Stasiun Bekasi Timur Beroperasi Lagi, Kemenhub Tekankan Aspek Keselamatan
Layanan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur kembali normal pasca insiden kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL tujuan Jakarta- Cikarang. Rabu (29/4/2026) sore.(KOMPAS.com/NURPINI AULIA RAPIKA)
16:32
30 April 2026

Stasiun Bekasi Timur Beroperasi Lagi, Kemenhub Tekankan Aspek Keselamatan

- Stasiun Bekasi Timur mulai beroperasi kembali pascainsiden kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menekankan aspek keselamatan sebagai prioritas utama dalam pembukaan kembali Stasiun Bekasi Timur.

“Yang paling utama dan harus diperhatikan adalah aspek keselamatan,” ujar Menhub Dudy dalam keterangan resmi, Rabu (29/4/2026).

Baca juga: Menhub Minta Publik Sabar Tunggu Hasil Investigasi Taksi Green SM 

Sebelumnya, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mengatakan, pihaknya mulai melakukan serangkaian pemulihan operasional kereta api pada jalur hilir.

Dengan demikian, jalur tersebut sudah dapat dilalui kereta jarak jauh dari arah Timur.

Sementara itu, pada Rabu (29/4/2026) pukul 02.00 WIB, jalur hulu telah bersih dari puing-puing.

“Kami bersama KNKT telah memastikan keselamatan penggunaan jalur ini untuk kereta jarak jauh, meskipun masih dilakukan pembatasan kecepatan 30 km/jam di area stasiun,” ujar Dirut Bobby.

Kemenhub bersama PT KAI dan para pemangku kepentingan transportasi lainnya menegaskan, tidak ada toleransi terhadap pelanggaran maupun penurunan standar keselamatan dalam bentuk apa pun bagi semua gender.

Baca juga: KNKT Simulasikan Sinyal Usai Kecelakaan KRL–Argo Bromo di Bekasi Timur

Selama masa pemulihan pascainsiden, dalam 14 hari ke depan, telah dibuka dua posko tanggap darurat yang berlokasi di Stasiun Bekasi Timur dan Stasiun Gambir.

Sebagai informasi, berdasarkan pendalaman dan verifikasi data terbaru di lapangan, terdapat penyesuaian kronologi kejadian dari yang diinformasikan sebelumnya.

Diketahui insiden kecelakaan bermula ketika rangkaian kereta rel listrik (KRL) relasi Cikarang-Jakarta tertemper mobil di perlintasan sebidang JPL 85.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI resmi mengoperasikan kembali Stasiun Bekasi Timur untuk melayani penumpang kereta rel listrik (KRL) mulai Rabu (29/4/2026), pukul 14.00 WIB. 
DOK. Humas KAI PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI resmi mengoperasikan kembali Stasiun Bekasi Timur untuk melayani penumpang kereta rel listrik (KRL) mulai Rabu (29/4/2026), pukul 14.00 WIB.

Akibat kejadian tersebut, rangkaian KRL harus dievakuasi dan ditetapkan sebagai Perjalanan Luar Biasa (PLB) dengan kode 5181 karena berhenti berdinas dan berjalan di luar jadwal reguler.

Baca juga: Dirut KAI Temui Keluarga Karyawati KompasTV Korban Tabrakan KRL, Janji Investigasi

Sebagai dampaknya, petugas memberhentikan satu rangkaian KRL lainnya dengan kode PLB 5568 yang mengarah ke Cikarang di peron Stasiun Bekasi Timur.

Namun, KA Argo Bromo Anggrek (KA 4) relasi Jakarta–Surabaya tidak sempat berhenti sepenuhnya sehingga terlibat insiden dengan KA PLB 5568 yang sedang berhenti.

Tag:  #stasiun #bekasi #timur #beroperasi #lagi #kemenhub #tekankan #aspek #keselamatan

KOMENTAR