Investor Asing Kabur dari BMRI, BBCA, Hingga CUAN, IHSG Tetap Ditutup Hijau
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada akhir perdagangan Rabu (6/5/2026), di tengah masih derasnya aksi jual investor asing di pasar saham domestik.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup naik 0,50 persen atau bertambah 35 poin ke level 7.092.
Meski indeks menguat, investor asing tercatat masih melakukan aksi jual bersih alias net sell senilai Rp 484 miliar di pasar reguler.
Baca juga: IHSG Ditutup Naik ke Level 7.092, Bursa Asia Kompak Menguat
Ilustrasi pasar saham.
Tekanan jual asing paling besar terjadi pada saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan nilai jual bersih mencapai Rp 189 miliar.
Aksi jual asing juga tercatat pada saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebesar Rp 122 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 90 miliar.
Sementara itu, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) mencatatkan net sell asing di kisaran Rp 79 miliar dan PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 74 miliar.
Saham unggulan yang menjadi sasaran aksi jual investor asing bergerak bervariasi pada perdagangan Rabu.
Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Menguat, Ditopang Saham TPIA, BRPT, dan UNVR
Saham sektor perbankan masih mampu bertahan di zona hijau, sementara saham energi dan petrokimia mengalami tekanan cukup dalam.
Saham BMRI ditutup menguat 0,45 persen atau naik 20 poin ke level Rp 4.510 per saham.
Sepanjang perdagangan, saham BMRI bergerak di rentang Rp 4.490 hingga Rp 4.530.
Saham BRPT ditutup melemah 0,43 persen atau turun 10 poin ke level Rp 2.290 per saham.
Baca juga: IHSG Dibuka di Zona Hijau, Naik 0,41 Persen ke Level 7.058
Ilustrasi aturan free float saham.
Saham ini sempat menyentuh posisi tertinggi Rp 2.410, sebelum akhirnya terkoreksi hingga mendekati angka terendah harian Rp 2.250.
Adapun, saham BBCA bergerak stagnan di level Rp 5.950 per saham.
Sepanjang perdagangan, saham BBCA sempat menyentuh level tertinggi Rp 6.000 dan terendah Rp 5.900.
Di sisi lain, tekanan jual cukup besar terjadi pada saham energi.
Baca juga: Gencatan Senjata AS-Iran Angkat Sentimen, IHSG Berpotensi Uji 7.151, Peluang ke 7.200 Terbuka
Saham CUAN ditutup merosot 4,62 persen atau turun 60 poin ke level Rp 1.240 per saham.
CUAN sempat bergerak di area tertinggi Rp 1.300, sebelum turun menyentuh Rp 1.230.
Tekanan serupa juga terjadi pada saham PTRO yang anjlok 4,24 persen atau turun 250 poin ke posisi Rp 5.650 per saham.
PTRO sempat diperdagangkan di level tertinggi Rp 5.950, sebelum terus melemah hingga penutupan perdagangan.
Baca juga: IHSG Hari Ini Diprediksi Lanjut Menguat, Ritel Bisa Cermati Saham-saham Ini
Di lain sisi, saham berbasis komoditas dan telekomunikasi menjadi incaran investor asing pada perdagangan Rabu.
Di mana, PT Timah Tbk (TINS) menjadi saham dengan nilai beli bersih asing mencapai Rp 87 miliar.
Disusul PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 72 miliar, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp 54 miliar.
Selain itu, investor asing juga membukukan beli bersih pada saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp 38 miliar dan saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) sebesar Rp 36 miliar.
Tag: #investor #asing #kabur #dari #bmri #bbca #hingga #cuan #ihsg #tetap #ditutup #hijau