Laba Mandiri Inhealth Rp 82,8 Miliar di Kuartal I 2026, Ditopang Pengelolaan Risiko
Ilustrasi Mandiri Inhealth.(DOK. MANDIRI INHEALTH)
20:56
30 April 2026

Laba Mandiri Inhealth Rp 82,8 Miliar di Kuartal I 2026, Ditopang Pengelolaan Risiko

PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) mencatatkan kinerja positif pada kuartal I 2026.

Perusahaan membukukan laba bersih sebesar Rp 82,8 miliar, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 45,4 miliar.

Dengan capaian tersebut, laba bersih Mandiri Inhealth tumbuh sebesar 82 persen secara year-on-year (YoY), yang disebut mencerminkan fundamental bisnis perusahaan yang semakin kuat.

Baca juga: Didukung 8.000 Mitra Provider, Mandiri Inhealth Jaga Layanan Kesehatan Selama Lebaran

Ilustrasi asuransi jiwa. SHUTTERSTOCK/SEWCREAMSTUDIO Ilustrasi asuransi jiwa.

Pertumbuhan laba bersih ini didorong oleh strategi bisnis yang terukur, termasuk optimalisasi portofolio, peningkatan kualitas underwriting, serta pengelolaan risiko yang disiplin.

Selain itu, perusahaan juga terus mendorong inovasi layanan dan produk untuk menjawab kebutuhan pasar yang dinamis.

“Mandiri Inhealth terus memperkuat strategi pertumbuhan melalui inovasi, akselerasi digitalisasi, serta peningkatan kualitas layanan. Dengan pertumbuhan 82 persen pada kuartal I 2026 ini, kami optimis dapat menjaga momentum kinerja sekaligus memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Marihot H Tambunan, Plt Direktur Utama Mandiri Inhealth dalam siaran pers, Kamis (30/4/2026).

Mandiri Inhealth menyatakan terus memperkuat perannya dalam menyediakan perlindungan asuransi kesehatan.

Baca juga: Mandiri Inhealth Perkuat Layanan Digital Lewat Aplikasi One by IFG

Hingga saat ini, perusahaan melayani lebih dari 1,6 juta peserta yang didukung oleh lebih dari 7.000 jaringan provider yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sejalan dengan pencapaian kinerja tersebut, Marihot juga meraih penghargaan Indonesia Financial Top Leader 2026

Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan yang dinilai mampu menjaga perusahaan tetap adaptif dan bertumbuh di tengah dinamika industri asuransi.

“Penghargaan ini sebagai bentuk kepercayaan atas komitmen perusahaan dalam menjaga kinerja yang sehat dan berkelanjutan. Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim untuk melayani sepenuh hati kepada peserta,” kata Marihot.

Tag:  #laba #mandiri #inhealth #miliar #kuartal #2026 #ditopang #pengelolaan #risiko

KOMENTAR