Mensos Tunggu Arahan Presiden Tambah Jumlah Penerima Bansos
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul usai bertemu Kepala BPS Amalia Adininggar membahas soal penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)
11:20
22 April 2026

Mensos Tunggu Arahan Presiden Tambah Jumlah Penerima Bansos

- Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menjelaskan jika Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan beberapa skema apabila Presiden Prabowo mengeluarkan kebijakan penebalan bantuan sosial (bansos).

Bila arahan dari presiden demikian, maka Kemensos akan menambah jumlah penerima manfaat.

"Belajar dari tahun lalu, ada kebijakan Presiden untuk penebalan bansos di pertengahan tahun dan penambahan jumlah penerima manfaat. Tahun ini kita juga siap jika ada kebijakan serupa," jelas Gus Ipul dikutip dari Kompas.com, Rabu (22/4/2026).

Baca juga: Bansos PKH BPNT April 2026 Mulai Cair, 11.014 Penerima Dicoret, Cek Nama Anda Sekarang

Rencana penambahan jumlah penerima bansos masih ditahap pembahasan yang nantinya dilakukan di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Selain itu, Gus Ipul menyinggung soal digitalisasi bansos.

Hal tersebut untuk mewujudkan bansos agar tepat sasaran melalui integrasi data yang diupdate secara berkala. 

Baca juga: Bansos April 2026 Sudah Cair? Begini Cara Cek Penerima PKH dan BPNT Online

Kemensos mendapat mandat dari presiden agar bansos benar-benar tepat sasaran.

"Digitalisasi bansos itu bagian dari bansos tepat sasaran. Ini mandat Presiden kepada kami, termasuk konsolidasi data, bansos tepat sasaran, dan juga sekolah rakyat," jelasnya.

Baca juga: Cara Cek Bansos Kemensos 2026 Lewat HP, Masukkan NIK KTP Langsung Muncul Statusnya

18 juta penerima bansos

Sebelumnya, Gus Ipul menyampaikan jika penyaluran bansos triwulan kedua 2026 sudah cair di bulan April 2026.

Penyaluran dilakukan kepada 18 juta penerima manfaat.

"Untuk triwulan kedua, April, Mei, Juni, ada alokasi lebih dari 18 juta penerima manfaat," jelasnya, Sabtu (18/4/2026).

Baca juga: 11.014 Penerima Bansos PKH BPNT Dicoret April 2026, Cek Status Anda Sekarang

Data penerima bansos selalu berubah-ubah untuk memperbarui status penerima manfaat apakah kedepannya masih layak diberi bantuan atau tidak.

Misalnya seperti pindah tempat, meninggal, menikah, naik kelas, dan sebagainya. Semua itu perlu pemutakhiran data.

"Kenapa selalu berubah? Karena data itu dinamis. Ada yang meninggal, ada yang lahir, ada yang pindah tempat, ada yang menikah, ada yang naik kelas, ada yang turun kelas. Jadi datanya menyesuaikan kondisi objektif di lapangan," jelasnya.

Baca juga: Penerima Bansos 2026 Bertambah 25.000 KPM Baru, Cek Statusmu Sekarang

Data bansos ini dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS), tujuannya agar penyaluran bansos lebih akurat dari periode sebelumnya.

"Dengan begitu saya yakin, kalau semua terlibat dan dikelola secara profesional oleh BPS, data ini dari bulan ke bulan dan tahun ke tahun akan semakin akurat, menyesuaikan dengan arahan Bapak Presiden melalui Inpres Nomor 4 Tahun 2025. Jadi tidak mungkin statis, memang harus dinamis. Kita mengantisipasinya dengan pemutakhiran," jelasnya.

Mensos mendapat arahan khusus dari presiden untuk menyalurkan bansos bagi yang benar-benar membutuhkan.

Baca juga: Bansos BPNT April 2026 Rp 600.000 Segera Cair, Ini Cara Cek Penerima Lewat HP

Artikel ini pernah tayang di Kompas.com dengan judul "Kenaikan BBM Non-Subsidi, Gus Ipul: Penyaluran Bansos Tunggu Arahan Presiden" dan "Menteri Sosial Pastikan Bansos Cair Bulan Ini, Alokasi 18 Juta Penerima"

Tag:  #mensos #tunggu #arahan #presiden #tambah #jumlah #penerima #bansos

KOMENTAR