai dari kantong plastik, gelas sekali pakai, hingga peralatan makan sementara.

Plastik jenis PE yang sebelumnya dijual Rp25.000 per pak kini mencapai Rp55.000 per pak. Selain itu, thinwall naik dari Rp30.000 menjadi Rp35.000 per pak. Plastik murah yang sebelumnya Rp5.000 kini menjadi Rp10.000.

Kenaikan juga terjadi pada produk lain seperti kertas pembungkus yang naik dari Rp25.000 menjadi Rp30.000 serta sendok plastik yang melonjak dari Rp10.000 hingga dua kali lipat.

Kontributor : Rizky Melinda

Editor: Cesar Uji Tawakal

Tag:  #penyebab #plastik #makin #mahal #bahan #pokok #yang #harganya #ikut #naik

KOMENTAR