BPS: Kunjungan Wisman Naik 8,62 Persen Kuartal I 2026, Turis India Minati Bali
- Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia tumbuh 8,62 persen pada Kuartal I 2026, dengan lonjakan turis asal India yang memperkuat peran Bali sebagai pintu utama, sehingga perlu diimbangi penguatan akses dan kualitas layanan.
Badan Pusat Statistik (BPS) menyoroti tren kenaikan wisatawan India yang terus meningkat, terutama dengan Bali sebagai destinasi utama. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan, jumlah kunjungan wisatawan India pada Januari-Maret 2026 mencapai 157.100 kunjungan, naik 3,90 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Secara bulanan, kunjungan wisatawan India pada Maret 2026 tercatat sebesar 53.800 kunjungan atau meningkat 1,26 persen dibandingkan Februari 2026. Dari total tersebut, sekitar 78,92 persen atau 42.460 wisatawan India masuk melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
“Sebagian besar masuk melalui bandar udara Ngurah Rai,” ujar Amalia dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2026).
Baca juga: OJK: Wacana Asuransi Perjalanan Wajib untuk Turis Asing Perlu Dikaji
Para turis asing mengantre di salah satu pusat layanan informasi maskapai di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung,Bali, pada Rabu (4/3/2026). KOMPAS.com/ Yohanes Valdi Seriang GintaData ini menegaskan Bali sebagai hub utama kedatangan wisatawan India. Pangsa wisatawan India mencapai 4,94 persen dari total kunjungan wisman pada Maret 2026, dengan rata-rata lama tinggal selama 7,02 malam.
Secara keseluruhan, kinerja kunjungan wisman tetap menunjukkan tren positif. Pada Maret 2026, jumlah kunjungan wisman mencapai 1,09 juta kunjungan, naik 10,50 persen dibandingkan Maret 2025.
Sepanjang Kuartal I 2026, total kunjungan wisman mencapai 3,44 juta kunjungan atau meningkat 8,62 persen secara tahunan. Rata-rata pengeluaran wisman per kunjungan tercatat sebesar 1.345,61 dollar AS, dengan rata-rata lama tinggal 10,84 malam.
Baca juga: Diskon 11 Persen untuk Turis Asing, Pengusaha Siapkan Strategi Gaet Wisman Akhir Tahun
Berdasarkan kebangsaan, wisatawan asal Malaysia masih menjadi penyumbang terbesar dengan 186.530 kunjungan atau 17,14 persen, diikuti Australia sebanyak 130.720 kunjungan atau 12,01 persen, serta Singapura 102.820 kunjungan atau 9,45 persen.
Di sisi lain, sektor pariwisata juga ditopang kuat oleh pergerakan wisatawan domestik. Jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada Kuartal I 2026 mencapai 319,51 juta perjalanan, tumbuh 13,14 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Lonjakan signifikan terjadi pada Maret 2026 yang bertepatan dengan momentum Hari Raya Idul Fitri, dengan total 126,34 juta perjalanan. Angka ini meningkat 38,63 persen dibandingkan Februari 2026 dan naik 42,10 persen secara tahunan.
Kuatnya arus wisatawan, baik mancanegara maupun domestik, menunjukkan peluang besar bagi sektor pariwisata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, dominasi pintu masuk melalui Bali, khususnya dari pasar India, menegaskan pentingnya penguatan akses masuk dan pemerataan layanan agar lonjakan kunjungan dapat dioptimalkan tanpa menumpuk di satu destinasi.
Baca juga: Singapura Tolak 45.700 Wisatawan Asing, Pemeriksaan Makin Ketat
Tag: #kunjungan #wisman #naik #persen #kuartal #2026 #turis #india #minati #bali