Bank Jago Catat Pertumbuhan Kredit Digital Tumbuh Double Digit
Ilustrasi aplikasi Bank Jago. (SHUTTERSTOCK/FARZAND01)
18:16
18 April 2026

Bank Jago Catat Pertumbuhan Kredit Digital Tumbuh Double Digit

JAKARTA, KOMPAS - PT Bank Jago Tbk (ARTO) melaporkan, minat nasabah untuk mengakses pembiayaan melalui digital lending melalui aplikasi Jago terus tumbuh.

Head of Digital Lending Business Bank Jago Irene Santoso mengatakan, pertumbuhan pembiayaan digital ini mencatatkan kinerja yang baik hingga kuartal I-2026.

"Memang pertumbuhan cukup bagus, iya (double digit)," kata dia usai acara Forum Jurnalis Jagoan - Media Wellness Experience, Jumat (17/4/2026).

Namun demikian, ia belum dapat memerinci berapa total penyaluran kredit digital beserta dengan persentase pertumbuhannya.

Baca juga: Nasabah Bank Jago Kini Bisa Pantau Seluruh Portofolio Investasi di Satu Aplikasi

Ia menambahkan, pinjaman yang diterima oleh nasabah Jago banyak digunakan untuk renovasi rumah hingga dana pendidikan.

"Orang itu mengambil (pinjaman) bukan hanya sekadar untuk mengambil, tetapi ada tujuannya mengambil loan itu," imbuh dia.

Irene menjelaskan, saat ini pembiayaan digital ini baru menyasar pengguna Bank Jago saja.

Sedangkan plafon yang diberikan telah dicocokkan dengan profil pengguna tersebut.

"Dicocokkan dengan profil mereka, kebutuhan mereka, dan kemampuan pembayaran," terang dia.

Sedikit catatan, besaran pinjaman yang dapat diakses dengan limit mencapai Rp 100 juta dengan tenor hingga 24 bulan.

Nasabah yang memiliki kebutuhan pinjaman dapat mengakses dengan jumlah limit yang diberikan.

Irene menceritakan, pinjaman digital ini biasanya digunakan oleh nasabah untuk membiayai keperluan mendesak yang tidak dapat ditunda.

Ketika nasabah sudah memiliki kemampuan untuk membayar, pelunasan secara langsung tidak akan dikenai biaya tambahan.

"Kita lihat tujuannya si tercapai ya kalau kita lihat untuk penggunaan loan, jadi agak beda sama KTA (Kredit Tanpa Agunan) yang biasanya ambil sekali terus sudah. Jadi disesuaikan dengan kebutuhannya," tutup dia.

Sebagai informasi, hingga akhir 2025, jumlah nasabah Bank Jago mencapai 18,2 juta orang, termasuk 14,2 juta nasabah funding pengguna Aplikasi Jago dan Jago Syariah.

Jumlah tersebut meningkat hampir 3 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 15,3 juta nasabah.

Sementara itu, hingga akhir 2025, kredit yang disalurkan mencapai Rp 24,3 triliun atau meningkat 38 persen dari posisi yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 17,7 triliun.

Baca juga: Kredit di Bawah Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Pengamat Ingatkan Risikonya

Tag:  #bank #jago #catat #pertumbuhan #kredit #digital #tumbuh #double #digit

KOMENTAR